
Ternyata tumbuhan mawar membawa Harlin Ke Kerajaan Rose. Harlin di baringkan ke kasur oleh tumbuhan mawar dan tidak lama kemudian Harlin pun bangun. Harlin yang kaget ingin lari tapi ditahan oleh tumbuhan mawar. Harlin melihat sebuah lukisan yang mirip dengannya tetapi dia bingung kenapa wajahnya tidak terlihat.
Harlin pun bertanya kepada tumbuhan mawar kenapa membawanya kemari ke Kerajaan Rose. Tiba tiba seorang pelayan datang dan memperkenalkan diri bahwa dia adalah pelayan Kerajaan Rose yang sudah menunggu Harlin sejak lama dan namanya adalah Sisi.
Harlin masih bingung kenapa dia harus berada di tempat yang belum dia kenal. Sisipun mengatakan bahwa Harlin harus memenuhi kewajibannya sebelum usianya genap 19 tahun. Harlin mengatakan dia harus tahu dulu tentang Kerajaannya, rakyat, dan Kerajaan di sekitarnya.
Sisipun membawa Harlin ke ruang baca supaya Harlin bisa mengetahui dan mempelajari apa yang ingin dia tahu. Devid, Sarah, Fina, dan Dilon datang ke Kerajaan Rose lewat portal yang di buat oleh Sarah. Fina menggunakan Akar Pohon Mawar miliknya untuk mencari tahu keberadaan Harlin.
"Fina, kamu sudah tahu Harlin di mana." Tanya Devid.
"Aku tidak bisa menemukannya. karena Mawar yang melindungi Harlin sangat kuat."
"Devid, sepertinya Harlin ada di Istana karena aku bisa merasakan keberadaannya walaupun hanya sedikit." Kata Sarah.
"Tidak usah lama lama kita masuk saja ke Istana." Kata Dilon.
Devid, Sarah, Fina, dan Dilon masuk ke Istana untuk mencari Harlin saat mereka masuk ternyata Harlin sudah menunggu mereka di dalam saat pintu terbuka Harlin langsung berlari dan memeluk Devid. Devid yang terkejut balik memeluk Harlin.
__ADS_1
"Selamat Datang Kembali Raja dan Ratu Kerajaan Rose, Sisi menyambut kalian semua." Kata Sisi.
Malam harinya Sisi menyuruh Harlin dan Fina untuk mandi dan setelah itu mereka harus pergi untuk makan malam.
Meja Makan
"Harlin apa kamu suka makanannya?." Tanya Devid.
Dalam pikiran Harlin sambil menelan ludah. Kenapa makanan pada zaman dulu sangat enak?! Kenapa aku baru tahu.
"Harlin? Sayang." Tanya Devid.
"Makanan ini untuk menyambut keluarga Kerajaan yang baru saja datang setelah pergi bertahun tahun." Kata Sisi.
Memberikan Soup kepada Harlin.
"Hmmm, ini soup apa kak Sisi? Ini sangat enak, dan warna soupnya warna biru seperti warna yang aku suka." Jawab Harlin dengan senang.
__ADS_1
"Oh Putri, aku rasa aku memberikan soup yang salah. Aku akan menggantikannya." Kata Sisi.
"Ha, kenapa? Soup ini sangat enak untukku. Kak Sisi aku mohon aku suka soup ini." Jawab Harlin sambil mengedipkan mata.
Sisi melirik ke Yang Mulia Devid.
"Harlin sayang, tolong berikan soupnya kepada Sisi." Kata Devid.
"Tapi Ayah.. " Jawab Harlin tetapi dihentikan oleh Devid.
"Harlin, Ayah bilang, berikan soup itu maka kamu harus berikan." Jawab Devid.
Harlin pun memberikan soup itu dan melanjutkan makannya. Di ruang pertemuan Dilon mulai berbicara kepada Devid.
"Devid tolong kamu jangan keras dengan Harlin, dia tidak tahu apa apa." Kata Dilon.
"Ayah, apa aku harus beritahu Harlin." Jawab Devid.
__ADS_1
"Devid, ada waktunya untuk Harlin tahu, saat ini kita lihat saja perkembangannya. Dan besok kita akan mulai mengibarkan bendera kita dan menunjukkan kalau kita telah kembali." Jawab Dilon.
"Baiklah Ayah." Jawab Devid.