
Harlin semakin semangat untuk mencari informasi tentang Ibunya. Dia melewati banyak bukit, hutan, dan desa untuk mencari informasi tentang Ibunya. Tanya dan tanya itu sudah menjadi tugasnya sejak dia keluar dari Kerajaan Rose. 6 hari sudah perjalanannya, Harlin sampai di Kerajaan Coln.
Disana Harlin membantu penduduk yang kesusahan dan butuh pertolongan sambil mencari informasi tentang Ibunya. Di Kerajaan Coln Harlin banyak belajar tentang obat obatan yang ada.
Setelah selesai di Kerajaan Coln, Harlin melanjutkan perjalanannya ke Kerajaan Atlantis. 5 hari perjalanannya, akhirnya Harlin sampai di Kerajaan Atlantis. Awalnya Harlin di tolak, tetapi ada seseorang yang mengira Harlin adalah Yang Mulia Harvi dan membiarkan Harlin masuk.
Harlin menjelaskan bahwa dia bukan Ratu Harvi melainkan anaknya. Dan sekarang dia sedang mencari Ibunya. Orang itu meminta maaf karena tidak tahu akan keberadaan Ibunya. Tetapi orang itu hanya mendengar bahwa Yang Mulia Harvi pergi ke Selatan.
Harlin berterima kasih dan melanjutkan perjalanannya. Tetapi di perjalanannya Harlin membantu penduduk yang kesusahan karena ikannya terkena parasit. Harlin pun membantu dan menyelesaikan permasalah penduduk yang ada Kerajaan Atlantis tanpa diketahui oleh Kerajaan Atlantis. Harlin kembali melanjutkan perjalanan pergi ke Salatan untuk mencari Ibunya.
Di perjalanan, Harlin banyak membantu penduduk dan warga yang ia temui. Dia menggunakan segala cara dan sebisa dirinya untuk membantu penduduk dan warga yang kesusahan. Harlin melewati Kerajaan Agatha dan Minson untuk mencari Ibunya ke Selatan. Dalam Perjalanannya Harlin membantu penduduk Agatha yang kesusahan karena hama di kebun mereka.
Para penduduk terkejut kalau Putri Harlin datang tanpa di ketahui oleh Kerajaan Agatha. Harlin melarang warga untuk memberitahukan tentang kedatangannya ke Kerajaan Agatha. Warga pun mengikuti arahan Harlin untuk membasmi hama yang ada di kebun anggur mereka. Sebagai tanda ucapan terima kasih, para penduduk menyuruh Harlin untuk tinggal di Desa dan menginap di desa mereka. Harlin pun menyetujuinya.
Keesokan paginya Harlin berpamitan dengan penduduk dan melanjutkan perjalanannya ke Selatan.
"PUTRI, KAMU SANGAT LUAR BIASA. PUTRI MEMBANTU PENDUDUK TANPA MEMIKIRKAN DIRI PUTRI SENDIRI. JIKA SAJA RATU HARVI ADA DI SINI DIA PASTI SANGAT BANGGA MELIHAT PUTRINYA YANG SANGAT MANDIRI DAN RELA MENOLONG ORANG LAIN. APA PUTRI SUDAH TAHU KALAU PENDUDUK AGATHA ADALAH VAMPIR."
"F, aku sudah tahu sejak awal mereka adalah Vampir. Aku tahu saat aku melihat anggur yang mereka tanam akarnya berwarna merah seperti darah. Mereka menggunakan anggur sebagai pengganti darah. Apa aku benar." Tanya Harlin.
Mawar menggelengkan bunganya menandakan IYA.
__ADS_1
"Selanjutnya Kerajaan apa yang akan kita lewati?." Tanya Harlin.
"KERAJAAN MINSON."
Di perjalanan ada penduduk yang di serang oleh sekelompok orang tak dikenal. Harlin yang melihatnya langsung berlari dan memukul orang orang itu dengan kayu dan obat obatan yang ada padanya. Mawar juga ikut membantu Harlin melawan orang orang itu. Para orang itu kabur ke hulu sungai tanpa membawa satupun barang dari para penduduk.
