Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..

Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..
48


__ADS_3

setelah Soozii masuk..


Dian meminta untuk tinggal semalam di apartemen mewah itu dengan gratis


"ehhemm hemm, musuhnya aja di kasih kamar gratis masa aku sama Gea gak?" ledek Dian


"kamu mau menginap juga?" tanya Gea


"emm, iya lah, aku sudah pamitan sama papa mama"


"ahh, kok gitu" bisik Gea karna tidak enak pada Jhope


"iya sudah kalau kalian mau, karna ini sudah di pegang dia, kalian aku kasih kamar view nya yang bagus pas malam sama pagi hari" ucap Jhope


"mana?" tanya Dian


keempatnya pun tiba di ruangan, Gea dan Dian dikamar yang berbeda dengan suga dan Jhope tentunya..


semalaman, Dian mengumpat kesal dan mengatakan nya kepada Gea..


kenapa harus masih bersikap baik


dan terus menceritakan dan menjelaskan


ia meyakinkan Dian agar percaya, bahkan Gea mau ambil resiko menjadi orang yang memberikan tanggung jawab jika Soozii berbuat buruk..


esok paginya dan beberapa hari selanjutnya, Dian mulai menerima Soozii..


walaupun masih menahan kemarahannya demi Gea


saat Gea menemani bangtan..


baru dimulai, tak lama Ceo agenci bangtan datang


ia dan beberapa orang bersama nya sengaja datang melihat konser besar yang sedang di lakukan bangtan hari itu


"bentar" ucap Dian


"kenapa?" tanya Gea


"ada pak agenci"


"baiklah"


Dian menyapa pak agencinya


"pak" sapa Dian


"ahh Dian, bagaimana persiapannya sudah selesai dan pas semua kan?" tanya pak ceo


"sudah pak, ini mereka sudah mulai lagu kedua" kata Dian


"bagus, kemana yang lain?"


"sibuk pekerjaan masing masing pak, yoora seperti nya sedang ada obrolan dengan sejin dan owner gedung acara"


"ahh"


"silahkan pak duduk" ajak Dian


Dian mengarahkan pak Ceo duduk di sofa tunggu yang sudah ada monitor untuk melihat aksi bangtan


"Gea ya?" sapa pak Ceo


"ahh pak, anda mengenal saya?" tanya Gea


"iya saya kenal sama kamu lah, sering saya lihat notifikasi kamu, sering bawakan lagu indonesia, tapi saya gak ngerti tapi saya merasakan suara itu enak" kata pak ceo


"terimakasih pak" jawab Gea


diam beberapa detik


pak ceo meminta Dian memanggilkan sejin dan yoora, ternyata tatia juga ada disana


"emm saya temukan kalian, saya berpikir apa kamu mau debut dengan saya?" tanya pak Ceo

__ADS_1


"debut?" tanya Gea


"iya, solois"


"emm maaf pak sebelumnya, saya tidak pernah dan tidak mau, saya sejak awal membangun karier sendiri" kata Gea


"baiklah, saya paham itu, saya tau, bagaimana kalau featuring?" tanya pak ceo


"featuring with?"


"bangtan"


"ahh? saya... (melirik Dian)"


"katakan saja kendala"


"saya tidak bisa pak aliran musik yang dipakai bangtan lebih ke rap, saya slow, mellow musik"


"ahh soal itu gampang, nanti saya akan pikirkan dan bicarakan lagi dengan beberapa orang yang berkaitan termasuk bangtan" kata pak Ceo


"siap pak"


beberapa hari berlalu..


hati Dian mulai luluh, ia mulai bisa menerima Soozii


"maafkan aku" kata Soozii


"ya aku gak ngerti ini serius, jebakan atau bagian rencana lain darimu, tapi aku maafkan kok" kata Dian


"biarkan waktu membuktikan, aku benar benar tulus" kata Soozii


"sudah, jangan sedih sedih, kita akan berlibur, kita harus siapin perlengkapan"


karna sudah tidak pernah berlibur bersama keluarga, Gea, Dian dan kedua orang tua mereka akan pergi berlibur..


