AKHIR DARI PERJALANAN HIDUP NISA

AKHIR DARI PERJALANAN HIDUP NISA
BALAPAN MOTOR


__ADS_3

selama di perjalanan nisa hanya diam dan menatap ke luar jendela. arkan melihat adiknya yg seperri itu merasa ikut sedih dan khawatir dengan keadaan adiknya itu.


"nisa mau mampir ke cafe makan dulu mau.?"


"nggk bang langsung pulang aja makan di rumah, kasian bunda pasti udah masak."jawab nisa tanpa mengalihkan pandangannya daei luar jendela


"huff."terdengar helaan nafas dari arkan karena melihat adiknya yang jauh dari kata baik2 saja.


setelah 15 menit mereka sudah sampai rumah nisa langsumg turun dari mobil dan membuka pintu tanpa mengetuknya.


"ASALAMU'ALAIUKUM NISA PULANG." teriak nisa.


bunda naura ygendengar teriakan nisa pun langsung meninggalkan kegiatannya di dapur dan menghampiri nisa


"Wa'alaikumsalam, nisa gk ppa kan nisa baik2 saja kan?"tanya bunda naura ke nisa karna bunda nisa udah hafal betul jika nisa pulng dari sekolah atau bepergian dengan teriak dia ada masalah.


"nisa baik2 saja bun, nisa ke kamar dulu."nisa beljalan menuju ke kamar nya sebelumnya nisa menyalami tangan bundanya terlebih dulu.


bunda naura menatap arkan yg berdiri di belakang nisa tadi.


"Adek kenapa bang?"tanya bunda naura ke pada arkan


"huuf, ketemu sama reyhan dan renata bun, dan yg paling buat nisa sedih reyhan gk ingat sama nis dan dia ternyata pacaran sama renata jg sejak klas 1 smp."jelas arkan kepada bundanya.


Bunda naura mendengar itu hanya mangut2 dan merasa heran ke pada anak perempuannya itu kok bisa dia suka sama orng sampe selama itu, bahkan sekarang pun dia masih sngatenyukai laki2 yg slalu dia tunggu itu.


"Adek u itu memang spesial ya bang bisa nunggu seseorang yg gk pasti selama itu dan pas ketemu, hati nya mlah langsung di hancurkan menjadi berkeping2, dan entah kpan bisa berbentuk lagi." ucap bunda naura sambil meneteskan air mata karna penderitaan putrinya.


"bunda lanjut masak, kamu ganti baju kalo udah panggil nisa trs turun bareng buat makan siang."perintah bunda naura kepada arkan.


"baik bun, arkan naik dulu."


Arkan pun berjalan menuju kamarnya, dan terus kefikiran dengan kata2 bundanya dia merasa ggal menjadi seorang abang karena tdak bisa melindungi dan menjaga adiknya.


"maafin abang dek, abang belom bisa jadi abang yg baik buat adek."gumam arkan dan masuk kedalam kamarnya


setelah ganti baju arkan keluar dari kamar dan menuju kamar nisa.


"tok tok tom." suara ketukan pintu


"masuk gak di kunci."teriak nisa dari dalam kamarnya.


"ceklek." suara pintu di buka, nisa yg di dlm kamar nya pun menoleh melihat siapa yg masuk kedalam kamar, setelah melihat jika abang nya yg masuk nisa pun bertanya kepada abangnya


"Ada apa bang?" tanya nisa ke arkan


"di suruh turun sama bunda." ujar arkan.


"ngapain bang nisa amsih mager."

__ADS_1


"makan siang, lo gk mau turun makan siang ya udah abang abisin sendiri ayam kecapnya."


nisa yg mendengar ayam kecap pun langsung bangun dari tidurnya dan berlari mendahului arkan. arkan yg melihatnya pun hanya geleng2 melihat tingkah adik kesayangannya itu.


saat sudah sampe di meja makan nisa pun langsung duduk tanpa menyapa ayah dan bundanya, ayah yg sudah paham dengan sifat nisa pun mengalah dan menyapa nisa terlebih dulu.


