Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..

Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..
10


__ADS_3

"waalaikum salam, suga, kamu benar datang? ayo duduk" ajak Gea


"terimakasih"


"siela, bisa lanjut kerjaan kamu, oh ya jangan bilang siapa siapa ya" kata Gea


"iya Gea"


"terimakasih"


betapa kaget dan shock nya siela ia melihat dengan jelas bagaimana wujud suga dengan nyata



ketika suga dipersilahkan duduk oleh Gea..


suga menatap lekat arah Gea, betapa rindunya dengan wajah cantik nan bersih nya Gea


"kamu pakai saja masker dan topi mu, disini cukup bahaya jika ada yang tau tentang kamu" kata Gea


"yaa"


suga dan Gea pun berbicara dengan bahasa korea, Gea menceritakan tentang home book miliknya itu


dan Gea juga mengajak suga berkeliling di home book nya


ketika jam makan siang, Gea memutuskan mencari makan karna suga pasti belum makan


"kita cari makan dimana?" tanya suga


"makanan yang halal pasti"


"halal? boleh kah aku memakan makanan halal?"


"boleh, siapa saja" kata Gea



Gea dan Suga pergi makan


di rumah salad, tak jauh dari toko buku Gea


setelah memesan makanan


"menunya untukmu sama denganku saja ya" kata Gea


"yaa"


tak lama pesanan datang..


"ini apa Gea?" tanya suga


"rendang, kalau nama kerennya stick tapi ala indonesia"


"waah boleh" kata suga


dan mereka juga jalan ke Mall yang tak jauh dari sana untuk Suga membeli beberapa barang..



saat memanggil taksi dan mereka masuk lalu kearah mall yang tak jauh dari sana juga


supir hanya melirik le arah keduanya, melihat mereka pasangan aneh


karna Gea begitu berhijap dan juga menawan sedang kan lelaki disampingnya seperti cuek dengan gaya penampilan yang serba hitam, kacamata hitam dan topi abu tua


saat turun di mall


mereka jalan pun tidak bersentuhan


suga menghargai itu..


mereka lanjutkan jalan


sudah setahun mereka kenal, tapi sekalipun suga tidak pernah menatap kedua mata Gea..


suga selalu berharap untuk dapat melihatnya walaupun sedetik saja


ketika melihat toko perhiasan


"aku mau beli ini deh" kata suga


"yang mana?"


"menurut kamu?"


"bagian emas putih, kalau kuning, lelaki tidak boleh"

__ADS_1


"baik aku menurut"


dan melihat lihat..


"tolong bilang pada staff itu, aku membeli paling mahal" kata Suga pada Gea



Gea mengatakannya dan pelayan memberikannya 3 pilihan dan tiga tiga nya diambil oleh suga


"kamu yakin, ini mahal" kata Gea


"sudah, ini gakpapa tiga, semua"


dan ketika sudah membungkus cincin


ia pun memasukkannya ke tas, karna jika di berikan langsung pada Gea, pasti akan ditolak


setelah jalan seharian..


Gea juga mengajak suga kerumahnya..


bertemu ayahnya


malam itu sebelum esok pagi suga pulang


disambut baik oleh ayah San


mereka mengobrol dirumah dan Gea memasak makan malam


lalu mereka makan bertiga


saat selesai makan dan menikmati buah apel


Gea menyuguhkan irisan buah apel sudah siap makan


ketika kembali mengobrol tentang beberapa job suga bersama bangtan


"paman kenapa lancar bahasa korea?" tanya suga


"saya pelajari semua bahasa, sama dengan Gea, yang kuliah di sastra bahasa, disana ada pelajaran bahasa lain tapi utama bahasa sendiri, dari sana kita bisa" kata ayah San


"hebat loh, ayah, sungguh, aku kira ayah itu teman Gea waktu di pernikahan ingka itu" kata suga


"haha iya kamu bisa bikin aku senang saja"


sesekali melirik arah Gea dan teringat tentang pertanyaan yang sudah disiapkannya..