sekaligus dimana bangtan sedang tidak ada acara beberapa hari dan beberapa staff mendapatkan jatah libur beberapa hari termasuk Dian


dengan lapang dada, Dian membolehkan jika Soozii ikut..


sesampainy di resto dan swim fresh salah satu nama dari nama tempat kolam renang


menikmati sunset


ketika Dian melihat dan melarang Gea mendekati Naya dan Arya yang sedang berduaan romantis


Gea dan Dian duduk berdua di tempat yang berbeda


tak lama Soozii datang, menyapa keduanya


"sini duduk ngapain berdiri?" tanya Gea


tapi Soozii melihat ke arah Dian


"duduk ah, aku santai kok" kata Dian


"emm makasih Dian sudah memberiku kesempatan" kata Soozii


"iya, aku begini juga karna Gea, Gea menceritakan semua tentang kamu, aku sudah dengar semua dari Gea" kata Dian


"aku makasih juga sama kamu Gea, dan maaf sebesar besarnya" kata Soozii


"iya ih, ini liburan lah jangan mancing tangis" kata Gea


Soozii berdiri dan duduk di belakang keduanya


lalu mengatakan niatnya yang akan masuk islam


"emm karna Dian sudah menerimaku, paman sama bibi juga anggap aku anak, kalian semua baik, membuatku ingin masuk islam" kata Soozii


seketika keduanya menatap arah Soozii


"kamu gak bercanda kan Soozii?" tanya Gea


"tidak lah, paman, bibi, yang suruh aku anggap mereka ayah ibuku, dan kalian juga muslim, aku pikir aku akan masuk muslim tapi..." kata Soozii

__ADS_1


"AASSHH kenapa pakai tapi?" tanya Dian


"ya tapi aku minta kalian jangan lelah dan terus ajari aku setiap harinya, selalu ingatkan aku"


"serius kan ini?" tanya Gea


"serius" kata Soozii dengan tegas


memulai mengambil hijap, dan memakaikan pada Soozii, juga Dian tak mau kalah..


setelah mendandani keduanya


"maaa.. paaa.. lihat deh ada siapa?" tanya Gea


"emm?" tanya keduanya bingung


"taraaa.."


"Dian?" ucap keduanya kaget


keduanya begitu tak percaya melihat anak mereka sangat cantik dengan hijap


"astaga sayang mama mau deh lihat kamu seperti ini terus kaya Gea"


"iya aku mau ma tapi belum siap" kata Dian


"kalau belum siap juga jangan dipaksa" kata Naya


"yaa tapi berusaha ya" kata Gea


"tentu"


dan sejak liburan itu..


Dian memutuskan tinggal bersama Soozii dan Gea dirumah kakaknya..


"aku akan tinggal bersama kalian" kata Gea


"kamu mau kita tinggal lagi dirumah kak Narya?" tanya Dian


"mau"


mulai masuk islam dan bertemu beberapa orang yang mengerti hukum islam


tak butuh waktu lama Soozii resmi menjadi gadis muslim


penampilannya juga berubah dari sebelumnya


dan salah satu pengawas clean di FGA berhenti, Gea memberikan posisi itu kepada Soozii agar dapatkan uang dengan usahanya sendiri


saat bangtan akan konser


Dian tentu akan pergi bersama bangtan karna Dian paling dibutuhkan


sedangkan Gea sudah berjanji menemani Suga.. akhirnya Soozii sendirian dirumah Narya


Gea dan Dian berangkat, sesampai di gedung acara, bangtan menyapa keduanya


menunggu bangtam hingga selesai acara dan tak lama mereka turun


suga kelelahan, baru turun dari stage, ia langsung terjatuh dipelukan Gea


"suga, kamu sakit ya?" tanya Gea


"badanku lelah" kata Suga


"beberapa hari ini suga hyung sering sakit" kata Rm


"gak, bukan sakit, cuma kelelahan Rm" sambar suga


"yaa, aku begitu kuatir wajahmu begitu lusuh"


Gea memeluk Suga, memberikan ketenangan..


beberapa menit mereka bersiap siap

__ADS_1


__ADS_2