
"waalaikum salam, suga, kamu benar datang? ayo duduk" ajak Gea
"terimakasih"
"siela, bisa lanjut kerjaan kamu, oh ya jangan bilang siapa siapa ya" kata Gea
"iya Gea"
"terimakasih"
betapa kaget dan shock nya siela ia melihat dengan jelas bagaimana wujud suga dengan nyata
ketika suga dipersilahkan duduk oleh Gea..
suga menatap lekat arah Gea, betapa rindunya dengan wajah cantik nan bersih nya Gea
"kamu pakai saja masker dan topi mu, disini cukup bahaya jika ada yang tau tentang kamu" kata Gea
"yaa"
suga dan Gea pun berbicara dengan bahasa korea, Gea menceritakan tentang home book miliknya itu
dan Gea juga mengajak suga berkeliling di home book nya
ketika jam makan siang, Gea memutuskan mencari makan karna suga pasti belum makan
"kita cari makan dimana?" tanya suga
"makanan yang halal pasti"
"halal? boleh kah aku memakan makanan halal?"
"boleh, siapa saja" kata Gea
Gea dan Suga pergi makan
di rumah salad, tak jauh dari toko buku Gea
setelah memesan makanan
"menunya untukmu sama denganku saja ya" kata Gea
"yaa"
tak lama pesanan datang..
"ini apa Gea?" tanya suga
"rendang, kalau nama kerennya stick tapi ala indonesia"
"waah boleh" kata suga
dan mereka juga jalan ke Mall yang tak jauh dari sana untuk Suga membeli beberapa barang..
saat memanggil taksi dan mereka masuk lalu kearah mall yang tak jauh dari sana juga
supir hanya melirik le arah keduanya, melihat mereka pasangan aneh
karna Gea begitu berhijap dan juga menawan sedang kan lelaki disampingnya seperti cuek dengan gaya penampilan yang serba hitam, kacamata hitam dan topi abu tua
saat turun di mall
mereka jalan pun tidak bersentuhan
suga menghargai itu..
mereka lanjutkan jalan
sudah setahun mereka kenal, tapi sekalipun suga tidak pernah menatap kedua mata Gea..
suga selalu berharap untuk dapat melihatnya walaupun sedetik saja
ketika melihat toko perhiasan
"aku mau beli ini deh" kata suga
"yang mana?"
"menurut kamu?"
"bagian emas putih, kalau kuning, lelaki tidak boleh"
__ADS_1
"baik aku menurut"
dan melihat lihat..
"tolong bilang pada staff itu, aku membeli paling mahal" kata Suga pada Gea
Gea mengatakannya dan pelayan memberikannya 3 pilihan dan tiga tiga nya diambil oleh suga
"kamu yakin, ini mahal" kata Gea
"sudah, ini gakpapa tiga, semua"
dan ketika sudah membungkus cincin
ia pun memasukkannya ke tas, karna jika di berikan langsung pada Gea, pasti akan ditolak
setelah jalan seharian..
Gea juga mengajak suga kerumahnya..
bertemu ayahnya
malam itu sebelum esok pagi suga pulang
disambut baik oleh ayah San
mereka mengobrol dirumah dan Gea memasak makan malam
lalu mereka makan bertiga
saat selesai makan dan menikmati buah apel
Gea menyuguhkan irisan buah apel sudah siap makan
ketika kembali mengobrol tentang beberapa job suga bersama bangtan
"paman kenapa lancar bahasa korea?" tanya suga
"saya pelajari semua bahasa, sama dengan Gea, yang kuliah di sastra bahasa, disana ada pelajaran bahasa lain tapi utama bahasa sendiri, dari sana kita bisa" kata ayah San
"hebat loh, ayah, sungguh, aku kira ayah itu teman Gea waktu di pernikahan ingka itu" kata suga
"haha iya kamu bisa bikin aku senang saja"
sesekali melirik arah Gea dan teringat tentang pertanyaan yang sudah disiapkannya..
