Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..

Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..
20


__ADS_3

sebelum suga datang menghampiri, Dian perhi ke toilet jadi tidak menyadari Suga datang..


sedangkan Dian adalah haters bangtan terutama membenci suga


tak lama Suga mendatangi Gea dan menyapa nya


"sudah?" sapa suga


"sudah" jawab Gea


mereka pun pergi..


"itu pacarnya?" tanya Naya


"bukan, dia dikabarkan dekat saja tapi Narya yakin mereka tidak ada hubungan"


"tapi seperti nya ada hubungan" kata Arya


"ya wajar, intinya belum melengkung janur kuning pa" jawab Narya


"kamu beneran suka sama dia?" tanya Arya


"bener pa, kok ragu?"


"ragu? bukan lah, papa jarang lihat kamu suka sama cewek jadi aneh gitu Nar, jadi kamu benar buktikan kalau sudah suka beneran ambil keputusan besar" kata Arya


"kan ajaran papa juga"


"iya bener"


tak lama Dian datang


"loh mana si Gea?" sapa Dian


"sudah pulang tadi" jawab Narya


"gak kamu anter gitu, gimana sih" jawab Dian


"Gea pulang bareng laki laki sih tadi, ya mana berani kakakmu anter pulang, sepertinya pacarnya deh" kata Naya


"pacar? suga?" tanya Dian pada Narya


"kamu juga kenal?"


"siapa gak kenal suga ma, dia member bangtan, tapi aku gak setuju Gea sama dia, kakak harus bisa rebutin dia" kata Dian


"loh loh kenapa sih?" tanya Naya


"bicara dirumah, papa juga penasaran ini, ayo pulang" kata Arya


mereka pun pulang dan sampai dirumah, Narya dan Dian menceritakan tentang hubungan Gea dan Suga..



Dian juga menjelaskan tentang kebenciannya pada Suga bagaimana begitu bencinya Dian


"jadi fans nya suga ini benci banget sama hubungan suga dan Gea, karna mereka sangka suga akan melupakan mereka dan fokus pada Gea.. yaa walaupun benar, gak salah lah Gea, secara Gea cantik, tajir, terkenal, baik, lembut, semua paket lengkap, terutama dia muslim" jelas Dian


"jadi alasan kamu itu juga suka sama Gea?" tanya Arya


"gak lah pa, tapi karna Narya pikir Gea butuh Narya, Narya yang akan mengeluarkan Gea dari tempatnya sekarang berdiri, Gea tidak pantas berdiri bersama suga suga itu" kata Narya


"betul kak karna bukan suga yang tidak pantas mendapatkan Gea, tapi Gea yang tidak pantas mendapatkan seorang seperti Gea" jawab Dian


"atur kalian saja sudah, anak muda yang bekerja" kata Arya


setiap malam..


Gea selalu tidak tinggalkan sholat nya..


ia selalu meminta di sepertiga malam..


akan keputusan terbaik untuknya..


ia selalu miminta kepada tuhan jalan bersama suga apakah jalan tepat..

__ADS_1


"ya allah, jika benar berjodoh, dekatkan kami tanpa membuat rugi salah satu dari kami, jika tidak kumohon dekat kan aku pada sosok lelaki lain pilihanmu agar aku tak berlama lama dalam situasi bukan jodoh atas izinMu"


doa yang selalu di sebutkan Gea di akhir sepertiga malam..


ia berdoa jalan terbaik


bukan ragu kepada suga..


bahkan ia begitu yakin jika memang berjodoh karna suga orang yang baik, suga adalah orang yang benar benar mampu menggantikan ayahnya yang selalu ada menemani Gea setiap waktu..


karna ayah Gea, Alm. San sudah menceritakan pada Suga jika memang Gea tidak bisa selalu sendirian, dan meminta tidak meninggalkan Gea terlalu lama


dan Suga melakukan itu, ia benar benar selalu ada bersama Gea..


tak hanya itu, suga juga selalu beramal, sopan, menjaga agama Gea...


walaupun mereka tidak satu keyakinan..


tapi ketika jodoh ditakdirkan bukan karna sejalan dan harus berpisah..


