
Bab 62
"bersiap lah kita akan pulang kerumah hari ini"ucap Kenzie lalu berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
ketika Kenzie telah masuk mandi,Anna bersiap siap sesuai dengan perkataan Kenzie.
"sebelum kita pulang baiknya kita singgah untuk sarapan duluh Ken,"ucap Anna ketika merek sudah ada di lobby.
"baik lah aku juga sepertinya lapar"
Kenzie mengandeng tangan Anna di sebelah kanan sedangkan sebelah tangganya lagi menyeret koper.
setelah makan mereka berdua kembali kerumah Kenzie yang kini juga milik Anna.
"Ken,singgah duluh dirumah ibu"!ucap Anna
"buat apa sayang"?
Anna melihat kearah Kenzie,"yah aku mau ambil baju baju ku duluh di sana,jika tidak aku kemasi dan membawa kerumah mu terus aku harus pakai baju apa?"tanya dengan kesal padahal Kenzie bertanya dengan hati hati dengan tutur kata yang lembut tapi Anna sepertinya kesal.
ohw'''' itu,enggah usah pakai baju toh,nanti juga terlepas juga"ucapnya menggoda Anna,agar sang istri tak marah marah terus,entah kenapa semenjak keluar dari resto,Anna sepertinya sedang menahan kekesalan nya.
__ADS_1
Anna yang tadi terlihat kesal dan berwajah dingin,kini bersemu merah karena ucapan vulgar kenzie
"apaan sih Ken,kamu mau buat aku masuk angin,gara gara tak pernah pakai baju"?ucapnya santai tapi muka merah merona.walaupun belum menjadi seorang istri sepenuhnya,tapi Anna bukanlah anak kecil yang tak mengerti arti dari ucapan Kenzie.
hehehe,Kenzie terkekeh melihat tingkah salah tingkah sang istri hanya karena ucapannya.
"loh kok enggak lewat jalan kerumah ibu,kenapa langsung lewat jalan kerumah mu Ken"ucap Anna karena dia tak mau jika Kenzie akan membuat dia telanjang bulat setiap harinya.
"gemesin banget sih kamu"ucap kenzie menarik sebelah pipi Anna.
"iiihh apaan sih Ken,sakit tahu"
"habisnya kamu lucu,imut jika sedang khawatir seperti ini,tenang aja aku gak bakalan buat kamu masuk angin sayang,aku akan membuat kamu hangat terus sepanjang malam dan sepanjang harimu jika kamu tak memakai sehelai benang pun"ucapnya lagi mengedipkan sebelah matanya.
Anna hanya bergedik ngeri
Kenzie semakin terbahak-bahak karena kepolosan Anna.
"bercanda kok sayang,baju baju kamu sudah aku siapkan dirumah kita,aku sudah menyiapkan semua keperluan kamu tinggal kamu pakai aja lagi,termaksud pakaian seperti yang kamu pakai semalam sebelum kamu tidur,ucapnya menggoda.
Anna yang bingung awalnya,kini bersemu merah karena malu
__ADS_1
"teryata kenzie nya"batinya
"enggak usah malu sayang,toh entar juga aku akan melihat,,dan merasakan semuanya yang ada pada dirimu"ucapnya lagi membuat dada Anna berdebar tak menentu
Anna memalingkan wajahnya ke luar jendela
setelah menempuh perjalanan hampir satu jam lamanya,akhirnya sampai juga di kediaman Hendrawan atau lebih tepatnya di rumah pribadi kenzie.
"Tak menyangka rasanya,duluh aku kemari hanya untuk meminta pekerjaan pada kenzie,agar hutang hutang ku padanya terbayar karena dia yang telah melunasi utang ibu tapi ,kini aku telah menjadi seorang istri,istri dari kenzie Hendrawan,orang terkaya nomor satu di negar ini,pengusaha muda yang berhasil"batinnya.
"aku seperti tak pantas untuk nya"batinya lagi merendah.
"sayang ayo masuk,kenapa melamun disitu,"ucap Kenzie membuyarkan lamunan Anna.
ah enggak papa Ken,aku hanya mengigat ibu,apakah dia sudah makan atau belum"ucapnya berbohong walaupun tak sepenuhnya berbohong karena memang pada dasarnya Anna mengigat sosok ibu yang telah melahirkannya.
Kenzie hanya mengangguk,"dari pada kamu melamun terus lebih baik kamu telvon ibu saja sayang"usulnya
dan Anna pun menelfon ibunya hanya untuk menanyakan kabarnya,baru setengah hari tak mendengar kabar sang ibu,Anna sudah sangat merindukannya.
Bersambung.....
__ADS_1