
BAB 28
keesokan harinya
Anna Bagun tepat jam 6 pagi,Anna bergegas ke kamar mandi,tapi dia lupa jika ada seorang laki laki di dalam rumahnya selain pandu,adiknya.
""kenzi yang sudah terbiasa Bagun pagi pagi buta,tidak sengaja melihat Anna berlari ke kamar mandi,,ia hanya tersenyum melihat Anna yang tidak menyadari keberadaannya di ruang tegah,karena kamar mandi hanya ada satu,,
setelah selesai mandi,Anna keluar dari dalam kamar mandi dengan hanya mengunakan handuk saja,kenzi yang melihat tubuh Anna yang putih bersih Tampa lecet sedikit pun di tubuh Anna hanya berusaha menelan ludah nya saja,,sungguh baru kali ini kenzi melihat pemandangan seperti ini,pagi pagi disuguhkan dengan pemandangan yang indah di matanya,
Anna yang merasa ada yang memperhatikannya pun melihat ke arah ruang tengah,dan
aaaahhh,,,,teriak Anna membuat ibu dan pandu kaget dan buru buru keluar untuk melihat Anna,.
Anna yang kaget,malu buru buru berlari ke kamarnya,,,
pandu hanya terkekeh geli melihat muka merah Anna karena malu..
setelah Anna masuk ke dalam kamar,ibu dan pandu mengetuk pintu kamarnya,,,
ada apa,Anna,kenapa teriak,teriak,pagi-pagi seperti ini??,tanya ibu Anna
ah,maaf Bu tadi ada kecoa,,Anna kaget karena tiba tiba saja naik ke atas kaki Anna,bohong Anna,
ah kirain kamu kenapa,buat ibu kaget saja,ucap ibu Anna, menggeleng kan kepalanya,ibunya tahu jika dari kecil Anna memang sangat takut serangga,walaupun itu hanya kecoak saja.
sudah sana pakai baju terus bantuin ibu di dapur buat masak,tak enak ada nak kenzi di rumah,ucap ibu memberitahu Anna
iya Bu,tungguin Anna,Anna akan membantu ibu,ucap Anna cepat,
__________________
Di dapur
emm ibu masak apa,tanya Anna
__ADS_1
sepertinya sangat enak,sambungnya lagi,
ini ibu lagi masak,makanan kesukaan kamu,ucap ibu Anna,,
terima kasih Bu,ibu tahu aja jika Anna pengen makan masakan ibu,ucap Anna terharu.
iya dong sayang,ibu kan selalu ingat ke sukanya putri ibu ini,ucap ibu Anna lagi di sertai candaan..
ih ibu bisa aja,ucap Anna memeluk ibunya,,.
sedangkan tak jauh dari mereka berdua ada seorang pria yang sedang meneteskan air matanya melihat anak dan ibu itu begitu sangat akrab,serta sangat menyayangi satu sama lain.
sedangkan dirinya,memeluk saja tak pernah apa lagi melihat sosok ibu kandungnya,,ibu yang selalu dia rindukan setiap harinya,,
Anna yang melihat kenzi dari dapur pun menyapa kenzi,
pagi pak,sapa Anna
kenzi buru-buru mengusap air matanya,agar tak ketahuan jika dia sedang meneteskan air mata,,,,
wah kaya enak nie Bu masakannya,ucap kenzi memuji,
ibu Anna hanya tersenyum menanggapi ucapan kenzi,,
ayo nak duduk duluh,ibu akan ambilkan makanannya,
kenzi pun mengangguk,dan duduk di meja makan,walaupun tak sebesar di rumahnya,tapi makan bersama,sama seperti ini terasa lebih nikmat,walau hanya makan seadanya,,,
kenzi berusaha menahan air matanya,,,,
Anna yang melihat kenzi seperti itu,itu pun bertanya,
Ken,ko berhenti makannya,tanya Anna
engga enak ya,ucap Anna dengan cepat kenzi menggeleng kan kepalanya,,
__ADS_1
engga ko an,ini sangat enak,mengalahkan makanan yang ada di restoran ucap kenzi
terus kenapa,gak di habisin makannya,tanya Anna,,
ah gak papa ko an,aku hanya terharu melihat kalian yang sepertinya sangat menyayangi satu sama lain,kenzi yang sudah tak kuasa menahan air matanya pun,meneteskan air matanya di wajahnya yang tampan,,,,
Anna baru pertama kali melihat kenzi rapuh pun menjadi heran,begitupun ibu Anna dan pandu
kak,Kaka kenapa menangis tanya pandu,
engga papa pan,Kaka hanya rindu pada sosok seorang ibu yang tak pernah aku rasakan,ucap pandu
ibu Anna yang mendengar penuturan kenzi pun bangkit dan berjalan ke arah kenzi,dan
sini biar ibu peluk,ucap ibu Anna tiba tiba,,
Anna,pandu serta kenzi langsung mengarah kan pandangannya pada ibunya,,,
Tampa banyak tanya,kenzi mesum kedalam pelukan ibu Anna,,dan memeluk nya dengan erat,
terima kasih Bu,terima kasih,ucap kenzi terbata bata,
terima kasih karena ibu sudah membuat aku merasakan pelukan seorang ibu,ucap kenzi lagi,,
Anna dan ibu hanya saling pandang,,
mereka heran kenapa,kenzi mengatakan seperti itu seakan akan di tidak pernah merasakan pelukan ibunya..
setelah sekian lama memeluk ibu Anna kenzi pun melepaskannya,
maaf,maaf semuanya jika saya mengacaukan sarapan pagi kalian ucap kenzi,kembali normal.
iya tak apa nak,ibu ngerti,ucap ibu Anna,
sedangkan anna hanya diam,dia tidak percaya,bahwa seorang seperti kenzi yang terkenal dengan sikap,dingin arogan,serta yang selalu bermuka datar di depan umum bisa menangis juga,,,Anna hanya geleng geleng kepala,,
__ADS_1
bersambung......