Harlin pun ikut mengejar mereka. Tetapi lambang Kerajaan Rose miliknya jatuh. Para penduduk melihat lambang Kerajaan Rose milik Harlin dan mengira bahwa Harlin yang menyerang mereka. Karena Harlin memakai pakaian yang sama dengan orang orang itu yaitu warna hitam.
Sesampainya di hulu sungai, Harlin terkejut ada kabut tebal di depanya. Harlin mengulurkan tangannya dan seketika kabut itu hilang dan menunjukan sebuah Desa. Ia pun pergi ke desa itu untuk mencari informasi tentang Ibunya.
Sesampainya di Desa itu, ia terkejut bahwa desa itu sudah dipenuhi dengan mayat yang hampir membusuk. Saat Harlin mendekati salah satu mayat itu, tiba tiba sebuah anak panah melesat di sampingnya dan ternyata panah itu adalah panah dari penduduk desa.
Para penduduk desa menyudutkan Harlin dengan senjata mereka dan bertanya apa yang dilakukan dia disini. Harlin mengatakan bahwa dia hanya mencari informasi tentang Ibunya yaitu Harvi.
Mengangkat "Apa kalian mengenal Ibuku?." Tanya Harlin.
"Kami sangat mengenal Ibumu. Ibumu sangat berjasa bagi kami dan Desa kami." Jawab salah satu penduduk sambil memegang tangan Harlin.
"Apa Ibuku perna menyembuhkan penyakit seperti ini? Apa kalian tahu obatnya?." Tanya Harlin kembali.
"Yang Mulia Harvi belum perna menyembuhkan penyakit seperti ini. Penyakit ini juga baru datang sekitar 3 bulan yang lalu. Kami sudah meminta bantuan penduduk yang lain di luar Desa kami, tetapi mereka tidak mau membantu. Untuk obatnya hanya Rakul yang tahu." Jawab salah satu penduduk.
__ADS_1
"Bawa aku pada Rakul." Jawab Harlin.
Di Tempat Rakul
Duduk "Rakul, kamu pasti tahu apa tujuan ku kesini." Kata Harlin.
"Aku sudah menunggu sangat lama untuk memberitahukan ini pada mu." Jawan Rakul.
"Jangan banyak bicara, cepat katakan apa obatnya untuk menyembuhkan penyakit ini." Kata Harlin.
"Obatnya adalah Mawar Pelangi. Mawar ini bisa menyembuhkan segala penyakit termasuk penyakit para penduduk Desa ini. Mawar ini hanya bisa tumbuh di rawa rawa yang sedikit sinar mataharinya." Jawab Rakul.
"Kalau begitu dimana tempatnya." Tanya Harlin.
"Tempatnya di Desa Berdarah. Tepatnya lembah Keserakahan. Tempat itu sangat berbahaya dan penuh dengan makhluk yang mengerikan. Jika Putri kesana hanya akan mengatar nyawa putri sendiri." Jawab Rakul.
"Aku akan pergi bagaimanapun caranya. Karena aku adalah seorang Putri. Jika harus mempertaruhkan nyawaku, akan aku pertaruhkan." Jawab Harlin.
"Baiklah jika itu yang Putri mau. Ini adalah peta menuju tempat itu. Sebaiknya Putri pergi besok saja di pagi hari. Malam ini Putri harus beristirahat karena perjalanannya akan sangat lama dan lelah." Jawab Rakul.
Di kamar Harlin
__ADS_1
Dalam hati Harlin "Ibu tolong lindungilah putrimu ini. Besok dia akan pergi mempertaruhkan nyawanya untuk membawakan mawar pelangi. Bagiku ini penting. Karena aku harus menolong setiap orang sama seperti ibu yang menolong setiap orang yang aku temui.