"oh ya, paman, Gea.. kalau misalkan agama islam tentang cinta beda agama itu melarang tidak?" tanyanya


"melarang, pasti, tapi kalau sampai menikah dan berpacaran, tapi sekedar suka tidak masalah" kata San


"berpacaran pun?" tanya suga


"emm, sebenernya dalam agama kami tidak ada kata berpacaran"


"wooh, langsung menikah?" tanya suga


"yap, langsung menikah, untuk yang satu agama dengan kami akan paham hal itu"


"emm"


cukup lama beberapa jam mengobrol


tengah malamnya suga pulang


paginya, suga siap akan pergi


karna Gea berjanji akan antarkan suga ke bandara, suga menunggu di ruang tunggu lobi bawah apartemennya


dan tak lama Gea datang


setelah sampai dibandara..



"makasih" kata suga


Gea tersenyum dan menundukkan kepalanya


suga menyodorkan tiga cincin yang sudah ia beli bersama Gea


"apa ini?" tanya Gea


"aku kemaren membelinya untukmu" kata suga


"untukku? aah jangan, ini terlalu mahal"

__ADS_1


"bukankah dalam agama mu tidak boleh menolak pemberian orang berniat baik?"


"iya, tapi"


"tolong Gea, terima, tanda pertemanan kita selama setahun ini"


"yasudah, aku terima, tapi satu, yang dua kamu saja yang pakai"


akhirnya suga memberikan cincin yang couple, satu untuknya dan satu untuk Gea


sedangkan cincin satu lagi suga simpan


"baik, tapi pakailah, karna aku tidak mungkin memakaikan nya" kata suga


Gea pun memasang cincin itu di jari tengahnya begitu juga suga


suga pun pergi, Gea juga pergi



sekembalinya suga ke korea


dan kembali dengan aktifitas job nya bersama bangtan


banyak yang mendapatkan kecurigaan pada suga


karna sikap suga sejak pulang dari indonesia begitu sangat baik


suga benar benar sedang suka begitu jauh kepada Gea


walaupun tidak dengan Gea..


sejak pergi ke indonesia dan diajak jalan selama disana juga Gea yang menemani..


sepulangnya, suga sering datang kerumah tuhan


untuk meminta pada tuhan nya


"kamu sering ke rumah tuhan?" tanya jin


"iya hyung, aku sedang menginginkan sesuatu"


"sesuatu? jangan bilang tentang kecurigaan ku kamu dekat dengan gadis atau mungkin benar kata tatia?" tanya Jin


"aku rasa benar kata ku sih, dia suka deh sama gea" kata tatia



"yaa, kamu suka kan?" tanya jin


"apa ada saingan ku diantara kalian?" tanya suga


"tidak lah, tentu tidak"


"karna kalian tidak pernah merasakan berdua dengannya terasa begitu dingin" kata suga


"dingin? bukankah itu sama denganmu?" tanya Jin


"bedaaaa"


"dia dingin es batu hyung" sambar Jk


"haha"


yaa, suga tidak henti meminta untuk dirinya jauh lebih dekat dengan Gea


ia tau sedang salah jalan mencintai seorang muslim dan dirinya non muslim


tapi ayah San pernah berkata, suka, cinta dan sayang tidak dilarang siapapun kepada siapapun


jadi tidak salah jika suga menyukai Gea



Gea tidak melepaskan cincin itu, sebagai bukti menghargai, dan ia juga tidak menyembunyikan dari ayahnya, ia menceritakan semua kepada ayahnya


dan direspon bagus oleh San


ketika sibuk dengan pekerjaannya..


Gea mendapatkan tawaran dari salah satu rekan kerjanya..


Rio mengajak Gea bekerja sama untuk bisnis di korea


karna Rio akan membuka FGA versi korea


karna di korea sedang digemari banyak drama korea di seluruh dunia..

__ADS_1


Rio berniat akan membuka rumah produksi film yang diambil dari beberapa buku


__ADS_2