
Bab 67
sekian lama Anna menulusuri kedalam mata sang suami untuk mencari kebohongan yang di ucap kan nya,bukanya melihat kebohongannya Anna justru melihat keseriusan dari sorot mata sang suami seakan akan mengatakan jika dia memang tak mempunyai hubungan khusus dengan orang yang bernama Jane,
beberapa kali Anna membuang nafas dengan kasar,karena kalut akan kegundahan hatinya,hati kecilnya mengatakan jika sang suami memang berkata jujur,namun sisi lain dari dirinya mengatakan jika sang suami berkata bohong,sungguh Anna sangat bingung.
"Kumohon sayang jangan pergi,jika kamu masih ragu ayo kita masuk dan menemui Jane"ucap Kenzie.
"tidak perlu,maksudnya tidak perlu menemui sepupu mu itu,aku gak mau bersitatap dengan nya duluh"ucapnya memutuskan dan menyeret kembali masuk kopernya ke rumah besar itu,membuat Kenzie tersenyum bahagia karena malam ini ia tak tidur sendiri lagi,namun senyum yang merekah tadi berubah menjadi wajah yang panik karena melihat sang istri bukanya menuju kamar mereka Anna justru masuk ke kamar tamu.
"sa,,sayang,kamar kita di sana bukan disini"ucapnya terbata berharap Anna salah kamar dan kembali kekamar yang seharusnya.
"aku tahu,"ucapnya singkat.
"terus kenapa masuk kesini sayang"ucapnya lagi Kenzie menghilangkan segala pikiran pikiran yang sempat singgah di pikiran.
__ADS_1
"yah aku tidur disini,dan kamu di kamar kamu sendiri,jika kamu tak ingin biar aku tidur di kamar mu dan kamu tidur disini"ucapnya santai.
"maksud kamu apa sih An,kita kan suami istri,mana mungkin kita pisah kamar,baru aja semalam kita selesai resepsinya masak pengantin baru harus tidur terpisah"ucapnya terkekeh,"kamu jangan bercanda sayang"kenzie memeluk Anna berharap segala pikiran buruknya menghilang semua.berharap semua yang terjadi hanya mimpi terkecuali pernikahan nya dengan Anna sang istri tercintanya.
"siapa yang bercanda Ken,aku serius,"ucapnya membuat kenzie melepaskan pelukannya.
"an,kamu tahu kan jika kita baru saja menikah kemarin,masa kita harus pisah ranjang sih"protesnya.
Anna memutar bola matanya,bukan Tampa alasan dirinya ingin tidur terpisah dari Kenzie untuk sementara waktu,Anna hanya ingin melihat apakah benar jika Kenzie tak ada hubungan khusus dengan Jane,atau malah sebaliknya,intinya sebelum Anna melihat sendiri apa yang di katakan Jane tadi padanya,dirinya akan tidur terpisah dengan Kenzie,tentu Anna selalu memantau keduanya,dan Anna putuskan dan bertekad akan menyerahkan butiknya ke sahabatnya duluh sementara waktu.
"Ken,bukannya kamu sudah terbiasa tidur sendiri,?kamu sudah bukan anak kecil lagi jadi kumohon beri aku waktu untuk sendiri duluh,aku masih belum bisa menerima ucapan Jane"ucapnya menahan emosi.
bukan emosi karena sifat kekanak-kanakan sang suami tapi lebih tepatnya emosi pada dirinya sendiri,yang begitu mudah menerima pinangan Kenzie sebelum menyelidiki tentang Kenzie Selama jauh darinya.sungguh Anna sangat merutuki kebodohan nya.
"kamu pasti mengerti kan maksud aku Ken,?"tanya nya
__ADS_1
"iya aku tahu sayang,tapi aku gak mau tidur terpisah denganmu,"
yah sudah kamu tak ingin pisah kamar maka aku akan menuju ke kamar mu..
bukan kamar ku,tapi kamar kita sayang"ucapnya senang karena akhirnya Anna tak jadi pisah kamar dengnya.
namun belum juga sempat bicara lagi,
lagi lagi Kenzie di buat kalang kabut oleh ucapan sang istri tercintanya.
"a a apa"?
Bersambung......
"
__ADS_1