Akhir Dari Derita

Akhir Dari Derita
akhir dari DERITA


__ADS_3

BAB 58


Tak terasa hari yang ditunggu tunggu oleh Kenzie dan juga Anna telah tiba


"Aduh Anna kamu cantik banget,"


gue yakin jika laki Lo akan tambah kelepek kelepek melihat penampilan Lo yang memukau ini"


"apaan sih El,Han kalo masuk tuh ketuk pintu duluh,malah nyelonong masuk aja mengomentari penampiilan gue"ucapnya bersemu merah


Hana dan Elsa hanya memutar bola mata malasnya


"bagai mana perasaan Lo an,jadi menjadi seorang pengantin"?tanya elsa


"aduh Han,El gue deg deg kan"ucap Anna


Hana dan Elsa hanya terkekeh melihat kegugupan Anna.


"di bawah santai aja an, rileks,jika gue ada diposisi Lo sekarang pasti gue juga bakalan segugup Lo mungkin lebih gugup lagi"ucap Hana dan di angguki oleh Elsa


"benar banget Han,pasti gue akan lebih gugup lagi dari Anna"ucap Elsa juga


"jagi rileks sin aja,apa kamu mau minum duluh,atau mau makan"ucap hana menawarkan pada mempelai wanita.

__ADS_1


"gue minta tolong aja ambilin gue air minum aja"


"ohw'''' oke tuan putri"


"apa rombongan Kenzie udah datang Han"?


"kaya udah di depan deh an"


deg deg deg


udah santai saja BESTie


tiba tiba pintu di buka oleh ibu Anna


apa kamu udah siap sayang?


insyaallah Bu Anna sudah siap"ucapnya mantap.


ibu Anna tiba tiba meneteskan air matanya


"ibu kenapa nangis Bu? ibu gak setujuh yah jika Anna nikah Ama Kenzie"


"bukan begitu nak,ibu hanya terharu karena sebentar lagi anak ibu akan menikah,dan meninggal ibu ucapnya dengan air mata"

__ADS_1


"Bu aku tuh menikah,bukan mau ninggalin ibu dan mengabaikan ibu,walaupun aku nanti telah menjadi seorang istri tapi aku akan sering sering jenguk ibu"ucap Anna memeluk sang ibu tercinta.


"sudah sudah,jangan sedih sedih lagi,ini hari bahagia kamu sayang,ibu harap kamu bahagia dengan pilihan mu ini"


"ayo kita keluar dari tadi Kenzie menunggu mu"


"Bu apa ibu waktu nikah dengan bapak,apakah gugup juga"?


ibu Anna tersenyum mendengar pertanyaan Anna.


"tentu saja ibu gugup,semua wanita yang akan menikah akan gugup jika berhadapan dengan pernikahan."


"apa Anna juga merasa gugup"?


iya Bu Anna sangat gugup bahkan tangan nya sangat dingin"bukan Anna yang menjawab tapi kedua sahabatnya yang menjawab, terkekeh


gak usah gugup sayang,ibu juga pernah merasakan pernikahan,gugup sudah biasa dirasakan oleh setiap wanita dalam pernikahan nya,kamu beruntung karena ibu masih ada saat kamu melangsungkan pernikahan,tapi ibu,ibu hanya punya satu sahabat yang bisa mendampingi ibu saat menikah dengan bapak,"ucap nya


"ibu"


"ayo gak usah sedih sedih,"ucapnya tersenyum


seorang wanita jika sudah bersuami akan meninggalkan rumah orang tuanya dan ikut dengan suaminya,Bu Sumi takut jika Anna juga sama dengan saudara saudara yang telah menikah menghilang Tampa kabar dan tentunya itu membuat ibu Anna sedih,karena selama ini. hanya Anna lah yang mau menanggung hidupnya dengan pandu,saudara saudara Anna yang lain menghilang entah kemana,ibu Anna pun juga tak tahu,terkadang ada rasa rindu pada anak anaknya yang telah pergi Tampa kabar namun dia hanya bisa memendam kerinduan nya.apalagi jika merindukan sang suami tercintanya, membuat dia berkali kali lipat memendam rasa rindunya.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2