Aileen Krystal N.

Aileen Krystal N.
MARKAS


__ADS_3

SORRY MAAF BANGET GUYSS


MAKIN KESINI MAKIN KESANA


HUHUHU MAU NANGIS!!!


AUTHORR AKHIR AKHIR INI LAGI BANYAK PIKIRAN, JADILAH PUSING DAN GK MOOD NGAPA NGAPAIN


HARI INI ALHAMDULILLAH UDAH BISA UP!!!..


TERIMAKASIH YANG MASIH SETIA BACA CERITA AKU!!!


"abang ai ikut ihh" aileen mondar mandir membuntuti edden sejak tadi.


Edden tadi sore mengatakan bahwa malam ini ia akan pergi ke markas untuk berkumpul dengan yang lain, dan sejak sore tadi juga aileen mengikuti edden.


Bahkan edden ke kamar mandi pun aileen dengan setia menunggu di depan pintu.


"Abang bakal pulang malem, kamu dirumah aja" kekeh edden .


"Gk! Pokonya mau ikut abang ihhh" rengek aileen dengan mata berkaca kaca.


" Disana nanti kamu bosen, kamu ngantuk gk ada temen cewe juga" edden terus berusaha membuat aileen mengerti, bahwa di markas akan terasa membosankan baginya nanti.


"Enggk abang ihhhh" geram aileen mengerucut kan bibirnya.


"Abang nanti beliin aileen susu dulu , terus martabak sama telur gulung sama nasi padang juga. ai gak bakal ganggu abang disana janji deh"


"Ya ya ya ya abang plis" aileen menatap edden seperti anak kucing.


"Janji gk rewel"


Edden menghela nafas kasar kemudian menganggukan kepalanya, tidak mungkin juga ia membiarkan aileen di apartemen malam malam sendirian.


"Pake hoodie sama celana panjang"  aileen langsung mengangguk antusias dan berlari kearah kamar nya untuk mengganti pakaian.


°°°°°


Di markas


"Bagi elah pelit amat"


"Beli njirr! Miskin amat!!!"


Bwahahaaa


Tawa mereka yang berada di dalam markas pecah saat mendengar keributan kiki dan evan yang sedari tadi meributkan makanan.


" Gue mampu beli, tapi lagi mager aja" ucap kiki sambil cemberut.


"Halahh alesannn" sinis evan yang masih memeluk makanan yang sedari tadi di ributkan.


"Udah ngabarin edden kalo malem ini kumpul" tanya rio pada evan.

__ADS_1


"Udah bang kayaknya lagi diperjalanan" balas evan.


"Aziel?" Tanya kiki.


"Lagi dijalan juga".


Brumm brumm brummm


Suara deru motor terdengar di luar markas, mungkin saja itu aziel atau tidak edden.


"Lama amat" tanya kiki yang melihat aziel memasuki markas, suara bunyi motor tadi ternyata motor aziel.


"Hemm " balas aziel singkat kemudian ikut duduk di sofa kosong sana.


"Hallo permisiiii"


Seluruh makhluk penghuni markas langsung menoleh kesumber suara yang tidak asing di telinga mereka.


"Hallo juga cantik" balas mereka bersamaan


"Bang?" Tanya evan yang melihat edden datang bersama dengan aileen dan juga dengan dua kantong kresek berisi makanan yang dipesan aileen dengan dalih agar tidak bosan dan tidak menganggu edden.


Edden meletakkan kantong kresek tersebut diatas meja kemudian menyuruh aileen untuk duduk di sofa sebrang aziel.


"Behh aileen makin cantik aja,dikasih makan apa sama abang nya?" Tanya polos kiki menetap aileen dengan senyuman manisnya.


"Banyak iki, ai dikasih makan seblak bakso mie ayam boba nasi uduk dan masih banyak lagi" balas aileen terlalu jujur  dengan senyuman ramahnya.


"Ehh buset neng jujur amat" celetuk evan sambil terkekeh.


"Abang ai mau makan nasi padang"ucap aileen manja menatap edden yang duduk di samping nya.


Edden hendak bangkit untuk mengambil perlatan makan, tapi belum sempat edden berjalan aziel lebih dulu menyela.


