
BAB 11
akhir dari derita
akhirnya Anna sampai di depan rumah dengan senyum mengembang,namun tak ber langsung lama,
karena iya melihat ada bendera kuning di depan rumahnya dan banyak orang berdatangan,
ada apa ya Bu tanya Anna kepada seorang ibu yang duduk di kursi,namun yang di tanya hanya melihat Anna prihatin.
Bu ada apa yah di dalam,tanya Anna lagi
dia tak ingin berburuk sangka,Anna membuang pikiran pikiran negatif tentang keluarga yang sempat singgah di pikirannya
ibu itu pun mengatakan apa yang terjadi di dalam,
aahh,kaget Anna sambil menutup mulut nya namun air matanya tak terbendung lagi,Anna pun hampir tersungkar ke tanah jika saja tak ada yang menahannya
bagai mana tidak,
lelaki,cinta pertamanya,pelindungnya,telah pergi untuk selamanya,meninggal kan dia
sungguh sangat sakit rasanya,saat pulang disuguhkan oleh pemandangan yang sangat menyakitkan,,
Anna pun berlari masuk ke dalam rumah,dan yang pertama Anna lihat iyalah ibu dan adiknya pandu menangis di samping seseorang yang telah berbaring terbujur kaku yang di tutupi kain,
Anna pun melangkah kan kakinya perlahan dan,
pa,ucap Anna duduk di samping mayat bapaknya,
__ADS_1
bapak,, hiks,,,, hiks,,hiks,,
kenapa bapak seperti ini,pak Bagun pak,Anna udah pulang menjenguk bapak,
Anna juga belikan bapak baju bagus,biar bapak tak malu lagi ngumpul ngumpul dengan tetangga kita yang lain,ucap Anna bergetar karena nangis,
semua orang di sekitar Anna ikut menangis karena melihat Anna sangat rapuh,sedih,karena kehilangan bapak tercintanya,,
pak,ayo bangun,Anna akan bawa bapa jalan jalan,ucap Anna menghapus air matanya
Anna melihat kearah ibunya,
Bu kenapa bapak di biarkan tidur disini,nanti bapak sakit,ayo kita bawa ke dalam kamar ucap Anna lagi
ibu pun memeluk Anna,
nak bapak udah tiada,bapak udah pergi,
tapi Bu ini tidak adil,Anna baru aja sampai,biasanya bapak nungguin Anna pulang,ucap Anna air matanya terus saja mengalir di pipi nya.
ibu pun menguatkan pelukannya,dan mengusap punggung Anna
Nak ikhlas kan lah bapak pergi nak,biar bapak tenang di alam sana ucap ibu Anna menguatkan mencoba untuk ikhlas,walau dia juga sangat terluka atas kepergian suaminya
hiks,, hiks,,, hiks
suara nangis Anna sangat pilu, di mata yang melihat Anna sambil memeluk jasad ayahnya
setelah pemakaman,
__ADS_1
penglihatan Anna mengabur,serta gelap,Anna memegang kepalanya,. dan
Bruk.....Anna jatuh pingsang
ibu dan pandu melihat Anna jatuh pingsang
Anna,kak,,ucap ibu dan pandu
tolong,tolong angkat anak saya ucap ibu Anna pada seseorang,
mungkin karena terlalu banyak menangis,serta perjalanan panjang yang di tempu membuat Anna jatuh pingsang karena kelelehan
sesampainya di rumah,
sebelah sini tuan ucap ibu Anna pada seorang pemuda tampan,
pemuda itu pun mengikuti dari belakang,
sesampainya di kamar,dia pun meletakkan Anna dengan perlahan lahan,
setelah membaringkan Anna, pemudah itu mengerutkan keningnya,,
iya seperti tak asing dengan wanita itu,
dia,
ohw'''' ya ampun dia kan wanita yang di bawa Rico malam itu,batin pemuda itu
tuan,terima kasih karena telah membantu puntri saya,ucap ibu Anna sopan
__ADS_1
ah iya Bu sama sama,,ucap pemuda itu,
Bersambung........