AKHIR DARI PERJALANAN HIDUP NISA

AKHIR DARI PERJALANAN HIDUP NISA
siai lain tea


__ADS_3

''Cumam apa?,cuamn takot kalo gue beeteman sama lo, lo juga bakal nyelakain gue atau cuman gak mau nata semakin ngincar gue karna lo juga berteman sama gue.''ucap nisa dengan datar yg masih di buat2.


Tea mendengar ucapan nisa hanya diam tidak berani menjawab perkataan nisa perlahan lahan caitan bening keluar dari mata tea nisa yang melihat itu langsunh tersentak kaget karna niatnya hanya becanda ternyata tea menaggapi semuanya dengan serius.


''maaf nis gue bener2 minta maaf.''ucap tea dengan terisak.


Teman2 sekelasxtea pun merasa heran ada masalah apa tea sampai menangis bahkan waktu bertengkar dengan renata tea tak pernah meneteskan air mata setetes pun.


Sedangkan nisa masih berusaha menjaga ekspresinya agar tetap datar dan dingin


nisa seperti ini bukan karna tanpa alasan nisa hanya ingin mendengar segalanya dari tea sendiri bukan orang lain.


''Nanti bakal gue jelasin nis.''ucap tea masih dengan air mata yabg menetes.


''O.k gue tunggu sampai lo mau jelasin langsung ke gue.''ucap nisa dengan tersenyum dan mengelao air mata tea.


Tra yang melihat nisa sudah tersenyum dan mengelap airmatanya pun merasa bahagia.


''makasih nis.''ucap tea dan memeluk nisa dan di susul ke 2 sahabatnya.


SKIP


Bel istirahat telah berbunyi saat tea ingin ke kantin tiba2 ada notif pesan masuk di hp nya tea pun langsung mengambil hp dari saku seragamnya lalu membukanya setelah membuka pesan raut wajah tealangsung berubah merah padam menahan amarahnya.


''Sory gays gue ada urusan mendadak kalian aja yang ke kantin.''ucap tea tanpa menunggu jawaban dari nisa putri dan indri.


Nisa yang merasa penasran kenapa tea begitu tergeaa-gesa pun membututi tea tanpa sepengetahuan tea.


''Kantin itu di sana nis kalo kearah sini menuju roftop.''ucap indri kesal karna nisa langsung putar arah padahal perutnya sudah berdemo meminta di isi.


''rooftoop''ucap nisa semakin penasaran kenapa tea menuju rooftoop.


''iya.'' jawab indri dan putri bersamaan karna merasa agak kesal kepada nisa gara2 nisa kepo dengan masalah tea.


Nisa yang memdengar itu pun langsung mempercepat langkahnya.


skip

__ADS_1


Rooftoop sekolah.


''ngapain lo nyuruh gue kesini.?''ucap tea kepada orang yang menrim pesan ke pada tea.


''heh kalo buak dady yang nyuruh gua juga ogah nemuin lo di sini.''ucap orang itu.


to the poin aja nat gak usah banyak omong.''ucap tea tidak sabaran.


''utut tut adek kembaran gue ternyata gak sabaran.''ucap orang tersebut yang ternyata adalah renata.


''Bacot, kalo gak ngomong gue pergi.''ucap tea dan ingin beranjak pergi dari rooftoop namun suara renata membuat tea berhenti.


''Apa lo udah lakuin apa yang di suruh dady.?''ucap renata kepada tea.


Mendemgar mendengar pertanyaan renata tea memutar bola matanya jengah.


''Gue udagvbilang gue gak akan ngelakuin hal keji kaya lo dan dady kalo kalian mau lakuin ya lakuin aja tapi kalian juga harus ingat gue tea abraham yang akan berdiri paling depan untuk mencegah kalian walaupub akhirnya nanti gue yang harus mati di tangan kalian.''ucap tea santai dengan terswnyum ke renata.


''Kenapa lo keras kepala banget sih tea.?''ucap renata ke pada tea


'' Kenapa lo ke sekolah bukankah seharusnya perjalanan bisnis sama dady.?''tanya tea balik.