"oh ya, paman, Gea.. kalau misalkan agama islam tentang cinta beda agama itu melarang tidak?" tanyanya
"melarang, pasti, tapi kalau sampai menikah dan berpacaran, tapi sekedar suka tidak masalah" kata San
"berpacaran pun?" tanya suga
"emm, sebenernya dalam agama kami tidak ada kata berpacaran"
"wooh, langsung menikah?" tanya suga
"yap, langsung menikah, untuk yang satu agama dengan kami akan paham hal itu"
"emm"
cukup lama beberapa jam mengobrol
tengah malamnya suga pulang
paginya, suga siap akan pergi
karna Gea berjanji akan antarkan suga ke bandara, suga menunggu di ruang tunggu lobi bawah apartemennya
dan tak lama Gea datang
setelah sampai dibandara..
"makasih" kata suga
Gea tersenyum dan menundukkan kepalanya
suga menyodorkan tiga cincin yang sudah ia beli bersama Gea
"apa ini?" tanya Gea
"aku kemaren membelinya untukmu" kata suga
"untukku? aah jangan, ini terlalu mahal"
__ADS_1
"bukankah dalam agama mu tidak boleh menolak pemberian orang berniat baik?"
"iya, tapi"
"tolong Gea, terima, tanda pertemanan kita selama setahun ini"
"yasudah, aku terima, tapi satu, yang dua kamu saja yang pakai"
akhirnya suga memberikan cincin yang couple, satu untuknya dan satu untuk Gea
sedangkan cincin satu lagi suga simpan
"baik, tapi pakailah, karna aku tidak mungkin memakaikan nya" kata suga
Gea pun memasang cincin itu di jari tengahnya begitu juga suga
suga pun pergi, Gea juga pergi

sekembalinya suga ke korea
dan kembali dengan aktifitas job nya bersama bangtan
banyak yang mendapatkan kecurigaan pada suga
karna sikap suga sejak pulang dari indonesia begitu sangat baik
suga benar benar sedang suka begitu jauh kepada Gea
walaupun tidak dengan Gea..
sejak pergi ke indonesia dan diajak jalan selama disana juga Gea yang menemani..
sepulangnya, suga sering datang kerumah tuhan
untuk meminta pada tuhan nya
"kamu sering ke rumah tuhan?" tanya jin
"iya hyung, aku sedang menginginkan sesuatu"
"sesuatu? jangan bilang tentang kecurigaan ku kamu dekat dengan gadis atau mungkin benar kata tatia?" tanya Jin
"aku rasa benar kata ku sih, dia suka deh sama gea" kata tatia

"yaa, kamu suka kan?" tanya jin
"apa ada saingan ku diantara kalian?" tanya suga
"tidak lah, tentu tidak"
"karna kalian tidak pernah merasakan berdua dengannya terasa begitu dingin" kata suga
"dingin? bukankah itu sama denganmu?" tanya Jin
"bedaaaa"
"dia dingin es batu hyung" sambar Jk
"haha"
yaa, suga tidak henti meminta untuk dirinya jauh lebih dekat dengan Gea
ia tau sedang salah jalan mencintai seorang muslim dan dirinya non muslim
tapi ayah San pernah berkata, suka, cinta dan sayang tidak dilarang siapapun kepada siapapun
jadi tidak salah jika suga menyukai Gea
Gea tidak melepaskan cincin itu, sebagai bukti menghargai, dan ia juga tidak menyembunyikan dari ayahnya, ia menceritakan semua kepada ayahnya
dan direspon bagus oleh San
ketika sibuk dengan pekerjaannya..
Gea mendapatkan tawaran dari salah satu rekan kerjanya..
Rio mengajak Gea bekerja sama untuk bisnis di korea
karna Rio akan membuka FGA versi korea
karna di korea sedang digemari banyak drama korea di seluruh dunia..
__ADS_1
Rio berniat akan membuka rumah produksi film yang diambil dari beberapa buku