
setelah Soozii masuk..
Dian meminta untuk tinggal semalam di apartemen mewah itu dengan gratis
"ehhemm hemm, musuhnya aja di kasih kamar gratis masa aku sama Gea gak?" ledek Dian
"kamu mau menginap juga?" tanya Gea
"emm, iya lah, aku sudah pamitan sama papa mama"
"ahh, kok gitu" bisik Gea karna tidak enak pada Jhope
"iya sudah kalau kalian mau, karna ini sudah di pegang dia, kalian aku kasih kamar view nya yang bagus pas malam sama pagi hari" ucap Jhope
"mana?" tanya Dian
keempatnya pun tiba di ruangan, Gea dan Dian dikamar yang berbeda dengan suga dan Jhope tentunya..
semalaman, Dian mengumpat kesal dan mengatakan nya kepada Gea..
kenapa harus masih bersikap baik
dan terus menceritakan dan menjelaskan
ia meyakinkan Dian agar percaya, bahkan Gea mau ambil resiko menjadi orang yang memberikan tanggung jawab jika Soozii berbuat buruk..
esok paginya dan beberapa hari selanjutnya, Dian mulai menerima Soozii..
walaupun masih menahan kemarahannya demi Gea
saat Gea menemani bangtan..
baru dimulai, tak lama Ceo agenci bangtan datang
ia dan beberapa orang bersama nya sengaja datang melihat konser besar yang sedang di lakukan bangtan hari itu
"bentar" ucap Dian
"kenapa?" tanya Gea
"ada pak agenci"
"baiklah"
Dian menyapa pak agencinya
"pak" sapa Dian
"ahh Dian, bagaimana persiapannya sudah selesai dan pas semua kan?" tanya pak ceo
"sudah pak, ini mereka sudah mulai lagu kedua" kata Dian
"bagus, kemana yang lain?"
"sibuk pekerjaan masing masing pak, yoora seperti nya sedang ada obrolan dengan sejin dan owner gedung acara"
"ahh"
"silahkan pak duduk" ajak Dian
Dian mengarahkan pak Ceo duduk di sofa tunggu yang sudah ada monitor untuk melihat aksi bangtan
"Gea ya?" sapa pak Ceo
"ahh pak, anda mengenal saya?" tanya Gea
"iya saya kenal sama kamu lah, sering saya lihat notifikasi kamu, sering bawakan lagu indonesia, tapi saya gak ngerti tapi saya merasakan suara itu enak" kata pak ceo
"terimakasih pak" jawab Gea
diam beberapa detik
pak ceo meminta Dian memanggilkan sejin dan yoora, ternyata tatia juga ada disana
"emm saya temukan kalian, saya berpikir apa kamu mau debut dengan saya?" tanya pak Ceo
__ADS_1
"debut?" tanya Gea
"iya, solois"
"emm maaf pak sebelumnya, saya tidak pernah dan tidak mau, saya sejak awal membangun karier sendiri" kata Gea
"baiklah, saya paham itu, saya tau, bagaimana kalau featuring?" tanya pak ceo
"featuring with?"
"bangtan"
"ahh? saya... (melirik Dian)"
"katakan saja kendala"
"saya tidak bisa pak aliran musik yang dipakai bangtan lebih ke rap, saya slow, mellow musik"
"ahh soal itu gampang, nanti saya akan pikirkan dan bicarakan lagi dengan beberapa orang yang berkaitan termasuk bangtan" kata pak Ceo
"siap pak"
beberapa hari berlalu..
hati Dian mulai luluh, ia mulai bisa menerima Soozii
"maafkan aku" kata Soozii
"ya aku gak ngerti ini serius, jebakan atau bagian rencana lain darimu, tapi aku maafkan kok" kata Dian
"biarkan waktu membuktikan, aku benar benar tulus" kata Soozii
"sudah, jangan sedih sedih, kita akan berlibur, kita harus siapin perlengkapan"
karna sudah tidak pernah berlibur bersama keluarga, Gea, Dian dan kedua orang tua mereka akan pergi berlibur..