''Kebiasaan.''desis renata namun masih di dengar tea.


Tea yang masih mendengar itu tersenyum tipis meski pun tea dan renata sering berselisih paham tapi sebenarnya renata sangat menyayangi adek kembarnya itu.


''Kenapa.?'' tanya tea kembali karna tak kunjung dapat jawaban dari renata.


''Kan gue udah bilang gue di suruh dady.''ucap renata.


''kak.'' panggil tea tiba2.


Renata yang mendengar tea memanggil akak pun kaget karna seingatnya tea memanggil dia kak terakhir kali waktu kelas 2 smp sebwlum semuanya cerita yang mengerikan ini di mulai.


''Tra sayang kalian tea selalu menghalangi rencana keji kalian hanya karna tea gak mau kalian menyesal di kemudian hari saat karma menghampiri kalian.''ucap tea dengan meneteskan air mata.


''maafin kak nata, kak nata gk bisa jagain kamu kak nata juga gak mau kalo dady sampai nyakitin kamu.''ucap renata lembut dan menarik tea ke dalam pelukannya.

__ADS_1


''Kak nata juga sayang tea dady mami dan kak wahyu.''ucap renata lagi.


''Tea kangn mami sam kak wahyu kak nat.''ucap tea yang tangisannya semakin deras.


renata yang mendengagr itu semakin mengeratkan pelukannya terhadap tea berharap tea akan sedikit tenang.


Sedangkan nisa putri dan indri yang mendengar permasalahan keluarga tea yang teramat rumit, mereka bertiga merasa beruntung karna masih memdapatkan kasih sayang dari orang tua dan keluarganya.


''kasihan banget sih tea di lahirkan di keluarga yang kejam dan di tuntut untuk ikut balas dendam tanpa tau permasalahan nya.'' ucap indri dengan menitikan air mata dan di angguki oleh nisa dan putri berderay air mata.


''Ya udah kak nata pergi dulu jaga diri mu baik2 mungkin setelah ini kita akan berdiri di kubu yang berbeda.'' ucap renata kepada tea lalu pergi meninggalkan tea di rooftoop.


Setwlah kepergian renata tea pu langsung menumpahkan aor matanya meras tuhan tidak adil padanya kenapa harus tea yang mengalami ini dan dan mengabaikan bel masuk yang sudah berbunyi.


''Ya tuhan kenapa harus tea, tea gak kuat tuhan tea harus bermusuhan dengan kak nata sama dady kenapa harus ada dendam ini tuhan sampai mami gak tahan dan ninggalin kita pergi sama kak wahyu.''teriak tea di rooftoop dengan deraian air mata.


''Tuhan tea rindu kebersamaan kami tea rindu mami sama kak wahyu.''ucap tea masih dengan berteriak.


tanpa tea sadari ada orang yang mendengar semuanya dan melihat tea yang sedang terpuruk namun dia pura tidak tau.


''Lo ngapain di sini?.'' tanya orang itu.


''kak arkan udah lama di sini.?''tanya tea kaget sambil mengusap air matanya tanpa menjawab pertanyaan orang itu yang ternyata adalah arkan.


''Baru nyampe, lo ngapain di sini.?''jawab dan tanya arkan kembali karna tidak memdapat jawaban dari tea.


''Bukan urusan lo.''ucap tea lalu pergi dari rooftoop.


''Ternyata lo cewek yang hebat dan juga kuat.'' ucap arkan yang melihat punggung tea yang sudag tidak terlihat.


SKIP.


Bel pulang sekolah berbunyi semua siswa dan siswi berhamburan keluar dari kelasnya masing2 berbeda dengan nisa putri dan indri mereka masih menunggu kedatangan tea sekitar 10 menit merwka menunggu tea akhirnya datang , tea yang melihat teman2nya merasa kaget.


''Kalian kenapa belum pulang?.''tanya tea kepada 3 sahabatnya.


''Nunggu lo lah tea...''

__ADS_1


__ADS_2