
"hyung, hyung jujur deh, aku curiga sama hyung sejak kemaren" kata Jk
"curiga apa?" tanya jhope
"curiga kamu suka kan sama Gea?" tanya seokjin
"enggak"
"jujur lah" jawab Suga
"apa sih hyung?"
"kita kenal sudah bertahun tahun hope, aku kenal kamu luar dalam, kurasa harusnya kamu juga sama, tapi aku pikir kamu suka kan sama Gea" kata suga
"aku menghargai nya sebagai teman duet hyung" kata jhope
"mungkinkah? sampai kamu mengenalkan kakakmu pada Gea?"
"itu akan"
"lebih baik temui saja Gea, suruh pilih siapa" sambar Jk
"sembarangan" jawab Rm menepuk pundak Jk
"pasti dia pilih hyung lah, semua member tau kan aku suka pada siapa? bukan Gea" jawab jhope
"hyung sungguh, aku tidak tau lagi jelasnya, tapi aku sempat dengar kamu menyukai Soozii" kata Jimin
"aku menyukai Soozii hyung, aku jujur saja, aku suka pada gadis itu sejak aku melihatnya di FGA ketika memakai hijap dan menyapa Gea" kata Jhope
akhirnya, Jhope mengatakan perasaan sesungguhnya kepada member lain..
"aku memang sempat menyukai Gea, aku akui hyung, jujur saja, tapi aku tidak bisa bohong aku suka sama Soozii" jawab Jhope
semua member kaget, penjelasan sejelas jelasnya tentang perasaan Jhope akhirnya dibongkar sendiri olehnya..
beberapa hari kembali berlalu..
dimana ketika Jhope sudah siap mengatakan perasaannya kepada Soozii karna desakan member lain..
"biarkan kita berteman dulu" jawab Jhope
"kelamaan hyung, nanti diambil orang" jawab Jimin
"ya gimana lagi, kita tidak boleh berpacaran" kata jhope
"kita bantu sembunyikan hubungan kalian" sambar Jin
semua mendukung jika Jhope menyatakan saja kepada Soozii
daripada sering jalan berdua jhope dengan Soozii tapi tidak tau status mereka
Jhope memberanikan diri menjemput sepulang kerja Soozii di FGA
ia juga meminta izin kepada Gea dan dibantu oleh Gea menemukan Jhope dengan Soozii
"Gea kemana?" tanya Soozii
"udah ikut aja"
"kemana sih, kamu mau ngerjain ya"
"emang selama kita dekat, kita pernah saling kerjai?"
"tidak sih"
"nah, ayo"
__ADS_1
sesampainya di belakang FGA
sudah ada Jhope
dan member lain bersembunyi
"jhope?" sapa Soozii
"emm Soozii, ada yang mau aku katakan"
"apa?"
"soal aku.. suka sama kamu" kata Jhope
seketika Soozii kaget
ia tau dekatnya ia dengan Jhope ia pikir memang murni teman, karna dipikirannya Jhope menyukai Gea
"ahh kamu serius? bukannya kamu suka sama Gea?" tanya Soozii
"kamu lupa dia milikku?" sambar Suga
"emm tapi.."
"aku serius" jawab Jhope menyentuh tangan Soozii
"tapi.." kata Soozii
"apa?"
"tapi bukannya agenci melarang berpacaran karna kontrak? aku tidak mau kita hancur hubungan karna itu, kita harus sama sadar sejak sekarang" jawab Soozii
"aku hanya ingin kamu tau tentang perasaanku, jika menolak itu hakmu" jawab jhope
"tapi gay hidupku tinggi jhope, maaf, aku tidak mau merepotkan kamu nantinya" ucap Soozii menatap mata Jhope yang menunduk
"apa kamu sedang lupa ingatan siapa Jhope? kamu minta sebuah mall pun bisa ia belikan untukmu" sambar Jimin
"kupikir, semahal apapun gaya hidupmu itu akan menunjang Jhope, dia akan bisa memberikan segalanya jika ia sudah sangat cinta padamu" kata V
satu persatu member bangtan keluar dan memberikan keyakinan pada Soozii
"Jhope.. aku juga suka sama kamu, sejak kamu datang kerumah Gea dan mengajakku untuk pergi bersama ke FGA" sambar Soozii
seketika Jhope menatap arah Soozii
"kamu serius?" tanya Jhope
"yaa, aku suka, sejak itu dan sampai sekarang, sempat sih aku akan melupakan itu karna kupikir kamu suka sama Gea, tapi sekarang suka itu tiba tiba datang lagi" jawab Soozii
seketika Jhope tersenyum dan bahagia
"tapi aku sudah islam, aku gadis muslim hope, maaf aku tidak bisa berpacaran, seperti yang kamu bilang asalkan kamu tau itu aja"
"iya aku gak apa, asalkan aku tau kamu suka juga padaku"
dan sejak itu, hubungan keduanya semakin dekat..