"Biar gue aja bang"


"Gk usah, lo duduk aja. Gue cuma ngambil alat makan doang" edden kebelakang untuk mengambil piring dan sendok.


Bagi edden aileen adalah ratunya, jadi untuk hal sekecil ini pun selagi ada dia di samping aileen maka dia tidak perlu orang lain untuk menurutinya.


Aziel kembali duduk menatap gadis di depannya, aileen tampak asik dengan ponselnya.


Bermain game ular ular membuat aileen sudah membanting ponselnya 5 kali karena kalah tertabrak lawannya.


"Makan dulu, nanti lagi ponselnya" edden kembali dengan membawa piring dan sendok kemudian membukakan bungkusan nasi padang nya.


"Iss abang bentar uler ai udah gede nih" ujar aileen masih fokus pada ponsel nya.


Edden melirik kearah teman temannya yang sedari tadi diam dan fokus kepada adiknya yang sedang asik sendiri tidak peduli dengan tatapan sekitarnya.


"Kalian boleh ngapain aja" ujar edden kembali menatap aileen.


"Santuy bang" balas kiki yang langsung tersadar.

__ADS_1


"Buat acara touring besok jadi?" Tanya edden kali ini pada aziel .


"Jadi bang" balas aziel sambil mengangguk.


"Bang kita ke kebun binatang aja, sekalian belajar hewan hewan mamalia sisan " celutuk kiki dengan semangat empat lima.


"Kenapa gak nge camp sekalian aja bang?" Tanya anggota Bruiser lainnya.


"Nah ide bagus tuh bang" balas evan antusias.


"Boleh juga tuh bang nge camp 2 hari satu malem, kita juga udah lama kan gk ada waktu kumpul kaya dulu"


Kali ini aziel yang ikut angkat bicara, sepertinya nge camp bukan lah ide yang buruk. Selain menambah kekeluargaan juga bisa dijadikan seperti acara liburan bersama.


"Okee, kalian atur aja semuanya" setuju edden.


"Ahhhh" teriak aileen histeris saat lagi lagi uler nya mati.


"Iss mati terusss" geram aileen mengerucutkan bibirnya.


"Nih makan dulu" edden menyodorkan satu sendok nasi beserta lauk ke mulut aileen.


"Abang ai ngantuk" ucap gadis itu tiba tiba dengan mata yang memerah, entah kelelahan bermain game ataupun memang benar benar mengantuk.


"Makan dulu, kamu gak liat jajan kamu sebanyak ini" tegur edden yang paham dengan kebiasaan adiknya ini.


Aileen duduk di pangkuan edden dengan wajah yang menghadap laki laki itu,


"Ngantuk, matanya perih abang" rengek aileen memeluk edden.


"Lain kali gk usah maen game lagi" kesal edden..


Aileen menguap berkali kali dan ingin segera menyelam ke alam mimpinya.


Dengan wajah yang ia sandarkan pada dada bidang edden , aileen mulai memejamkan matanya pelan pelan.


Aziel menarik senyum tipis dibibir nya tanpa sadar saat melihat aileen yang begitu dekat dan manja kepada edden.


Bukan risih justru aziel senang melihat tingkah gadis  itu yang membuat nya gemas sendiri.


Edden pasrah kemudian meletakkan kembali sendok berisi nasi kedalam piring nya dan kemudian beralih mengusap usah punggung aileen.


"Ehh buset malah molor" celutuk kiki terheran heran melihat sikap manja teman sekolahnya itu.


"Kalian atur aja semua untuk keperluan camp besok, gue ngikut aja" jelas edden.


"Oke siap bang".


Dirasa aileen sudah terlelap edden ingin memindahkan sang adik ke kamar yang ada disana tapi saat hendak berdiri kiki heboh sendiri melihat aileen yang katanya mimisan.


"Darah!!" Teriak kiki sambil menutup mulutnya syok


"Bang adek lo mimisan" ujar fajar yang sedari tadi diam.

__ADS_1


Edden memegang wajah aileen kemudian benar saja  darah mangalir dari hidung sang adik.


"Tisu!"


__ADS_2