
BAB 41
setelah Hana menutup pintu
Hana bergegas ke tempat duduknya,
"aduh Hana kenapa kamu bodoh banget sih,bukanya masuk ketuk pintu duluh,malah main nyeleneh aja"ucap Hana pada dirinya sendiri merutuki kebodohannya.
tapi kenapa Anna,sama tu cowok intim banget ya?batin Hana bertanya tanya.
"pokoknya gue harus mengintrupeksi Anna nanti"sambung Hana.
sedangkan di dalam ruangan Anna,Anna berusaha untuk berdiri namun karena pelukan kenzi yang begitu kuat,membuat dia menyerah.
kenapa kamu seperti ini Ken,aku gak suka,ucap Anna kesal.
melihat wajah kesal Anna,bukanya melepaskan nya dia malah membenamkan wajahnya di ceruk lehernya Anna.
sedangkan anna yang mendapatkan perlakuan yang tiba tiba seperti itu dari kenzi terdiam dia seperti berhenti bernafas.
setelah beberapa menit,
"Ken,apa yang kamu lakukan lepas",ucap Anna lagi
"biarkan seperti ini duluh sayang,aku sangat merindukan dirimu,merindukan aroma tubuhmu,semuanya,aku merindukan semuanya dari tubuhmu sayang",
ucapan kenzi seketika membuat bulu kuduk Anna Merinding,apa lagi nafas kenzi bisa Anna rasakan begitu dekat menyapu di bagian leher hingga telinganya.
entahlah, perasaannya begitu dalam untuk kenzi,jujur Anna begitu nyaman di dekapan kenzi,dekapan yang amat sangat dia rindukan ,hingga membuat dia tidak bisa membuka hati untuk pria lain,termaksud pada Rico.
yah setelah Rico bertemu kembali dengan Anna,Rico menyatakan perasaannya,namun berakhir dengan kekecewaan buat Rico, bagaimana tidak saat sekian lama menunggu Anna,hingga sampai kabar Anna yang tidak jadi menikah dengan sahabatnya sendiri yaitu kenzi.
__ADS_1
membuat dia berani menyatakan perasaannya,namun Anna menolaknya.
Rico hanya pasrah jika dia ditolak oleh Anna,Rico tahu jika Anna masih mencintai kenzi,itu sangat terlihat di matanya.
"apa kamu masih mencintai kenzi an?tanya Rico pada saat itu"
Anna hanya terdiam dan menunduk,membuktikan jika Anna masih mencintai kenzi.
"maaf kan aku Rico"ucap Anna,hanya kata maaf yang selalu dia keluarkan dari mulutnya.
Rico menghembuskan nafasnya dengan kasar,sudah Rico duga,namun itu tidak membuat dia menyerah.
'tak apa an,aku mengerti,tapi aku akan memberikan kamu waktu duluh,sampai kamu menerima aku di hatimu,"ucap Rico dengan sendu,
baru kali ini ada wanita yang menolak dirinya,biasanya para wanitalah yang akan mendatangi dirinya dan menyatakan perasaannya padanya,tapi ini Rico malah di tolak.
Anna mendongak akan wajahnya melihat ke arah Rico,Anna tak habis pikir padahal dia sudah mengatakan jika dia tidak bisa menerima perasaan Rico,Anna tidak ingin memberikan harapan palsu pada Rico,yang sudah membantu dia selama ini.
Ken,apa aku boleh nanya sama kamu? ucap Anna,setelah sadar dari lamunannya.
"hmm"kenzi hanya berdehem.
"apa benar Sarah hanya pura pura hamil,seperti yang kamu katakan,ucap Anna ragu."
kenzi yang masih membenamkan wajahnya di leher Anna,mengangkat wajahnya lalu mengangguk,tanda jika dia tidak bohong,atas pengakuan nya.
kenapa bisa Sarah mengaku jika dia hamil anak kamu,itu be arti kamu pernah tidur dengan dia kan?tanyanya penuh dengan selidik.
kenzi membeku,dia tidak tahu harus mulai mengatakan dari mana duluh,kenzi tak ingin dia salah bicara dan membuat Anna semakin marah padanya.
kenzi pun hanya mengangguk kan kepalanya,dan berbicara,iya aku pernah tidur satu ranjang dengan Sarah,ucap kenzi.
__ADS_1
tapi aku tak pernah melakukan hal hal aneh seperti itu padanya,sambung kenzi lagi sebelum Anna berbicara.
melihat Anna masih ragu atas pengakuannya,dia pun mengeluarkan hp nya dan memberikan bukti nya pada Anna,jika dia memang benar benar tak melakukan apa pun,selain Sarah mencium bibirnya serta membuka bajunya,hingga hanya menyisakan bokser nya saja.
Anna yang melihat Sarah yang sangat agresif kepada kenzi,merasa jijik melihatnya,lalu memberikan kembali hp kepada kenzi.
bagai mana sayang apa kamu percaya sama aku?tanya kenzi lagi,
namun sebelum kenzi mendapatkan jawaban Anna pintu tiba tiba di ketuk dari luar.
tok tok tok,,
Anna bergegas untuk berdiri dari pangkuan kenzi,
masuk,ucap Anna
Hana pun masuk dengan malu malu,karena mengigat kejadian tadi yang mana Anna duduk di pangkuan pria itu.
"ada apa Han"tanya Anna,berusaha untuk rileks.
ah,iya maaf, menganggu Bu,ini Hana meletakkan map di atas meja.
ah terima kasih Han,kamu bisa kembali.
Hana hanya mengangguk,lalu menatap tajam ke arah Anna,seakan menyiratkan lo harus cerita sama gue,tentang hubungan Ello dengan pria itu.
Anna hanya terkekeh geli melihat tatapan tajam Hana,"udah sana atau mau gue pecat Lo"ancamnya namun di selai dengan candaan,keduanya asik tertawa hingga melupakan seorang pria yang ada di balik punggung Anna.
eheem,kenzi ber dehem iya seperti terlupakan di antara kedua gadis itu.
mereka menoleh kearah kenzi,
__ADS_1
"maaf pak,saya permisi,"Hana dengan cepat membuka dan menutup pintu.