
BAB 49
"sayang kamu disini tunggu aku yah,aku ada meeting dengan perusahaan Hendrawan"ucapnya lembut
,sang sekertaris yang melihat kemesraan Sarah dan Hery hanya tersenyum kecut melihat nya.
saya pamit tuan"ucapnya karena tak tahan melihat keromantisan mereka berdua
yah,seluruh karyawan di perusahaan Wijaya tahu jika Sarah dan Hery adalah sepasang kekasih,jika Sarah datang mereka semua tak ada yang berani mengusik Sarah karena takut pada Hery.
****
"Han kita makan siang yuk,gue laper"ucap anna
gue masih ada kerjaan an,masih numpuk banget"ucapnya lemas.
"udah gak papa tinggali aja duluh kita makan siang duluh di restoran terdekat dari sini,ucapnya memaksa Hana untuk ikut bersama dia
"yah udah gue beresin duluh ini,sabar"
tak menunggu lama mereka menaiki mobil untuk ke resto buat makan siang.
Han,kenapa Lo nggak nyari pasangan buat Lo?tanya Anna di sela makannya
uhuk,,,, uhuk,,,
"minum duluh nie,kalo makan tu pelan pelan Han"omel Anna memberikan minuman
jadi kesedek kan"ucapnya lagi
lagian Lo tiba tiba nanya kaya gitu,emang Lo udah ada pasangan,urus aja tuh percintaan Lo,Lo aja gak becus malah nyuruh gue nyari pasangan,kesal Hana
"biasa aja kali Han"ucapnya santai
lagian Lo ada ada aja,nanya kaya gitu, prinsip gue,gue gak mau pacar pacaran,kalo ada yang cocok menurut gue dan gue nyaman,asalkan dia baik penyayang,perhatian,gue mau kok langsung nikah sama dia"ucapnya Hana menghayal pria impian dia
terutama dia tampan,kaya raya,yang penting tu tubuhnya yang kekar,dan tentunya keperkasaan besar"ucap Hana lagi dengan mesumnya.
__ADS_1
Anna hanya memutar bola mata malasnya
"jika ingin mendapatkan pria kaya gitu,perbaiki duluh tuh penampilan Lo, bukanya kaya gini tomboi,gak ada feminim feminim nya.ucapnya dengan melirik penampilan hana"
"eh jangan salah yah,biar gue kata tomboi kaya gini tapi,banyak pria pria yang tergila gila sama gue,"ucap Hana lagi tapi pria pria itu hanya di alam mimpi gue,lanjutnya tapi dalam hati..
"palingan juga itu hanya mimpi Lo aja deh Han"ucap Anna mulai usil lagi pada hana
Hana hanya terkekeh
"kok Lo tahu sih An"ucapnya masih terkekeh.
Anna hanya geleng-geleng kepala di buatnya
udah selesai belum,kita balik,ucap Anna lagi
"ayo tapi udah Lo bayar kan"tanya Hana
udah santai aja,udah gue bayar kok,ucapnya sombong
namun ketika di depan pintu keluar Anna tak Sengaja berpapasan dengan seorang pria nan tampan,yang sudah lama tak pernah ia temui setelah penolakan halus nya pada pria itu.
baik kok Ric,kamu sama siapa kesini,ucap anna merasa canggung.
ohw'''' gue kesini sama sekertaris gue,kebetulan gue ada pertemuan dengan seseorang."ucap Rico serileks mungkin,karena jujur dia belum bisa membuang perasaannya untuk Anna di hatinya.
ohw'''' kalo gitu gue duluan yah Rico,bay'ucap Anna menyusul Hana yang sudah ada di parkiran
an,apa gue bisa minta nomor Lo?tanya Rico menghentikan langkah kaki Anna
boleh kok"mereka pun bertukar kontak satu sama lain
"entar kita bisa bertemu lagi kan an,"tanyanya lagi
Anna hanya mengangguk kan kepalanya.
melihat itu Rico tersenyum,dan melihat kepergian Anna di depan matanya.
__ADS_1
entah lah an,gue gak bisa ngubur perasaan gue ke Ello"batin Rico
sudah lama sekali kita tak bertemu,aku sangat merindukan kamu an,batin Rico lagi
lalu melangkah pergi keruagan yang sudah dia pesan.
**"
lama banget sih An,gue hampir jamuran disini nungguin Lo di terik matahari"ucapnya kesal
maaf Han,tadi gue ketemu sama Rico,Lo tahu gak dia semakin cakep aja gue lihat,ucap Anna memasuki mobilnya.
deg,,,,
"oh yah kok gue gak lihat yah,"?ucapnya sesantai mungkin
anna hanya tersenyum dalam diam,dia tahu jika sahabatnya itu menyukai mantan bosnya,namun dia tak berani untuk mengungkapkan perasaan nya,dan memilih untuk memendamnya.
Anna terkadang heran dengan Hana,karena Hana duluh selalu menjodohkan dia dengan Rico,padahal dia sendiri yang menyukai Rico,sungguh aneh sahabatnya satu ini
"Han,menurut Lo Rico tu bagai mana sih?ucap Anna mencoba memancing hana
yah gak gimana gimana kok?ucap Hana secuek mungkin.
kok jawabanya gitu Han,
"kamu nggak ada tertarik tertariknya gitu sama rico,secara Rico itu orangnya baik, penyayang dia juga perhatian,walaupun bersama orang tak dia kenal atau orang yang tak dia sukai dia selalu ceuk dan dingin,tapi itu menambah nilai yang plus di mata aku,ucap Anna lagi mencoba untuk memancing hana.
iya sih emang dia baik tampan,cool penyayang,perhatian tapi sayang dia gak pernah mau ngelirik gue,ucapnya kecoplosan.
Hana langsung menutup mulutnya
Anna menahan tawanya yang mendengar Hana kecoplosan.
apa Han,Lo bilang apa tadi gue gak terlalu dengar,ucap Anna pura pura padahal dia berusaha agar dia tak tertawa melihat muka merah Hana karena malu.
ah gak ada kok an,ucapnya"untung Anna gak dengar apa yang gue ucap kan tadi"batinya mengelus dada
__ADS_1
sedangkan anna hanya geleng geleng kepala,melihat kegensian Hana.
Bersambung.......