Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..

Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..
42


__ADS_3

"seharusnya, aku tidak pernah merestui kalian, kupikir kakakku akan bahagia dengan kamu (menatap suga) dan aku akan membalas nanti, entah kapan, atas tamparan kamu pada kakakku (menatap Soozii)" bentak Dian


Dian pergi, mengikuti Gea, begitu juga Jimin mengikuti Dian, member lain juga ikut pergi


"suga" ucap Soozii menahan tangan Suga


"lepas" bentak Suga


suga begitu marah dan memaki maki Soozii


ia juga bersumpah akan memberikan pelajaran kepada Soozii..


Suga berlari mengejar Gea..


tapi Dian melarangnya..


beberapa hari kedepan, Gea tidak mau keluar dari rumah, Dian setuju agar Gea lebih banyak didalam rumah, urusan FGA, Naya akan membantu nya


dan beberapa hari Dian juga melarang suga bertemu..


hingga tiba di hari dimana agenci mendapat panggilan atas respon untuk menerima laporan tentang kasus kecelakaan Gea bahkan berita yang menyangkut nama bangtan akhir akhir ini


lima dari orang yang di laporkan oleh agenci dan satu dari mereka adalah Soozii...


"Dian, kamu tercium begitu wangi kamu mau pergi?" tanya Gea


"iya, aku akan mengurus beberapa konflik dengan bangtan dan haters akhir akhir ini, termasuk Soozii" kata Dian


"Soozii? Dian? apa aku boleh ikut?"


"ikut? jangan, diluar begitu bahaya terutama kamu bertemu Soozii"


"kumohon"


"ahh baik lah"


Dian membawa Gea..


ke salah satu ruang sidang di kantor polisi yang sudah kedatangan beberapa pihak agenci bangtan, bangtan, beberapa fans dan media


"tunggu" ucap Gea


"Gea?" ucap suga kaget


"jangan hukum mereka" jawab Gea


"Gea, apa yang kamu lakukan?" bentak Dian


"Dian, percaya ya sama aku" ucap Gea


"tapi"


Gea mendekati kearah suga yang berada didepan kelima orang tersangka


"apa kalian mau tinggal di dalam kurungan?" tanya Gea


"tidak lah" jawab salah satunya"


"lalu apa untung besar dari kalian menyebar berita salah dan hoax juga memfitnah kami?" tanya Gea


semua diam

__ADS_1


"saya jadi jaminan kalian bebas tidak mendapatkan pidana, dengan syarat, bersihkan nama bangtan dan agenci dalam waktu 1x24 jam" kata Gea


"okeh, yang empat bisa melakukan itu, tapi untuk kamu Soozii, kamu tetap mendapatkan hukuman" jawab Suga


"tidak, aku akan berbicara berdua denganmu disini Soozii, apa benar kamu yang menabrakku?" tanya Gea


"Gea, apa kamu gila? ngapain pakai pertanyaan sehalus itu?" tanya Dian


"dian" ucap Gea dan Dian langsung paham jika Gea memintanya Diam


Gea menarik tangan Soozii dan berjalan ke arah jauh dari bangtan dan yang lain



"duduk" ajak Gea


"ada apa?" tanya Soozii ketakutan


"aku ingin bicara dari sudut pandang sesama wanita, kita sama kan, kamu juga wanita, aku tau mungkin hubungan ku dengan suga yang membuatmu begini, Soozii, aku tidak punya ayah dan ibu, dan harus tinggal sendirian sampai aku bertemu ayah ibu baru dari Narya" kata Gea


"kamu? kamu bilang kamu hilang ingatan?" tanya Soozii


"kamu adalah orang pertama mengetahui ini, aku berbohong jika aku hilang ingatan, dan aku juga berbohong jika aku buta, karna aku ingin melihat dunia penuh ketulusan" ucap Gea


seketika Soozii kaget..


Gea terus meminta untuk Soozii berhenti dengan keburukannya, sikap buruk dan jahatnya..


menceritakan bagaimana hidup seorang Gea bukan lah kehidupan yang mudah dijalani seperti yang banyak orang lihat...