tak perlu waktu lama untuk Narya..


menemui Gea kedua kalinya dan langsung melamar, menyatakan akan menikahinya


ketika di pertemuan kedua mereka..


ketika Gea bersam Rio sedang menunggu salah satu tag


Narya datang, karna tau dari story Gea terakhir yang dibubuhkan alamat


"assalamualaikum" sapa Narya


"waalaikum salam" sapa Rio dan Gea


"hai Gea" sapa Narya


"ya kak"


"kenalkan, saya Narya" sapa Narya pada Rio


"iya, owner utama THiSC cafe" jawab Narya


"waah, salam kenal" sapa Rio


"ada apa kak?" sapa Gea


"saya kebetulan lewat"


"emm"


tak lama lama mengobrol dan cukup banyak berbasa basi dengan Rio dan Gea..


Narya langsung mengatakan perasaannya


"Gea.." sapa Narya


"yaa?"


"maukah kamu menikah denganku?" tanya Narya


seketika Rio menyemburkan minuman dimulutnya karna kaget


"mak... sud.. kamu?" tanya Gea


"menikahlah dengan aku, aku ingin kita pacaran setelah menikah, aku mengajakmu taaruf, bukan mendadak kan kalau aku mau ajak raaruf?" tanya Narya


Gea melirik arah Rio dan beberapa staff lain dirumah produksi itu


Rio melanjutkan makannya seolah ia tak mau mengurusi


dan menyerahkan itu semua pada Gea karna memang hak Gea


"apa aku harus menunggu untuk sebuah jawaban?" tanya Narya


menarik napasnya panjang panjang..

__ADS_1


Gea langsung menerima dengan mengatakan..


"yaa aku menerima" jawab Gea


membuat Rio kembali menyemburkan makanan dimulutnya karna kaget


"Rioo kamu baik baik saja?" tanya Gea


"Gea.. emm Gea kamu yakin sama keputusan itu?" bisik Rio


"iya"


"ini bukan keputusan kecil, berpengaruh kedepannya, sedangkan usiamu saja masih 20 tahunan"


"dia datang dan mengajakku taaruf kupikir, tidak ada rencana terbaik dari allah" kata Rio



"lalu suga?"


"bukankah kalau belum bersatu belum berjodoh?" tanya Gea


dan ketika perdebatan berlangsung


"jika ada yang keberatan bisakah beritahu padaku? aku akan memperbarui dariku yang salah" kata Narya menyapa Rio dan Gea


"tidak ada"


"jadi jawabannya?"


"iya" jawab Gea


"serius?"


"iya, serius aku"


"baik, kapan kita ketemu sama orang tua ku lagi?"


"kamu atur saja soal itu, soal ketemu orang tua ku.. maaf... aku.." ucapnya terpotong


"aku.. tau, mungkin kamu bisa antar saja aku ke makam ayah ibumu saja" kata Narya


karna Narya memang orang yang mengidolakan seorang Gea, berita sekecil apapun itu ia akan mengetahuinya..


tak mau berlama, malamnya langsung Narya mengajak Gea bertemu dengan orang tua Narya


sesampainya..


"assalamualaikum" sapa Narya dengan semangatnya..


"waalaikum salam" sapa keluarganya menyambut Gea


"ahh maaa, ada Gea datang" teriak Dian


"kak Dian bisa aja" kata Gea


"hai Gea, kamu datang? emm ehem Narya, kamu bilang apa sama mama inget kan?" kata Naya


"inget lah, kalau datang akan bawa Gea sebagai menantu mama, dan dia mau" kata Narya


"serius Gea?" tanya Dian


"iya" jawab Gea tersenyum malu


"serius? okeh kamu mau yang gimana pernikahannya?" tanya Naya dengan semangat


"Gea terserah sama Narya aja tante, om" jawab Gea


"jadi ma, pa, mama papa Gea itu sudah meninggal, tapi nanti sebelum menikah, Narya akan datang ke makan ayah ibunya tanpa Gea.."


Narya menjelaskan tentang ayah ibu Gea yang sudah meninggal


"maaf Gea" ucap Naya


"iya tante, gak masalah kok"

__ADS_1


__ADS_2