
Bab 53
Kenzie yang dari kecil tak mendapat kan perhatian dari kedua orang tuanya membuat dia haus akan perhatian dari seseorang seperti Anna.
"aku akan membuktikan an jika aku sangat menyayangimu dan ingin kamu menjadi wanita ku untuk selamanya."gumamnya pada diri sendiri.
tepat pada hari di mana Kenzie akan membawa Anna ke suatu tempat yang sudah dia dekor sedemikian rupa Kenzie dan Anna bertemu di luar butik Anna yang ingin pergi untuk mencari makan bersama sang sahabat nya Hana,namun langkah'nya terhenti oleh Kenzie,terpaksa dia menghadapi Kenzie.
"an tunggu,aku mau ngomong sama kamu"!
"mau ngomong apa lagi"ucapnya ketus.
Kenzie melihat kearah Hana
"apakah dia bisa meninggalkan kita berdua saja?"tanya nya melihat ke arah Hana dengan sinis
Hana hanya memutar bola mata malas ya ketika menyadari tatapan sinis Kenzie padanya.
"gue makan di seberang saja"tunjuk Hana pada warung di pinggir jalan.
Anna hanya mengangguk lalu melihat ke arah Kenzie dengan datar Tampa senyuman
"seperti nya kamu memang tak menginginkan aku lagi an"batinya.
"apa yang ingin kamu ngomong gin"?tanya Anna tampa ingin berbasa-basi
Anna berbicara dengan sesantai mungkin karena jujur dari hati yang paling dalam Anna sangat merindukan sosok Kenzie sangat merindukan nya,namun dia tahan untuk tak menunjukkan pada orang yang membuat dia rindu hingga membuat dia demam hanya karena merindukan sosok Kenzie.
__ADS_1
"ayo ikut aku"
Anna Tampa berpikir panjang masuk dalam mobil Kenzie.
"kita mau kemana"?Anna bertanya namun Kenzie hanya diam Tampa mengeluarkan satu katapun membuat Anna kesal dengan sikap Kenzie.
"turunin aku Ken"!ucap Anna,namun lagi lagi Kenzie hanya cuek.
"turunin aku Kenzie"ucap Anna tegas.
"kamu punya kuping kan,?"
Anna semakin emosi di buatnya karena Kenzie tak kunjung membuka suara nya.
"kita sudah sampai ayo turun!"ucapnya
"iih,dasar cowok nyebelin"Anna lalu turun dari mobil
'Brak saking kesalnya Anna membanting pintu mobil.
sedangkan Kenzie yang mengintip dari jauh hanya senyum geleng geleng kepala melihat wajah cemberut Anna .
"andai saja aku gak lagi pura pura tak peduli padamu an,maka aku akan membukakan pintu buat mu,tapi tunggulah sebentar lagi kamu akan tahu kenapa aku bersikap cuek padamu"batinnya tersenyum gemes melihat wajah cemberut sang pujaan hatinya.
Anna terus saja mengumpat Kenzie sepanjang perjalanan hingga dia tak sadar telah masuk kedalam gedung tiba tiba lampu mati seketika dia melihat kesekeliling yang gelap gulita,Anna yang takut akan kegelapan pun memanggil manggil nama Kenzie.
"ken'ken,"panggil nya dengan dada naik turun karena merasa takut.
__ADS_1
sedangkan Kenzie yang tak tahu jika Anna takut pada kegelapan hanya tersenyum.
"Kenzie"teriakan Anna makin menjadi.
tiba tiba
tak.
lampu hias menyala sepanjang ruangan namun fokus Anna tertuju pada sebuah huruf yang sangat indah di hiasi oleh lampu yang bertuliskan.
Will you marry me
Anna hanya mampu menutup mulutnya karena tak mengira jika dirinya akan mendapatkan kejutan seperti ini.
"Will you Merry me"
ucap kenzie tepat berada di hadapan Anna.
Anna hanya bisa terpaku dengan kejutan yang di beri Kenzie padanya,Anna belum bisa mengatakan apa apa karena masih terkejut dengan apa yang di alami apalagi tadi sempat ketakutan karena takut akan kegelapan.
"An"panggil Kenzie,Kenzie sudah menyiapkan diri jika dirinya di tolak oleh Anna maka dia akan menerima nya dan tidak akan menganggu hidup Anna lagi.
Apakah Anna akan menerima lamaran Kenzie?atau dia akan menolaknya?
tunggu di bab selanjutnya
__ADS_1
Bersambung.....