"kamu tenang saja, untuk soal suga, aku dan dia tidak akan bersatu dalam ikatan pernikahan, karna aku tidak mau memiliki orang yang kucintai karna akan kehilangan. ya seperti ayah San dan Narya, suamiku" ucap Gea


polisi pun memanggil Gea dan Soozii


sisa satu tetap mereka hukum karna sudah dilevel tinggi yaitu Soozii


karna tidak bisa berbuat apa apa, Soozii menangis dan Gea memeluk dan menenangkan Soozii


"dari sini belajarlah jika pengalaman sangat mahal harganya sedangkan hidup sangat sulit rasanya" ucap Gea


"Geaa maafkan aku"


"percuma" bentak Dian


Dian menarik Gea dan mengantarkannya pulang tapi suga memohon pada Dian untuk berbicara dengan Gea, bahkan Suga sampai meminta mohon kepada Jimin agar membantunya



Gea pun memberi kesempatan Suga bicara berdua dengannya


"aku benar cinta sama kamu, kamu jangan pergi tinggalkan aku ya" ucap Suga


Gea tersenyum dan menyentuh pipi suga


"kamu tenang saja" kata Gea


hari berjalan, dimana Soozii didalam sel dan hanya keluarga nya yang menjenguk nya, itupun hanya ibu karna adik adiknya juga saudara lainnya tidak mau datang bahkan memberikan hinaan dan bersyukur Soozii masuk penjara


tapi tidak dengan Gea..


Gea datang beberapa hari sekali, membelikan makanan dan jajanan untuk Soozii

__ADS_1


disana Soozii benar benar mendapatkan pembelajaran jika Gea lah yang selalu ada bersama nya bahkan ketika beberapa teman dan keluarganya tak ada memperhatikannya


ketika suatu hari..


Gea jalan berdua dengan Gea..


mereka jalan ke mall


"ke fast mall?" tanya Gea


"iya, berdua aja kita" kata suga


"gak ah, kamu gak malu jalan sama cewek buta?" tanya Gea


"astaga Gea.. ayo.. gak usah mikir orang bilang"


mereka pun jalan, suga membelikan beberapa makanan kesukaan Gea mulai dari sejenis taebokki, lalu kimbab halal, dan nasi goreng, juga eskrim tak luput dari suga membelikan Gea



setelah jalan dan suga mengajak duduk sejenak


berniat melindungi Gea tapi tangan nya yang terkena paku yang ada disalah satu kursi di mall itu


suga menahan sakit tangan nya berdarah demi Gea tidak curiga dia kesakitan


padahal dari awal Gea tau yang terjadi


"Gea bentar ya aku cuci tangan, deket kok dibelakang" kata suga


melihat besar nya peduli suga, Gea terharu, suga bahkan rela tangannya berdarah tapi menutupi sakitnya didepan Gea


bahkan Gea merasakan betul, hati suga benar benar masih memilihnya..


siangnya setelah makan siang bersama, mereka duduk di taman


"sekarang cuaca nya sering tidak ada panas, apa akan masuk musim hujan?" kata suga


"oh ya? mungkin saja"


tak lama seorang anak kecil yang berlari dengan membawa cup es ditangannya, anak kecil itu tersandung karna ada batu dan cup hampir tumpah tepat diwajah Gea


tapi dengan sigap suga menutupi wajah Gea dengan jaketnya


kini keduanya saling tatap


dalam hati suga berkata


"bahkan tidak peduli buta pun kamu, aku masih sangat dicintaimu" ucap suga menatap mata Gea


sudah tidak ada keraguan, untuk seorang Suga kepada Gea



ini saat tepat untuk Gea mengatakan nya pada suga


"suga.." kata Gea


"maaf" ucap Suga melepaskan pandangannya dan juga jaketnya


Suga berdiri, dan mengajak Gea lanjut jalan karna ia tak tau harus apa lagi karna malu

__ADS_1


"ayo" ajak suga


__ADS_2