
BAB 22
setelah keluar dari dalam ruangan Rico Anna langsung menunjuh ke rumah kenzi
kebetulan dia sudah menelfon kenzi jika dia akan datang kerumahnya
kenzi dengan semangat empat lima langsung pulang ke rumahnya dengan cepat,dia akan di rumah sebelum Anna datang,karena kenzi tadi mengatakan jika dia tidak pergi kerja..
tak menunggu lama kenzi pun sampai di rumah nya,bik bik Sumi teriak kenzi
iya den ada apa,,tanya bi Sumi terbata bata
bik tolong bikinin kue ya,sebentar lagi ada temen kenzi yang datang ucap kenzi semangat setelah masuk ke dalam rumah
iya den,siap ucap bi sumi
bibi Sumi yang melihat tuanya terlihat bagia,juga ikut merasa bahagia,,
sudah sekian lama bi Sumi tak melihat senyum yang menghiasi wajah anak majikannya itu,setelah kepergian ibunda tercintanya,
selama ini dia sangat terpukul atas kepergian ibundanya,
dalam hati bi Sumi berdoa semoga,kenzi selalu bahagia dan melupakan masa lalu yang penuh dengan kepahitan,amin.
bi Sumi pun ke dapur,untuk membuat pesanan yang di inginkan kenzi,setelah hampir memakan waktu setengah jam akhirnya bi Sumi menyelesaikan masakannya
__ADS_1
bik jika sudah selesai tolong hidangkan di ruang tamu beserta minumannya juga ya,pesan kenzi kepada bi Sumi
hanya bi Sumi yang di percaya kenzi untuk masalah makannya,
bik Sumi sudah lama bekerja di keluarga Hendrawan,iya bekerja sudah hampir tiga puluh tahun,sebelum kenzi lahir,dia sudah mengabdikan dirinya menjadi pembantu di kediaman Hendrawan,namun seiring waktu berjalan kenyataan di lihat oleh mata kepalanya sendiri.
sebelum nyonya Hendrawan meninggal dunia,semua masih berwarna tak ada pertengkaran di dalam rumah itu,semuanya berwarna penuh ceria,penuh canda tawa,yang terdengar di telinga para pelayan,tapi pada suatu hari saat melahirkan kenzi ibunya pendarahan hebat,hingga merengut nyawa nyonya Hendrawan,,mulai dari situlah semua terasa hampa tuan Hendrawan yang penuh canda,menjadi murung setiap harinya,hari harinya hampa tanpa seorang istri tercintanya ,
jika ia mengigat kenangan manis bersama almarhum istrinya iya akan meneteskan air matanya,ia sangat terpukul atas kepergian istrinya,
sehingga kenzi kecil pun di abaikan,kenzi kecil tak mendapat perhatian orang tuanya karena ke adaan.
hingga kenzi kecil yang sudah tumbuh dewasa menjadi merasa jika ayahnya tak menyangi nya lagi,hingga membuat kenzi melakukan kenakalan di sekolah,hanya untuk mendapat perhatian dari ayahnya,tapi sayangnya tuan Hendrawan tidak mengerti itu,
tuan Hendrawan hanya akan menyuruh bi sumi pergi ke sekolah jika ada masalah terhadap putranya.
____'________________________________________
Ting,,,tong
bel rumah berbunyi
kenzi yang mendengar bel rumah berbunyi,bergegas untuk membuka pintu gerbang,,,
Anna berdiri terpaku melihat ke tanpanan kenzi yang hanya memakai pakainya rumahan..
__ADS_1
kenzi yang melihat Anna terpaku melihatnya,menjadi salah tingkah
an,panggil kenzi,karena Anna hanya menatap dirinya Tampa berkedip.
ah iya pak,ucap Anna,malu karena ketahuan telah memandang kagum pada kenzi.
panggil kenzi aja,ucap kenzi tak suka karena di panggil pak,
ah iya pak,eh maaf Ken,ucap Hana melarat ucapnya
kenzi hanya memasang wajah masam ketika Anna tak Sengaja memanggil pak pada nya
ah gak papa,ucap kenzi tenang.
ayo masuk dulu,kita bicara di dalam,ucap kenzi lagi..
ah iya pa,eh Ken,gugup Anna
setelah masuk,Anna terpaku melihat isi di atas meja,ada banyak makanan di atas meja.
silahkan duduk dulu an,
Anna pun mengangguk,dan duduk di sebran kenzi,,,..
pikiran Anna mungkin pak kenzi ada tamu tadi,atau tamunya belum datang kali
__ADS_1
di minum dulu an,tadi sebelum kamu datang aku menyuruh bibi untuk menghidangkan ini.ucap kenzi,karena sadar jika Anna bingun kenapa ada banyak kue kue,di atas meja
Bersambung.........