seperti yang siketahui, Soozii adalah gadis yang memang sejak awal memiliki selera tinggi, Jhope tidak peduli seberapa banyak ia akan mengeluarkan uang untuk itu
setiap bulan ditanggal mereka saling menyatakan perasaannya, Jhope sering membelikan beberapa barang mahal
mulai dari tas, sepatu, baju, kacamata, ponsel, laptop, televisi, dan masih banyak barang lainnya yang harganya bukan main main tidak ada dibawa 20juta
__ADS_1
sedangkan yang lain masih menjaga hubungan baik mereka dengan pasangan masing masing..
beberapa hari berlalu..
malam hari..
entah mengapa Dian memutuskan untuk menginap si rumah ayah ibunya..
"Gea, aku akan pergi ke rumah papa mama" kata Dian
"apa kamu menginap lagi?"
"iya"
"yasudah, mungkin weekend aku akan menginap"
"benarkah? okeh aku tunggu"
"siap"
Dian beberapa hari terakhir diam dirumah ayah ibunya dan meninggalkan Gea sendirian..
Soozii juga sibuk dengan jadwal pemotretannya..
yaa sikap manja Dian terlihat, Naya, sebagai orang yang melahirkan Dian tidak pernah melihat anak nya semanja ini
seketika Arya juga terpikirkan bagaimana manjanya Narya sebelum Narya meninggal
Arya mencoba menghilangkan pikiran itu tapi tidak bisa, ia selalu mengarah ke sana
sering juga Soozii juga Gea datang kerumah Arya untuk mengobrol bersama Dian
tengah malam, perasaan kalut dan bingung dirasakan oleh Naya, entah perasaan dari mana itu tiba tiba datang..
ia bahkan sering merasakan perasaan itu tiap tengah malam..
ketika seiring berjalannya waktu, Soozii datang untuk menemani Jhope..
dimana ketika baru saja Soozii mendapatkan hadiah tas mahal dari Jhope
mereka sedang duduk berdua dan saling mengobrol.. merasakan kebahagiaan mereka berdua..
sedangkan ditempat lain..
ketika baru saja selesai makan bersama
dimana sore sepulang kerja Dian dan Gea memutuskan untuk jalan ke hongdae
mereka jalan hingga malam hari..
ditengah malam, kedunya lupa jika keduanya belum makan, dan mengendarai mobil dengan sedikit bercanda mengatakan perut bernyanyi lagu lapar..
mereka berhenti karna melihat lampu merah, Gea melihat kesekeliling mobilnya tidak ada mobil satupun..
"ini begitu malam ya, sepi sekali jalanan" kata Gea
"kamu lihat saja ini sudah tengah malam Ge, ah kamu, ya sepi lah"
"ahh apa kita harus makan tengah malam?"
"ya jika ada resto buka tengah malam?"
asik mengobrol di lampu merah, tiba tiba, truk pengangkut barang melaju dengan sangat cepat dan mengarah ke arah mobil yang dikendarai keduanya..
Gea sempat teriak, tapi sayang Dian yang berada dikendali mobil itu sudah terpepet karna truk sudah sangat dekat..
dan truk itu pun menyambar mobil Gea dan Dian, tapi untungnya truk itu langsung membanting setir jadi tidak sampai terlindas tapi sayang mobil itu terpental jauh
__ADS_1