
Hari ini aileen tidak ingin pergi kemana mana hanya ingin menghabiskan waktunya bersama abangnya.
Kebetulan hari ini libur sekolah dan edden pun tidak ada jam di kampus jadi mereka dapat menghabiskan waktu berdua.
"Mandi gih" ucap edden menatap aileen yang sedang rebahan di pahanya.
"Enggk ah abang, ai pengen kaya gini aja" balas aileen yang masih menikmati acara kartun di televisi.
"Isss gemes banget sih" edden mencubit pipi aileen yang menggemaskan.
"Abang ihh , jangan sakit tau" kesal aileen menjauhkan tangan edden dari pipinya.
"Dek" panggil edden akhirnya.
"Hemm" balas aileen yang masih fokus pada tv.
"Kamu suka ya sama aziel" tanya edden yang membuat aileen langsung menatap abangnya .
"Apa sih abang, ai gk suka suka an ya" balas aileen ketus.
"Dihh kan abang cuma nanya" balas edden terkekeh melihat wajah cemberut aileen.
"Gk berbobot banget pertanyaan abang" balas aileen sinis.
"Aziel baik tau dek" jelas edden lagi.
"Udah tau abang" jawab aileen ketus.
"Tau dari mana " tanya edden sengaja menggoda adiknya itu.
"Ya tau sendiri lah" aileen mengubah posisi rebahan nya menjadi duduk.
"Abang ai gak mau deket deket sama aziel lagi" adu nya pada edden.
"Jadi kamu selama ini lagi deket sama aziel nih" goda edden sambil menoel noel hidung sang adik.
"Yakan ai satu sekolah satu meja abang" kesal aileen yang langsung menggigit tangan edden.
"Awsss iyaa iyaa maap maap ampun" edden meringis saat gigi taring aileen nangkring di tangannya.
"Ngeselin" ucap aileen sesudah melepaskan gigitannya.
"Kaya vampir tau gak" edden masih meringis sambil mengusap usap bekas gigitan di tangannya.
"Ai serius abang, ai tuh gk mau bikin aziel jadi berantem sama flora. Apa lagi aziel sampe dorong dorong flora"
Edden mengerutkan kening nya bingung dengan maksut cerita adik nya ini.
"siapa flora?"
"Kenapa aziel dorong flora" tanya nya dengan raut wajah serius.
"Flora gangguin ai bang kemarin di kantin , flora juga nyiram baju ai pake air minum siswi di kantin. Terus aziel marah dorong flora sampe jatuh" adu nya pada edden seperti anak kecil yang mengadu pada ibu nya saat temannya mengganggunya.
Edden agak sedikit terkejut saat mendengar cerita sang adik, siapa yang berani mengganggu adik kesayangan nya ini batin edden.
Rahang edden mengeras seakan tak terima dengan perlakuan flora.
"Kamu harus selalu deket sama aziel biar gk diganggu lagi sama temen kmu itu" ucap edden selembut mungkin dan menutupi amarahnya yang tiba tiba memuncak.
"Iss abang gk ngerti" protes aileen kesal karena abangnya malah menyuruh nya dekat dengan aziel.
"Ini demi kebaikan kamu" edden berusaha membuat aileen mengerti, bahwa saat ini orang yang bisa menjaga nya saat tidak bersama edden hanyalah aziel.
"Ai udah gede abang" protesnya lgi sambil mengerucutkan bibir nya yang malah terlihat lucu dan menggemaskan di mata edden.
"Aziel baik dek, dia bakalan jagain kamu terus" edden mengusap kepala aileen dengan sayang.
Edden tak bisa melihat aileen menderita ataupun menangis, semenjak kepergian bunda nya edden merasa bersalah kepada aileen walaupun sebenarnya itu bukan kesalahan nya.
"Sini abang pangku " edden mengangkat tubuh mungil aileen ke pangkuan nya kemudian menyandarkan kepala aileen di dada bidang nya.
"Kangen bunda" ucap aileen sangat pelan tapi masih terdengar oleh edden.
"Syutt udah tidur aja" edden berbisik dan kemudian mengusap usap punggung adiknya ini seperti anak kecil.
