Akhir Dari Derita

Akhir Dari Derita
Akhir dari derita


__ADS_3

BAB 29


setelah selesai sarapan anna,bergegas mengambil piring kotor dan mencuci nya di dapur,,


kenzi yang tak ingin merepotkan keluarga Anna pun ingin ikut membantu Anna mencuci piring,,


eh pak,kamu mau ngapain disini,,tanya Anna heran.


saya hanya ingin membantu kamu an,ucap kenzi,,


engga usah pak,biar saya saja yang mencuci piring pak kenzi ke ruangan tega aja kumpul sama ibu dan juga pandu,cegah Anna,,bukanya anna tidak ingin jika kenzi membatunya tapi,anna takut niat kenzi yang ingin membantu,malah menimbulkan masalah,dan malah menjadi bertahan seisi dapur,


""tapi Anna belum tahu saja,jika kenzi,walaupun iya seorang CEO di kantornya tapi,dia pandai mengerjakan pekerjaan rumah itu kerena dia selalu membantu bi Sumi di dapur jika dia tidak sibuk,,,


engga papa an,aku bisa ko,ucap kenzi menyakinkan,kenzi tahu jika Anna meragukan kemampuannya,,


dengan ragu,ragu Anna pun menganggu,dan membolehkan kenzi mengerjakan pekerjaan yang iya bisa,


iya kamu bisa bantu,tapi kamu hanya bisa mengerjakan apa yang kamu bisa saja,ucap Anna meragukan kenzi,,


kenzi hanya tersenyum tipis,melihat tingkah Anna,yang seolah meragukan kemampuannya di dapur,,


baik lahh,


dengan cepat kenzi menyelesaikan cucian piringnya,serta dia juga membersihkan sekitar kompor,bekas memasak tadi,dan


beres,ucap kenzi,melihat kearah Anna,,


Anna yang melihat kelihaian kenzi pun terpana melihatnya,Anna tak menyangka jika kenzi bisa melakukan pekerjaan rumah,mengigat diri nya seorang CEO..


an,ayo kita keruangan tengah,ucap kenzi menyadarkan Anna dari lamunannya..


ah iya,pak duluan,ucap Anna masih dengan mulut yang terbuka,

__ADS_1


kenzi yang melihat hanya geleng geleng kepala...


ah sungguh suami idaman para wanita,udah ganteng,manis jika tersenyum,bisa pekerjaan dapur lagi, sungguh aku mau suami seperti pak kenzi,batin Anna,memuja kenzi


apaan sih An,sadar Lo,Lo kan hanya asistennya saja,batin Anna


Anna segera menyusul keruangan tengah,


saat ingin sampai keruangan tengah terlihat banyak banget barang,tapi Anna tak tahu itu barang siapa,,,


bagai mana Bu Sumi,apa Anna mau menerima putra saya,ucap seorang perempuan,yang Anna sangat kenal,


tapi yang membuat Anna kaget yaitu kata kata ibu itu,


maksudnya apa,batin anna, berdebar kencang


maaf Bu Rita,saya belum menyatakan ini dengan Anna,karena Anna juga baru sampai tadi malam,ucap ibu Anna sopan.


yang di panggil Rita hanya mengangguk kan kepalanya,,


begitu kenzi mengalihkan pandangannya dari Dimas,kenzi langsung menangkap kedatangan Anna,,


Hay Tante,,om,,,apa kabar?sapa Anna sopan,dengan sekuat mungkin dia menyembunyikan rasa penasaran,nya.


an,tolong kamu buat minum duluh ya nak,ucap ibu anna


ah iya Bu,permisi,


Anna pun berjalan kedapur,,


disusul oleh kenzi,


an,panggil kenzi,membuat Anna menoleh padanya..

__ADS_1


iya Ken,ucap Anna.


kenzi yang ingin bertanya pun iya urungkan,buatkan untuk saya juga,ucap kenzi


ah iya,Ken tunggu saja disana,bersama yang lain,ucap Anna,pada kenzi,


tak perlu,an aku disini saja,lagian sepertinya ada pertemuan, kedua keluarga,ucap kenzi bermaksud memancing Anna,


ya sudah pak ini,kopinya saya masuk dulu ya,pamit Anna,


kenzi hanya mengangguk,,,


walaupun kenzi berada di meja makan,tetapi dia bisa mendengar degan jelas apa yang sedang mereka bicarakan,,


bagai mana an,apa kamu menerima lamaran Dimas,ucap ibu Anna,setelah menjelaskan maksud kedatangan keluarga Dimas kemari,,


Anna yang kaget mendengar penuturan ibunya pun kaget,


kenapa ibu tak mengatakannya dari awal,batin Anna,tapi sesekali dia melihat kearah dapur,entah mengapa dia berharap kenzi datang dan membawa dia pergi dari sini,dia tidak ingin pernikahan ini,dia tidak mencintai Dimas,Anna hanya megagap Dimas sebagai kakaknya tak lebih,


anna,Anna,ucap gugup nya gugup


sedangkan Dimas,dia sudah dak dik Duk dari tadi menunggu jawaban Anna,


sejujurnya ini sangat tiba tiba bagi saya,dan membuat saya syok atas kedatangan kalian,yang ingin melamar saya,tapi bisa kah saya di beri waktu untuk berpikir,karena walau pun sejujurnya saya memang sangat sayang sama Dimas,tapi saya tidak mencintainya,saya hanya menganggap Dimas sebagai Kaka laki laki saya yang selalu menjaga saya,dan melindungi saya,dan itu tidak pernah aku dapat dari Kaka kandung saya sendiri,ucap Anna panjang lebar


Dimas yang mendengar pengakuan Anna pun pasrah jika dia di tolak,


sedangkan kenzi yang mendengar pengakuan Anna,tersenyum lebar,tapi tak berapa lama kenzi langsung murung lagi.


apa aku tak ada di hati kamu an,?walau itu hanya sedikit saja ,batin Dimas kecewa atas pengakuan Anna,,


mereka saling bertatap mata,Anna melihat jika Dimas sangat,kecewa dan terluka di mata Anna,

__ADS_1


walaupun Anna sudah mengatakan degan sangat hati,hati


Bersambung...........


__ADS_2