
Keesokan paginya Devid membangunkan pasukan Kerajaan Rose yang telah lama tertidur di tanah di sisi lain Dilon mengibarkan bendera Kerajaan Rose dan Sarah meniup terompet yang menandakan Kerajaan Rose telah kembali.
Kerajaan Dimitrit
"Yang Mulia Kerajaan Rose telah mengibarkan bendera mereka pada puncak yang tinggi." Kata Pengawal dengan takut.
Kerajaan Coln
"Yang Mulia mata mata kerajaan melihat bendera Kerajaan Rose telah di kibarkan." Kata Pelayan.
Kerajaan Agatha
"Ratuku terompet Kerajaan Rose telah berbunyi." Kata Pengawal dengan tergesa gesa.
Kerajaan Atlantis
"Rajaku mata mata Kerajaan melihat Kerajaan Rose telah membangun pasukan mereka." Kata Pelayan.
Kerajaan Minson
"Rajaku, Ratuku, Kerajaan Rose telah kembali." Kata Pengawal.
__ADS_1
Seluruh berita tentang kembalinya Kerajaan Rose telah tersebar keseluruh Kerajaan. semua orang yang mengetahuinya sangat senang. Suratpun masuk ke Kerajaan Rose dengan cepat dan membuat seluruh Istana sibuk untuk mempersiapkan pesta perayaan untuk rakyat dan Kerajaan kerajaan yang akan datang.
Di Kamar Devid
"Ayah apa aku akan jadi Putri Mahkota?." Tanya Harlin.
"Harlin, jadi seorang Putri Mahkota tidak gampang. Kamu harus mengikuti tes dan seleksi kelayakan seorang Putri Mahkota." Jawab Devid.
"Tapi Ayah, aku seleksi dengan siapa? Aku adalah putrimu satu satunya." Kata Harlin.
"Apa kamu lupa, ada Fina. Jadi, kamu harus seleksi bersamanya." Jawab Devid.
"Baik Ayah." Jawab Harlin yang pergi dengan muka murung.
"Aku tidak sangka, kali ini aku harus melawan temanku sendiri. Apa aku layak atau tidak, hanya keadaan yang tahu."
Malamapun tiba, semua orang mempersiapkan diri untuk pergi ke Kerajaan Rose untuk menikmati pesta dan perayaan. Kerajaan kerajaan yang lain juga datang untuk memberikan selamat atas kembalinya Kerajaan Rose.
Semua orang berkumpul di ruang pertemuan untuk menyambut Raja dan Ratu Kerajaan Rose. Tak lama kemudian Raja Devid dan Ratu Sarah memasuki ruangan pertemuan semua orang berdiri dan memberikan salam serta sorak sorai untuk Raja dan Ratu. Fina duduk disamping Ibunya dan sedangkan Harlin duduk disamping Ayahnya.
Mengangkat gelas "Terima kasih semuanya, karena telah menerima surat kami untuk datang ke Kerajaan Rose. Silakan duduk." Kata Devid.
__ADS_1
"Ayah, apa kamu bisa memperkenalkan setiap Putri yang ada di ruangan ini?." Kata Harlin.
"Baiklah. Yang memakai pakaian berwarna coklat dan perak itu adalah Putri Scarlet dari Kerajaan Minson. Kerajaannya adalah Kerajaan yang beroperasi di bidang Transportasi. Kalau yang memakai pakaian warna biru bercampur putih, itu adalah Putri Atlantis Atlena dari Kerajan Atlantis. Kerajaannya adalah Kerajaan yang beroperasi di bidang Kelautan dan memilki Armada Laut Terbesar." Jawab Devid.
"Kalalu ketiga orang yang di samping Fina, mereka darimana?." Tanya Harlin.
"Yang disebelah kiri adalah Putri Valeri dari Kerajaan Agatha Kerajaannya beroperasi di bidang Perkebunan khususnya Anggur. Yang disebelah kanan adalah Putri Shiva dari Kerajaan Coln Kerajaannya beroperasi di bidang Tanaman dan Tumbuhan. Dan yang di tengah adalah Putri Shivinya dari Kerajaan Dimitrit. Dan dia adalah sepupunya Putri Shiva. Kerajaan Dimitrit beroperasi di bidang Persenjataan. Apa kamu sudah mengerti?. Pergilah ke Fina dan berbicaralah dengan mereka." Jawab Devid.
"Baik Ayah." Jawab Harlin.
Harlin pergi ke Fina untuk berbicara dengan para Putri tetapi Harlin tidak tahu apa yang akan terjadi padanya.
"Oh, bukankah ini Putri Harlin." kata Valeri dengan nada menyindir.
"Tapi Fina, bukankah hanya kamu yang Ayahmu miliki." Kata Shivinya.
"Ya, Sebentar lagi akan ada pemilihan Putri Mahkota aku yakin bahwa Fina yang mendapatkannya karena hanya kamu putri satu satunya yang diperkenalkan oleh Raja Devid beberapa tahun yang lalun." Kata Scarlet.
Semua Putri yang mendengarnya mengejek dan menyindir Harlin. Fina menyuruh mereka untuk berhenti tetapi mereka tetap mengejek Harlin dengan mengatakan dia tidak layak untuk menjadi Putri Makhota.
PRANNGG!!
__ADS_1
Tiba tiba gelas di tangan Harlin pecah semua orang yang mendengar serta melihatnya terkejut Devid berjalan menghampiri Harlin tetapi Harlin pergi sambil berlari dan Meninggalkan ruang pertemuan. Fina ikut berlari menyusul Harlin sambil meneriaki namanya tetapi dia di halang oleh tumbuhan mawar yang melindungi Harlin.