Aileen menangis dalam diam di dalam pelukan abang nya, aileen pun tidak ingin kehilangan abang kesayangan nya ini.
Tak butuh waktu lama akhirnya aileen sudah terlelap di dalam pangkuan edden, edden menghela nafas lelah karena terlalu banyak yang ia pikirkan terutama kebahagiaan sang adik.
Ibu...
Disini kutulis cerita tentangmu
Nafas yang tak pernah terjerat dusta
__ADS_1
Tekad yang tak koyak oleh masa
Seberapapun sakitnya kau tetap penuh cinta
Ibu...
Tanpa lelah kau layani kami
Dengan segenap rasa bangga dihati
Tak terbesit sejenak pikirkan lelahmu
Kau terus berjalan diantara duri-duri
Ibu...
Tak pernah kuharap kau cepat tua dan renta
Tak pernah ku ingin kau lelah dalam usia
Selalu kuharapkan kau terus bersamaku
Dengan cinta berikan petuahmu
Ibu..
Kau lah malaikatku
Penyembuh luka dalam kepedihan
Penghapus dahaga akan kasih sayang
Sampai kapanpun itu..
Aku akan tetap mencintaimu..
Ibu, malaikatku.
Aku menangis
Air mata ini jatuh membasahi bumi
Aku menangis
Menyadari,
Tangisku tak mengubah segalanya
Tangisku tak dapat mengubah isi hatinya
Aku menyesal
Karena perbuatan ku
Aku menyesal
Atas segala kesalahanku
Kini ...
Tinggal ku duduk menyendiri
Menunggu jawaban hidup ini
Akhirnya kusadari
Dia telah pergi
Ke pelukan Illahi
Walau telah tiada
Segala cinta
Segala kasih sayangnya
Akan selalu membekas di hatiku
Oh, Ibu ...
Cinta seorang ibu adalah sesuatu yang berarti
yang tidak ada yang bisa menjelaskan,
Cinta seorang ibu terbuat dari pengabdian yang mendalam
__ADS_1
dan pengorbanan dari rasa sakit,
Cinta seorang ibu tidak ada habisnya dan tidak egois
dan bertahan apa pun yang terjadi,
Karena tidak ada yang bisa menghancurkannya
atau mengambil cinta itu pergi,
Cinta seorang ibu sabar dan pemaaf
ketika semua orang lain meninggalkan,
Dan cinta seorang ibu tidak pernah gagal atau terputus-putus
meski hati sedang patah,
Dan cinta seorang ibu bersinar dengan segala keindahannya
dari permata yang paling langka dan paling cemerlang,
Ini jauh melampaui definisi,
Cinta seorang ibu menentang semua penjelasan,
Dan itu masih menjadi rahasia
seperti misteri penciptaan,
Banyak keajaiban yang luar biasa
manusia tidak bisa mengerti
Dan bukti menakjubkan lainnya
dari tangan penuntun Tuhan yang lembut.
Bintang berkilau di langit
Menerangi isi Bumi, oh-oh
Mama, kau bagai bintang, terangi hidupku
Dengan kasih sayangmu
Gemerlap bintang yang terang
Menerangi di hatiku
Mama, kau bagai bintang, terangi hidupku
Dengan kasih sayangmu
Mama, kaulah bintang yang terang-benderang
Dengan tulus cinta, memberi setiap
Hal yang indah, yang ada di dunia
Untuk membuat diriku jadi anak yang bahagia
Mama, kaulah bintang yang terang-benderang
Dengan tulus cinta, memberi setiap
Hal yang indah, yang ada di dunia
Untuk membuat diriku jadi anak yang bahagia
Mama, kau bagai bintang, terangi hidupku
Dengan kasih sayangmu
Mama, kaulah bintang yang terang-benderang
Dengan tulus cinta, memberi setiap
Hal yang indah, yang ada di dunia
Untuk membuat diriku jadi anak yang bahagia
Mama, kaulah bintang yang terang-benderang
Dengan tulus cinta, memberi setiap
__ADS_1
Hal yang indah, yang ada di dunia
Untuk membuat diriku jadi anak yang bahagia