
BAB 61
tak menunggu lama Kenzie tertidur lelap .
keesokan paginya Anna terlebih dahulu bagun,awalnya Anna terkejut karena ada seorang laki laki di hadapan dan memeluk dirinya tertidur dengan lelap namun ketika dia mengigat jika dirinya telah menjadi istri dia pun hanya memandang wajah tampan di hadapan nya Tampa berkedip karena mengagumi ketampanan yang telah Tuhan beri pada suaminya ini.
ketika sedang melamun Kenzie membuka matanya dan tersenyum melihat wajah sang istri.
cup
satu kecupan mendarat di bibir Anna,membuat lamunan Anna buyar seketika.
"apakah sudah selesai memandang wajah tampan suamimu ini sayang"godanya,makin mempererat pelukannya di pinggang Anna.
"wajah Anna bersemu merah karena telah ketahuan jika dirinya memang memandangi wajah tampan Kenzie.
Anna berusaha untuk Bagun namun sayang kekuatan Kenzie lebih besar dari pada diri nya.
"Ken lepas aku mandi"ucapnya
"morning kiss"memayungkan bibirnya
__ADS_1
"aku belum mandi Ken,lagian aku juga belum gosok gigi"ucap Anna memberi alasan.
"sekali saja sayang,aku enggak akan macam macam kok"dusta Kenzie
Anna berpikir sejenak lalu,Anna dengan cepat mengecup bibir Kenzie,namun ketika ingin melepaskannya,Kenzie menahan tekuk Anna memperdalam ciumannya.
"Terima kasih sayang"
Anna hanya mengangguk dengan muka yang merah merona karena malu,lalu bergegas untuk membersihkan dirinya.
"hehehe,kamu gemesin banget jika sedang malu an"ucapnya terkekeh melihat Anna berlari ke kamar mandi,namun sedetik kemudian dia tersadar jika Anna hanya memakai lingerie saja,Kenzie tahu jika yang di pakai Anna adalah lingerie karena ia juga pernah melihat Sarah,memakai pakain seperti itu di hadapannya,lalu dia pun mengigat tingkah aneh sang istri semalam yang tidur ingin memakai handuk,serta menutupi tubuhnya dengan selimut tebal hingga ke lehernya,barulah dia tahu alasannya mungkin Anna malu memakai pakaian seperti itu di hadapannya.
sedangkan anna yang baru tersadar jika dirinya hanya memakai baju haram'nya hanya tepuk jidat.
"aduh Anna kenapa kamu bisa lupa jika kamu hanya memakai baju seperti ini,semoga saja Kenzie tadi tak melihat aku berlari memakai gaun malam ini"ucapnya berdoa
"jika pun Kenzie melihat nya juga tak masalah toh juga sudah halal,bahkan dia bisa mendapatkan lebih dari pada memandang tubuhku ini"lanjutnya lagi
"tapi aku malu,aku harus beri alasan apa padanya jika dia menanyakan ini,ah sudah lah toh bukan urusan serius juga,"lalu Anna bergegas mandi.
namun dia lupa jika handuknya masih tertinggal di atas ranjang.
__ADS_1
sedangkan Kenzie hanya senyum senyum saja membayangkan wajah sang istri yang malu malu kucing'
"aduh Anna kenapa kamu teledor banget sih,kan jika begini kamu mau pakai apa,tak ada lagi handuk disini,"
setelah hampir satu jam di dalam sana akhirnya Anna mau tak mau harus meminta tolong pada Kenzie untuk mengambil kan handuk nya yang tertinggal di ranjang,
namun ketika membuka pintu dia terkejut karena tiba tiba saja seseorang mengulurkan handuk tepat mengenai wajahnya,
"aduh Ken,kamu bisa lihat gak sih"ucapnya menyembulkan kepalanya karena kondisinya saat ini Tampa mengunakan sehelai benang pun.
"maaf sayang kau tak sengaja,aku tahu jika kamu lupa bawa handuk jadi aku dengan senang hati menunggu mu sampai kamu selesai mandi,dan memberikan kamu ini,ucapnya menyodorkan handuk.
"dengan secepat kilat Anna mengambil handuk lalu menutup pintu kembali sebelum Kenzie masuk menyusul nya.
"terima kasih"teriaknya
Kenzie hanya bisa menghela nafas dengan kasar,atas tindakan Anna yang menurutnya sangat lucu.
"tak apa mungkin tidak pagi ini,tapi nanti malam aku engga akan biarin kamu keluar dari kamar"batinya menyeringai
Bersambung..
__ADS_1