"siang ank ayah yg cantik, kenapa ini kok diam2 aja gk seceria biasanya.?"goda ayah kepada nisa.


nisa yg mendengar perkataan ayah nya hanya tersenyum dan melanjutkan makannya. sedangkan ayah nya hanya bisa menatap sendu sang putri kesayangan itu.setelh 15 menit mereka selesai makan.


"nisa ke kamar dulu ya yah, bun,bang mau bbk siang, ayah hati2 balik kantornya."pamit nisa kepada orang tua dan abang nya.


"Nisa kenapa bun, bang kelihatannya dia gk baik2 aja."


"biasa lah yah nama nya ank remaja perempuan lg mungkin lg dapet tamu."jawab asal arkan karna jika arkan jujur ke ayah nya, ayahnya pasti akan lebih emosi dari arkan dan bunda naura. arkan jg takut kalo ayh nya akan melakukan hal2 bodoh saat marah.


"oh ya udah ayh balik kantor dulu, Asalamu'alaikum."pamit ayah andra kepada ank laki2nya dan istrinya.


"Wa'alaikum salamam."seru arkan dan bunda nimas ber samaan.


"arkan pamit ke kamar ya bun."


"iya synkk."


bunda naura pun melanjutkan membereakan meja makan dan membantu membersihkan rumah karna bunda naura memutuskan tidak kembali ke butik setelah meliat nisa tdi.


jam sudahenunjukan puk 16:50 nisa bergegas bangum dan membersihkan diri, setelah itu dia melaksanakan sholat asar, setelah sholat nisa turun ke bawah dan melihat bundanya yg sedang menonton tv.


" eh nisa udah bangun ternyata, udah mandi sama sholat asarkan?." tanya bunsa naura kepada nisa


"sudah beres bun."jawab nisa sambil nyengir.


"bunda udah masak buat makan malam apa belum."tanya nisa ke pada bunda naura


"belum saynk, nisa mau makan pake apa,?" suara lembut sang bunda membuat hati nisa menjadi hangay, nisa pun hanya tersenyum


"nisa bantuin bun, kita masak capcai sama ayam kecap aja."jawab nisa dan menyebut makanan yg dia ingin masak sama bunda naura.


setelah berbincang mereka pun beranjang dari ruang keluarga dan menuju dapur. mereka bersua trs berkutat dengan pekerjaan merwka di dapur tak terasa jam sudahenunjukkan pukul 18:30 nisa pun pamit ke bundanya untuk sholat mahrib dan menunggu waktu isyak.sedangkan bunda naura menyusun makanan di meja makan di bantu oleh pembantu rumah tangga nya.


" bik saya tinggal aholat mahrip dulu ya kalo bapak pulng bukain pintunya kalo saya belum kemvali kesini."


"baik nyonya."jawab bi ijah


tak lama setelah kepergian bunda nimas dari ruang makan terdengar suara bel berbunyi bi ijah pun berjalan menuju pintu utama dan membukakan pintu untuk tuannya yg baru pulang dari kantor.


"nyonya kemana bi."tanya ayh andra kepada bi ijah


"nyonya di kamar tuan, tadi katanyaau sholat mahrib."jawab bi ijah lalu pergi dari hadapan tuannya.

__ADS_1


ayh andra pun melanjutkan jalan nya menuju ke kamarnya, setelah masuk ternyata bunda naura baru selesai sholat dan melipat mukena nya.


"ayah baru pulang, cepet mandi setelahandi sholat mahrib keburu habis waktu sholat mahribnya" sapa bunda naura dan mengambil alih tas kerja sang suamu dan menaruhnya di atas meja.


ayah andra pun tersenyum mendapat perlakyan manis ini setiap pulang dari kerja, ayah andra merasa beruntung mendapatkan bunda naura karna sesibuk apapun bunda naura tetap mengutamakan keluarganya.


