AKHIR DARI PERJALANAN HIDUP NISA

AKHIR DARI PERJALANAN HIDUP NISA
pertemuan kak dan adik


__ADS_3

''Kan gue selalu ada di sisi lo jadi tau kapan lo datang bulannya malah tercetak jelas di ingatan gue.''ucap reyhan sambil tertawa.


''Ih nyebelint.''ucap nisa lalu memalingkan wajahnya dari reyhan.


''heheh, maaf jangan cemberut gitu.''bujuk reyhan kepada nisa.


''Heemm.''jawab nisa.


setelah itu tak ada percskapan antara mereka reyhan fokus menyetir sedeangkan nisa melihat keluar jendela, setelah sekitar 20 menit perjalanan merekapun sudah sampai di parkiran sekolah.


''Udah sampai.''ucap reyhan kepada nisa.


''Ya udah gue duluan.''jawab nisa namun tangannya di cekal oleh reyhan.


''Hati-hati jaga mata jaga hati kamu jugs harus tetap maspada karna bahaya dari mana saja o.k.''ucap reyhan mengingatkan nisa.


nisa hanya menganggukkan kepalanya dan ingin membuka pintu mobil namun di tahan oleh reyhan.


''Biar gue bukain''ucap reyhan lalu turun dari mobil dan membuukakan mobil untuk nisa,


saat nisa turun dari mobil reyhan para siswi yang melihat nisa turun dari mobil reyhan pun ber bisik-bisik.


''Bukankah reyhan pacarnya renata kok sekarang gabti nisa.''

__ADS_1


''Jangan-jangan dia yang buat renata sama rey putus.''


''Ih cocok banget sih mereka gue bakal jadi orang pertama yang dukun hubungan mereka.''


begitulah sekiranya bisikan-bisikan para siswi yang melihat nisa dan reyhan berangkat bersama.


skip


saat sampai di kelas nisa langsung menghampiri ketiga sahabatnya yang sedang berbincang dan tak menyadari kehadirannya.


''Asalamu'alaikum sahabat-sahabat terbaik gue.''sapa nisa di belakang mereka.


mereka pun menoleh serempak dan berteriak.


''Nisa.''ucap mereka berbarengan.


''Wa'alaikumsalam nis.''ucap mereka serempak.


''Gue bener-bener kangn banget sama lo nis padahal cuman 2 hari lo gak masuk.''ucap indri sambil memeluk nisa.


''Gue juga kangn kalian.''balas nisa.


''Gimana keadaan lo udah baik-baik aja kan.?''tanya putri kepada nisa.

__ADS_1


''Gue udah baik-baik aja lo lihat sekarang gue di sini kan.'' jawab nisa sambil duduk di samping tea.


''Bener juga kata lo ya nis.''ucap indri sambil nyengir.


sedangkan tea hanya diam dan menatap nisa dengan tatapan yang sulit di artikan, tak lama kemudian tea pamit ke mereka untuk pergi ke kamar mandi.


''Gue ke kamar mandi sebentar gais.''ucap tea lalu buru-buru pergi namun tidak ke kamar mandi melainka dia malah lari ke roftoop.


brak suara pintu di buka dengan kasar.


''aaaaaa.'' teriak tea saat sampai di roftoop sekolah.


''Kenapa harus gue, mami tea kangen mami di mana tea udah gak sanggup mami tea ingin pergi, apa kak wahyu sama mami nunggu tea atau kak nata mati dulu baru mau jemput kami.''teriak tea di roftoop sekolah sambil menangis.


''Tea gak sanggup mi bila harus nyakitin sahabat nisa sendiri, tapi kalo tea gak lakuin kak nata akan di bunuh dady karna udah berani bangkak sama dady, mi te butuh mami,.''ucap tea dengan menelungkupkan kepalanya.


''hiks hisk hisk, mi tea lelah mi tea ingin ketemu sama mami, tanpa tea sadari ada seseorang yang sudah duduk di sampingnya dan mendengar semua ocehannya.


''Lo gak sendiri.''ucap seseorang tersebut dan membuat tea mendongak.


beberapa saat tea terdiam memperjelas penglihatannya bahwa apa yang dia lihat sekarang bukan halusinasinya.


''Kak wahyu.''ucap tea dan langsung berhambur kepelukannya.

__ADS_1


''Kak wahyu tea kangen kak.''ucap tea sambil memeluk wahyu erat dan masih dengan tangisannya.


''Kenapa kak wahyu jahat kalo kak wahyu sekolah di sini kenapa gk pernah temuin tea atau kak nata apa kak wahyu sama mami tidak merindukan kami apa kak wahyu sama mami sudah tidak menginginkan kami lagi.?'' pertanyaan tea yang beruntun membuat wahyu agak kebingungan namun juga merasa sakit atas pertanyaan-pertanyaan yang tea lontar kan karna merasa gagal menjadi seorang kakak tertua.


__ADS_2