AKHIR DARI PERJALANAN HIDUP NISA

AKHIR DARI PERJALANAN HIDUP NISA
BERTEMU KEMBALI


__ADS_3

Setelah kepergian arkan nisa dan teman" melanjutkan makanan yg sudah mereka pesan tadi. indri yang sudah sangat penasaran pun tidak bisa menahan untuk bertanya kepada nisa apa hubungan nisa dangan kak arkan yg sangat populer di kalangan para gadis.


"Nis, lo sama kak arkan pacaran?"


"Nggk tu, kata siapa guwe sama bang arkan pacaran."


"Tunggu2 gue gak slah denger lo manggil kak arkan bang."nisa yg mendengarnya pun langsung menutup mulutnya dan merutuki dirinya sendiri karna kecorobohannya sedangkan putri dan indri hanya menampilkan ekspresi terkejut dan menunggu jawaban dari nisa.


sepertinya waktu berpihak pda nisa sebelum menjawab pertanyaan dari tea bel masuk pun terdengar.


"bel udah bunyi buruan keburu guru dteng nanti mlah di hukum gk boleh masuk kelas."seru nisa sambil berdiri dan berjalan terlebih dahulu dari teman2nya.


" Woy nis, tungguin kita." teriak mereka serempak dan lari menusul nisa.


sampai di kelas 11 TB-1 nisa lngsung duduk di tempat nya, dan tak lama kemudian teman2 nisa juga sampai di kelas dan langsung menghampiri meja nisa karna guru blm masuk ke kelas.


"Nis lo apa2sih main kabur aja lo belom jawab perranyaan guwe tadi."ucap tea sambil ngosngosan sedangkan indri dan putri hanya menganggukan kepala tanda mengiyakan perkataan tea.


"kapan2 gue jelasin sekarang pelajaran matematika gue mau fokus belajar supaya pas UAS nilai gue memuaskan dan gk ngecewain ortu dan abang gue, lagian UAS cuma tinggal beberapa bulan lagi."


"APA ABANG, gue gk slah denger ka lo punya abang, apa jangan2 kak arkan itu abang lo secara kan tadi lo jga manggil dia abang."teriak indri saat mendengar kata abang untuk kedua kalinya dari mulut nisa.sedangkan tea dan putri menutup telinganya karna teriakan indri yg membuat seisi kelas menjadi hebih karna pertanyaan indri ke nisa.


"Gak usah pake teriak2 kenapa ini kelas bukan hutan ndri,." sinis tea kepada indri.


"hhe, sory guwe tdi reflek." jawab indri sambil cengengesan.


nisa yg mendengar teriakan indri masih diam membeku tanpa menjawab dan merutuki dirinya sendiri kenapa dirinya seceroboh ini.


"ceroboh banget sih gue udah 2 x gue sebut abang, meski gk lngsung pasti mereka curiga."batin nisa sambil memukul keningnya dngan pelan.


"nis lo gak papa kan knpa lo mukulin jidat lo sendiri kek gitu?" tanya putri kenisa yg melihat kelakuan aneh temannya itu.

__ADS_1


"eh, nggk ppa kok tenang aja."jawab nisa sambil nyengir ke teman2 nya. saat tea ingin membuka mulut nya tiba2 guru masuk ke kelas mereka hingga tea terpaksa tidak melanjutkan perkataan nya dan kembali ke tempat duduk nya.


"Selamat siang anak2 kita mulai pelajarannya." setelah beberapa jam akhirnya pelajara matemati telah selesai, dan di lanjutkan praktik menjahit, murit2 TB-1 semua pergi ke ruangan jahit setelah mereka berkutat dengan praktik jahit bel pulang sekolah pun berdering, nisa dan teman2 nya pun membereskan brang2 yg dia bawa ke ruangan jahit dan kembali ke kelas untuk mengambil tas mereka masing2.


"nis lo pulng naik apa." tanya putri


"gue sepeda."jawab nisa sambil tersenyum kepada putri.


"rumah lo jauh gk nis dari sini lo gk capek naik sepeda?"tea bertanya pada nisa


"nggk kok kalo pake sepedah cukup 20 menitan aja, ya udah q duluan ke parkiran ya Asalamu'alaikum." pamit nisa ke teman2 nya.


"biar q anter aja nis, gue bawa mobil."teriak putri ke nisa. nisa yg mendengar tiriakan putri mpun menoleh dan ter senyum.


"gak pelu guwe udah biasa."balas nisa sambil berteriak seperti yg di lakukan putri, setelah menjawab teriakan putri nisa kembali melanjutkan berjalan menuju parkiran sepeda dan melewati lorong kelas lain sambil memainkan ponselnya tanpa nisa sadari dari arah belawanan ada orang, dan tanpa sengaja pun nisa menabrak orang tersebut.