"ita bunda sayankk."sambil menfecup kening bunda naura, bunda naura yg sudah terbiasa mendapat perlakuan seperti itu dari suaminya hanya tersenyum dan pamit turuh terlebih dahulu.


di meja maka sudah tersusun rapi menu makan mlm hari ini nisa dan arkan turun dan langsung duduk mereka menunggu ayah nya terlebih dahulu untuk memulai makan, setelah ayah andra turun mereka pun mulai makan. setelah makan mereka kumpul di ruang keluarga.


"yah, bun, bang."panggil nisa kepada ayh bunda dan abang nya merasa di panggil mereka menoleh ke arah nisa bersamaan.nisa yg tau maksut dari tatapan mereka pun melanjutkan perkataannya.


"nisa mau minta izin balapan motor."


ayah bunda dan arkan seperti tersambar petir di siang bolong karna nisa sudah lama tidak melakukan balapan motor tpi saat ini dia meminta izin buat balap motor, ayah andra dan bunda nimas saling melirik hingga akhirnya mereka menganggukkan kepala berbeda dengan arkan yg melarang nisa untuk pergi


"gk nis lo gk boleh balap motor lg."


"plis bang, adek mohon izinin adek ya bang,"mohon nisa sambil memasang muka unyu" nya arkan yg melihat itu pun akhirnya mengiyakan permintaan adiknya


"Boleh, tappi abang harus ikut."nisa yg mendengarnya pun merasa senang


"o.k abang sayank ayo kita berangkat."


sebelum mereka berangkat nisa dan arkan berganti pakaian terlabih dahulu, nisa memakai celana jin longgar kaos oblong panjang dan jaket hitap serta jilbab hitam yg menempel menutupi kepalnya, dan membawa helem fuulset nya di tangan kiri. sedangkan arkan memakai kaos putih dan celana jin pendek selutut.


"yah, bun kami berangkat asalmu'alaikum." pamit arkan dan nisa.


"wa'alaikum salam." jawab bunda dan ayah bersamaan.


setelah berpamitan nisa dan arkan pun keluar dari rumah menuju garasi nisa mengeluarkan motor ninja merahnya sedangkan arkan mengeluarkan mobilnya.


"adek duluan ya bang, sampe bertemu di sana asalamu'alaikum." nisa pun langsung menarik gasnya menuju di mana tempat di laksanakannya balapan motor.


"wa'alaikumsalam."jawab arkan lalu menusul nisa


tak lama kemudian nisa pun sudah sampe dan selang beberapan menit arkan pun sampai jga di tempat itu dan berjalan mendekati nisa yg udah siap2 utuk balapan, semua orang yg di sana tdak ada yg tau kalo nisa perempuan karna nisa tidak pernah melepas helem nya.


" lo harus hati2 nis gk pelu menang yg penting bisa ngademin hati lo."nasehat arkan kepada adiknya.


"siap bang." jawab nisa sambil tersenyum yg tertutupi oleh helm yg di kenakannya.


terdengar aba2 dari cewek yg berdiri di tengah jalan


"3 2 1 mulai."teriak perempuan itu lalu mereka pun melaju dengan kecepatan yg sangat tinggi. hingga tiba2 saat ada di tengah2 pertandingan ada orang yg menyeberang nisa yg sudah tidak bisa mengerem pun membanting setir dan menabrak trotoar hingga helem yg iya kenakan terlepas.


"aawasss." teriak nisa sebelum akhirnya dia membanting setir dan terjatuh.


"NISA." teriak arkan orang2 yg menonton pun terkejut mendengar teriakan arkan yg memanggil nisa, karna mereka pikir nias adalah laki2 tapi ternyata dia adalah seorang perempuan.

__ADS_1


Arkan yg melihat adik nya tergeletak dan tidak bergerak dari ke jauhan pun berlari menghampiri nisa.


selamat membaca, janfan lupa like dan komen biar saya lbih semangat untuk update. maaf kalo masih banyak kesalahan dalam penulusan,😊😊


__ADS_2