AKHIR DARI PERJALANAN HIDUP NISA

AKHIR DARI PERJALANAN HIDUP NISA
kesesihan tea


__ADS_3

''Makasih.'' ucap tea singkat dan membuka gerbang lalu berjalan masuk kedalam rumah.


Arkan yang mendengar ucapan terimakasih dari tea tersenyum dan terus memandang punggu tea yang mulai menjauh dan akhirnya tidak terlihat lagi karna sudah masuk ke dalam rumahnya, arkan pun melajukan mobilnya pergi dari depan gerbang rumah tea saat tea benar2 sudah tidak terlihat lagi.


skiip.


kediaman abraham.


''Tea pulang.''ucap tea setelah membuka pintu.


''Dasar anak durhaka.''ucap dady tea saat melihat kepulangan tea.


Tea yang melihat dan mendengar suara dadynya kaget karna yang tea tau dady nya perjalanan bisnis ke luar kota.


''Daday di rumah.''ucap tea lirih.


Dady tea yang melihat tea tidak bergeming pun menghampiri tea dan ingin menampar tea namun sebelum tangan itu mendarat di pipi tea renata sudah menghentikan nya.


''Dady stop jika dady mukul tea perjanjian kita batal dan tea bakal nata ajak pergi dari rumah ini.''acam renata namun berhasil melabuhi sang dady dan bisa menyelamatkan adik nya.


''Dady udah janji sam nata gak akan maksa tea untuk ngelakuin apa yang dady mau asalkan nata menuruti semua perintah dady, dady juga janji gak akan nyakitin tea seperti dady nyakitin mami.''teriak renata kepada dady nya karna renata mulai lelah berpura dan di jadikan bonekan balas dendam oleh dady nya.


Tea yang mendengar ucapan renata terkejut karna renata melakukan semua hal keji hanya untuk melindunginya dari sang dady.


''kenapa? KENAPA DAD.?''ucap tea dengan teriak di iringi air mata yang sudah mengalir.


''kenapa harus ada dendam itu di keluaga ini dad? kenapa dady bawa2 kami yang gak tau tentang dendam dady? kenapa dady tega menjadikan kami pion untuk balas dendam yang sama sekali tidak kami ketahui, sebenarnya tea kak nata sama kak wahyu itu ank dady apa bukan sih sampai dady tega buat kami jadi pion balas dendam dady? patas aja mami pergi ninggalin kita karna dady bener2 egois tea nyesel dulu tea gak ikit mami harusnya dulu tea ikut mami aja agar hidup tea tidak seberantakan ini.''ucap ta lalu berjalan menaiki tangga untuk menuju ke kamarnya di lantai 2.


Dady roy abraham hanya diam membisu saat mendengar pitrinya berkata seperti itu meski sebenarnya hatinya sedikit tersentil dengan perkataan tea namun rasa benci dan dendamnya lebih besar hingga dady roy memilih untuk masa bodo dengan perkataan te.

__ADS_1


''Apa kamu juga merasa seperti yang tea katakan.?'' tanya dady roy kepada renata.


''Ya, tapi nata bakal ngelakuin apa yang dady suruh tapi dady jangan sampai maksa tea dan ngusik kehidupan mami dan kak wahyu meskipun nanti akhirnya tea akan ikut mami saat tea bertemu mami.'' ucap renata kepada dady nya lalu pergu m.enuju lantai 2 untuk ke kamarnya.


lago-lagi dady roy hanya melihat anaknya pergi menjauh dari pandangannya.


''Apa dady terlalu egois.''gumam dady roy.


''Tidak-tidak dady tidak egois dady hanya membalas kematian oma dan opa kalian.''gumam dady roy yang hatinya sudah di tutupi oleh rasa benci dan dendam nya.


SKIP.


sesampainya di kamar tea menangis sejadi jadi nya meluapkan rasa kesal amarah sedih bercampur jadi satu.


Saat tea mengingat kakak nya nata mau berbuat hal keji hanya ingin melindunginya pun tangisannya semakin pecah karna merasa bersalah kepada kakak nya renata, selama ini tea berfikir kakaknya melakukan semua itu karna reyhan namun ternyata karna perintah dady nya.


''Maafin tea gara2 lindungin tea kak nata harus ngelakuin semua yang di suruh dady.''gumam tea lagi masih dengan tangisannya.


SKIP


Kediaman wicaksono


Setelah nisa sampai rumah dan bersalaman dengan bunda naura dan berbincang sebentar, nisa pamit pergi ke kamar karna tiba2 kepalanya pusing sebelum sampi di kamar tiba2 hidung nisa mengeluarkan cairan merah.


''Darah lagi.''gumam nisa karena sehari ini nisa sudah mimisan 3x.


''Kenapa jga ni kepala pusing banget padahal baru minum obat.''gumam nisa kembali sambil terus berjalan menuju kamar.


''Udah lah biarin buat istirahat aja pasti jga sembuh.'' gumam nisa kembali kedirinya sendiri dan segera merebahkan tubuhnya di kasur selang beberapa menit nisa sudah tertidur lelap.

__ADS_1


skip


Arkan baru sampai rumah setelah mengantar tea arkan mampir ke mini market untuk membelikan makanan faforit sang adik tercinta mie samyang yang pedasnya nuzubilah bagi orang yang tidaj suka makanan pedas namun beda halnya dengan nisa menurutnya makanan pedas adalah hidup nya tanpa makanan pedas nisa tidak bisa makan.


''Asalamu'alaikum.'' salam arkan.


''Wa'alaikum salam.''jawab bunda naura yang berada di ruang tengah.


Arkan pun menghampiri sang bunda yang duduk di ruang tengah dan mencium tangan bunda naura.


''Adek mana bun.?''tanya arkan kepada sang bunda


''Di kamar mungkin lagi tidur.''ucap bunda naura.


''ya udah abang ke atas dulu ya bun.''pamit arkan kepada sang bunda.


Bunda naura hanya menganggukkan kepalanya dan meneruskan menonton acara tv kesukaan bunda naura.


Cklek suara pintu di buka namun tidak ada sahutan dari sang pemilik kamar , arkab yang heran pun langsung masuj karna tidak biasanya adeknya itu diam saat ada yang masuk ke kamarnya tanpa mengetuk pintu, saat arkan masuk kedalam kamar nisa melihat nisa yang tertidur pulas pun merasa lega.


''kamu yang kuat ya dek abang yakin kamu pasti bisa sembuh dari penyakit itu lagi .'' gumam arkan sambil mengwlus kepala nisa.


''Tidur yang nyenyak ya abang ke kamar dulu.''pamit arkan kepada nisa yang kepalanya masih terbungkus jilbab.


skip.


jangan lupa like dan komen nya ya kak biar autor makin semangat up nya maap kalo jang up lg jaga anak yang lg aktif2 nya.


maaf bnyak tipo selamat menbaca semoga suka dengan karangan saya😍😍😘😘

__ADS_1


__ADS_2