"maaf, lo gk papa kan.?" tanya nisa sambil mengambil hp yg tidak sengaja jatuh karna tabrakan tadi. nisa pun mengulurkan tangan nya untuk membantu orang yg di tabraknya tadi


"gk papa."jawab orang itu dan bangun dan mengabaikan uluran tangan nisa.


"Reyhan."gumam nisa yg masih terdengar jelas di telinga laki2 itu.


"lo tau nama gue dari mana.?"sambil menatap nisa datar. nisa yg mendengar pertanyaan laki2 yg ia panggil reyhan itu pun terkejut karna dia tdak mengenali nisa.


"candaan lo gk lucu rey." jawab nisa. dan reyhan yg mendengarnya pun hanya mengangkat alisnya sebelah.


"Gue gk pernah becanda." nisa yg mendengar jawaban reyhan pun merasa bingung. dan tiba2 datang seorang gadis yg mendekati reyhan dan bergelayut manja di tangan reyhan.nisa yg melihat itu pun kembali terkejut karna wanita itu adalah sahabat smp nya yg tiba2 jg menghilng.


"Renata."seru nisa. gadis itu merasa namanya di panggil pun menoleh ke arah nisa, gadis itu begitu terkejut karna yg memnggilnya adalah nisa.


"Nisa lo jga sekolah di sini sejak kapan?" tanya renata

__ADS_1


"tadi pagi, ini maksutnya apa ta?"jawab dan tanya nisa sambil menujuk tangan mereka yg bergandengan.


"dia pacar gue." bukan renata yg menjawab tapi reyhan. nisa yg mendengar jawaban reyhan hatinya hancur berkepin2 namun sebisa mungkin dia menhan air matanya.


"sejak kapan.?" tanya nisa ke pada mereka bedua


"kelas 1 SMP."lagi" reyhan yg menjawab renata hanya diam seribu bahasa.


"lo jahat rey, kalo emng lo suka sama nata gk perlu kek gini cara lo ngehancurin hati gue gk perlu buat janji2 manis di hadapan gue sblm lo pindah sekolah waktu smp, asal lo tau rey gue selalu nungguin lo di tempat terakhir kita bertemu karna lo udah janji ke gue setiap liburan lo akan nemuin gue di sana tpi apa, gue nunggu dari pagi sampe larut malam lo gk dateng gue nunggu lo selama hampir 3 thn dan sekarang saat gue ketemu lo, lo lupa siapa gue, dan elo nata lo tega banget sama gue kenapa lo lakuin ini ke gue ha.?"teriak nisa sambil melepas sebuah kalung dari lehehernya


"ini gue kembaliin ke elo, makasih pernah datang di kehidupan gue." reyhan yg mendengar ocehan nisa pun merasa bngung dan di dlm hatinya terbesit rasa bersalah meaki dia tidak tau knapa bisa begitu.


nisa pun perni meninggalkan mereka menuju parkiran sepedanya sambil menangis, orang2 hanya menatap nisa heran dan menebak2 knpa nisa bisa menagis.


Arkan yg tidak sengaja melihat adiknya berjalan cepat sambil menangis pun menghampiri adiknya yg paling dia sayangi itu.


"Adek kenapa.?"sambil memeluk nisa tidak peduli kalo ada yg melihatnya yg terpenting sekarang adalah adiknya.


"Bang arkan mereka jahat, mereka menghianati adek bang."adu nisa sambil menagis di pelukan arkan. arkan yg mendengarnya pun hanya menautkan alisnya.


"mereka siapa maksut kamu dek, ayo masuk mobil abng dulu terus cerita ke abang."


nisa hanya menganggukkan kepala dan mengikuti abang nya arkan dan tdk mempedulikan soal indentitasnya akan terbongkar.


"ada apa coba cerita sama abang." suara lembut arkan yg bisa menenangkan nisa


"adek bertemu reyhan sama renata bang, mereka pacaran, reyhan lupa siapa adek tadi adek marah2sama mereka dan balikin kalung pemberian reyhan, adek kecewa adek sakit hati bang penantian adek hampir 3 thn ini sia2 aja bang."nisa trs menangis sambil menceritakan kejadian yg tidak pernah nisa bayangkan tdi ke pada abangnya.


"adek abang kuat." arkan berusaha menyemangati adiknya.


"kita pulang bareng aja ya gk mungkin dalam keadaan kamu yg kayak gni naik sepeda sendiri."

__ADS_1


"iya bang."


selamat membaca, maaf kalo masih bnyak kesalahan dalam penulisan tolong kritik dan sarannya😊


__ADS_2