sekaligus dimana bangtan sedang tidak ada acara beberapa hari dan beberapa staff mendapatkan jatah libur beberapa hari termasuk Dian
dengan lapang dada, Dian membolehkan jika Soozii ikut..
sesampainy di resto dan swim fresh salah satu nama dari nama tempat kolam renang
menikmati sunset
ketika Dian melihat dan melarang Gea mendekati Naya dan Arya yang sedang berduaan romantis
Gea dan Dian duduk berdua di tempat yang berbeda
tak lama Soozii datang, menyapa keduanya
"sini duduk ngapain berdiri?" tanya Gea
tapi Soozii melihat ke arah Dian
"duduk ah, aku santai kok" kata Dian
"emm makasih Dian sudah memberiku kesempatan" kata Soozii
"iya, aku begini juga karna Gea, Gea menceritakan semua tentang kamu, aku sudah dengar semua dari Gea" kata Dian
"aku makasih juga sama kamu Gea, dan maaf sebesar besarnya" kata Soozii
"iya ih, ini liburan lah jangan mancing tangis" kata Gea
Soozii berdiri dan duduk di belakang keduanya
lalu mengatakan niatnya yang akan masuk islam
"emm karna Dian sudah menerimaku, paman sama bibi juga anggap aku anak, kalian semua baik, membuatku ingin masuk islam" kata Soozii
seketika keduanya menatap arah Soozii
"kamu gak bercanda kan Soozii?" tanya Gea
"tidak lah, paman, bibi, yang suruh aku anggap mereka ayah ibuku, dan kalian juga muslim, aku pikir aku akan masuk muslim tapi..." kata Soozii
__ADS_1
"AASSHH kenapa pakai tapi?" tanya Dian
"ya tapi aku minta kalian jangan lelah dan terus ajari aku setiap harinya, selalu ingatkan aku"
"serius kan ini?" tanya Gea
"serius" kata Soozii dengan tegas
memulai mengambil hijap, dan memakaikan pada Soozii, juga Dian tak mau kalah..
setelah mendandani keduanya
"maaa.. paaa.. lihat deh ada siapa?" tanya Gea
"emm?" tanya keduanya bingung
"taraaa.."
"Dian?" ucap keduanya kaget
keduanya begitu tak percaya melihat anak mereka sangat cantik dengan hijap
"astaga sayang mama mau deh lihat kamu seperti ini terus kaya Gea"
"iya aku mau ma tapi belum siap" kata Dian
"kalau belum siap juga jangan dipaksa" kata Naya
"yaa tapi berusaha ya" kata Gea
"tentu"
dan sejak liburan itu..
Dian memutuskan tinggal bersama Soozii dan Gea dirumah kakaknya..
"aku akan tinggal bersama kalian" kata Gea
"kamu mau kita tinggal lagi dirumah kak Narya?" tanya Dian
"mau"
mulai masuk islam dan bertemu beberapa orang yang mengerti hukum islam
tak butuh waktu lama Soozii resmi menjadi gadis muslim
penampilannya juga berubah dari sebelumnya
dan salah satu pengawas clean di FGA berhenti, Gea memberikan posisi itu kepada Soozii agar dapatkan uang dengan usahanya sendiri
saat bangtan akan konser
Dian tentu akan pergi bersama bangtan karna Dian paling dibutuhkan
sedangkan Gea sudah berjanji menemani Suga.. akhirnya Soozii sendirian dirumah Narya
Gea dan Dian berangkat, sesampai di gedung acara, bangtan menyapa keduanya
menunggu bangtam hingga selesai acara dan tak lama mereka turun
suga kelelahan, baru turun dari stage, ia langsung terjatuh dipelukan Gea
"suga, kamu sakit ya?" tanya Gea
"badanku lelah" kata Suga
"beberapa hari ini suga hyung sering sakit" kata Rm
"gak, bukan sakit, cuma kelelahan Rm" sambar suga
"yaa, aku begitu kuatir wajahmu begitu lusuh"
Gea memeluk Suga, memberikan ketenangan..
beberapa menit mereka bersiap siap
__ADS_1