AKHIR DARI PERJALANAN HIDUP NISA

AKHIR DARI PERJALANAN HIDUP NISA
keharmonisan keluarga wicaksono


__ADS_3

''Tidur yang nyenyak ya abang ke kamar dulu.''pamit arkan kepada nisa yang kepalanya masih terbungkus jilbab.


skip.


Saat nisa bangun dari tidurnya ternyata jam sudah menunjukkan pukul 17:00 akhirnya nisa pun bergegas bangun dan pergi ke kamar mandi untuk mandi dan wudu setelah mandi nisa pun melaksanakan sholat asar yang waktunya sudah hampir habis.


Setelah sholat nisa turun dan melihat keluarga kecilnya berkumpul di ruang tengah menonton tv.


''Sore yah bun bang.''sapa nisa kepada ayah bunda dan arkan.


''Eh adek udah bangun, udah mandi sama sholat asar belum?.'' tanya bunda naura saat melihat nisa sudah berada di ruang tengah.


''Udah bun''ucap nisa dan duduk di samping bunda naura.


''Bunda tadi masak apa buat makan malam.?'' tanya nisa kepada bunda naura.


''Ayam penyet telur penyet dan tahu penyet.'' jawab bunda naura tanpa mengalihkan pandangannya dari tv.


Sedangkan nisa matanya langaung berbinar karna semua menu yang di olah bundanya adalah makanan faforitnya.


''Nisa jadi gak sabar cepet2 pengen makan.''ucap nisa dengan cengengesan.


Arkan yang mendemgar perkataan nisa langsung menjitak kepala nisa.


kebiasaan makan mulu tapi gak gemuk-gemuk.''cibir arkan.


''Iri bilang bos.''ucap nisa dengan tertawa lepas.


Arkan yang mendengar perkataan nisa mendemgus kesal.


tak lama setelah perdebatan kecil arkan dan nisa terdengar auara azan.


''Udah azan ayo sholat mahrib dulu.'' ucap ayah andra kepada istri dan kedua ank nya.


''Baik yah.'' jawab arkan dan nisa bersamaan


sedangkan bunda naura hanya mengangguk kan kepalanya dan pergi menuju kamar mandi untuk mengambil air wudu.

__ADS_1


skip.


setelah semua orang mengambil wudu mereka sholat mahrib berjamaah, setelah selesai sholat nisa dan arkan menyalami tangan ayah andra dan bunda naura setelah bersalaman mereka melanjutkan aktifitas setelah sholat mabrib ya itu mengaji bersama, setelah mengaji sekitar 45 menit terdengar suara azan mereka pun menyudahi acara mengaji nya dan di lanjutkan sholat isyak setwlah sholat isyak mereka berjalan beriringan menuju ruang makan.


Setelah sampai di ruang makan mereka duduk di tempat masih2.


Sedangkan para pembantu terutama bi ijah sibuj menyiapkan makanan di atas meja.


setelah siap bunda naura mengambilkan nasi untuk ayah andra.


''Ayah pake lauk apa.''tanya bunda naura.


''Telur penywt sama lalapan selada bener kan yah.'' ucap nida mendahului ayah andra karna sudah hapal jika menunya ayam telut dan tahu ayah andra pasti memilih telur.


''Nah itu putri ayah pinter.'' ucap ayah arkan dengan tersenyum ke arah nisa.


Sedangkan bunda naura langsung mengambilkan apa yang suaminya minta , setelah itu mengambil untuk dirinya sendiri dan di lanjutkan arkan dan terakhir nisa sebwlum memulau makan taj lupa mereka berdoa berama terlebih dahulu yang di pinpin oleh ayah andra.


setelah makan mereka berkumpul di ruang keluarga.


''Habis makan dusuk dulu sayang jangan langsung tiduran.'' ucap bunda naura lembut.


''hhe bunda nisa bun.'.ucap nisa dan kembali duduk masih dwngan cengengesan nya.


''Kebiasaan.''ucap arkan dengan menggelengkan kepala.


''Biarin.'' ucap nisa sambil memeletkan lidahnya kepada arkan.


'''Bang.'' panggik ayah andra kepada arkan.


''Gimana usaha pabrik tekstil kamu.?''tanya ayah andra.


''Alhamdulillah lancar yah sejak tahun lalu sudah mulai ekspor keluar negri .'' jawab arkan dengan bangga.


''Alhamdulillah, semoga nanti akan lebih banyak negara-negara yang melirik bahan2 tekstil mu.'' ucap ayh arkan.


''AMIN.''ucap mereka bersamaan.

__ADS_1


''Terus siapa yang nerusim bisnis ayah?.'' ucap ayan andra dengan muka pura-pura sedih.


''Abang bisa kok yah atau gak adek aja.''ucap arkan


''Addek aja gak tau sampe kapan adek hidup.'' gumam nisa.


''Heh lo ngomong apakalo ngomong yang keras biar kita bisa denger dek.'' ucap arkan agak kesal karna adeknya itu kebiasaan kalo berbicara hanya bergumam.


''Ya udah biar adek aja mulai besoj adek pulang sekolah ke kantor ayah belajar bisnis ayah.''ucap nisa yah dan arkan mendengar itu sangat bahagia.


Berbeda halnya dengan sang bunda terlihat khawatir.


''Adek beneran mau mulai belajar bisnis ayah besok kalo kecapean gimana.?'' ucap bunda naura dengan khawatir.


''Tenang bun adek kuat.''ucap nisa menyakinkan sang bunda.


Sebenarnya ayan andra dan arkan juga keberatab tapi ini juga demi kebaikan nisa agar melupakan sejenak tentang penyakitnya.


SKIP


Pagi hari nisa bangun di jam yang sama seperti hari-hari sebelum nya, setelah bangun nisa langsung pergi ke kamar mandi untuk mandi dan mengambil air wudhu setelah sekitar 15 menit nisa keluar dati kamar mandi dan melakukan sholat subuh dan mengaji sebentar setelah sholat.


setelah selesai mengaji nisa berganti seragam dan turun menuju ruang makan yang hanya baru si huni oleh sang bunda.


''Pagi bunda sayang.'' sapa nisa kepada bunda naura.


''Pagi juga sayang.'' sapa balik bunda naura.


''Ayah sama bang arkan belum turun bun?.''tanya nisa kepada bunda naura.


''Belom dek kenapa.?'' tanya bunda naura


''Gak papa bun tumben aja belum turun biasanya duluan ayah sama bang arkan dari pada adek.'' jelas nisa kepada sang bunda.


''pagi..''


jangan lupa like dan komen nya ya kak.😍😍

__ADS_1


__ADS_2