Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..

Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..
37


__ADS_3

"waah iya kah? kamu bilang gak percaya katanya yang nolak seokjin cewek bodoh"


"iya, itu iya, kan bener, gak percayanya gini Jen, dia kan idol besar, tampan, tajir, banyak kali kalau cari yang cantik lebih dari aku staf lain juga banyak"


"nyaman sama kamu"


"iya sih"


"waah pasti deh kamu beruntung"


"kamu juga kan dekat sama V, V buanyak banget fans cewek nya tau"


"iya itu dah pikiranku kemana mana dekat sama dia"


jangan urusi orang"


diam beberapa detik


"yoora.. V sudah mengatakan perasaannya semalam" kata Jennita


"semalam? benarkah? jawabanmu apa?"


"aku bilang menerima tapi aku minta sekali lagi mengatakan didepan kalian"


"lalu?"


"ya mau, malam ini, kan sekalian kumpul"


ketika yoora, pacar seokjin yang paling dekat dengan Jennita sejak awal kenal nya, mengatakan jika V sudah mengatakan perasaannya pada jennita



tak lama bangtan pun datang..


mereka duduk bersama dan V pun memulai pembicaraan tentang keseriusannya ingin menjadi pacar Jennita


"aku disini akan memenuhi permintaan kamu, aku suka sama kamu, aku serius, jadi lah pacarku" kata V


"aku mau" jawab Jennita


seketika Jennita tersenyum, member lain histeris dan saling pukul gemas


ketika jennita mengatakan " ya" justru semua semakin ramai


dan kini V menyusul hyung hyungnya berpacaran..


"ahhhh aku sendirian" kata Jhope


"tenang hyung, ada aku" sambar Jk


"oh iya kamu ya"


"eh tapi kayanya sih aku suka sama yungpe" kata Jk


seketika Gea tersedak kaget...


"Ge, ayolah beri aku nomornya, bantu aku dekat dengannya, kau tega aku sendirian tidak ada pengurus" tanya Jk


"aku akan carikan untuk Jhope dulu" jawab Gea


"tidak, aku tidak mau berpacaran, susah, ribet, sendiri juga enjoy, lebih baik kau carikan Jk"


"udah lah jangan ribut, udah, sini mana, nomernya aku minta" kata Jk


"akubtelfon saja" kata Gea


Gea menghubungi Yungpe meminta nya masuk keruangan berkumpul Gea bersama bangtan dan yang lain


"kau panggil aku Gea?" tanya Yungpe


"emm, iya yungpe"


"ada apa?" tanya Yungpe

__ADS_1


"Jk itu, bilang sendiri" kata suga


Yungpe hanya diam karna tidak tau ada apa


"jadi gini, baru saja Jk bilang suka sama kamu, dia mau kenal sama kamu, kamu mau tidak dengannya?" tanya Suga


"hyuuung" ucap Jk malu


"suga, jangan ikutan ih" bisik Gea


"tau suga nih" jawab Dian


"chagia juga jangan ikut, kamu ya" bisik jimin



dan didepan member lain, tanpa ragu Jk mengatakan suka pada yungpe, tapi mereka masih baru memulai kebersamaan, jadi masih butuh waktu untuk dekat dan saling mengenal..


seperti yang dikatakan Yoora..


gadis mana yang menolak pesona satu dari member bangtan adalah gadis bodoh..


begitu juga Yungpe, yang tak menyangka dirinya berhasil menarik perhatian Jk


ia juga memang merasa sejak first time bertemu, Jk sering mencuri pandang lalu membuang muka ketika Yungpe mengetahui itu


kedekatan keduanya berlangsung


berjalan di bulan keempat, mereka resmikam juga hubungan berpacaran mereka..


baik Yungpe dan Jk sama sama mengkonfirmasi kepada semua orang terdekat keduanya jika ada hubungan spesial


"mendengar paling kecil dari kami berpacaran, kalian adalah hubungan terlama, apa tidak mau menikah saja?" tanya Jimin pada suga


"ahh tunggu Jhope" kata Gea


"ehh Gea jangan, aku gak mau ditunggu, menikah dulu sana, siapa tau kan setelah menikah aku dapat kan pacar" kata Jhope


"ya sih, ya menikah aja lah" jawab jimin


"ahh ahh au iya sakit ih" jawab jimin


Gea melirik arah Dian


Dian tau apa yang ingin diungkapkan Gea tentang ketakutan itu, ketakutan jika ia begitu mencintai dan memiliki namun akan kehilangan lagi..



"emmm, Jimin, aku tidak siap untuk menikah lagi, kupikir untuk berteman saja lebih dari cukup untuk kami memperbaiki yang telah lama pergi dari kami" ucap Gea


"maaf Gea, bukan maksud aku" ucap jimin


"iya, saya paham"


beberapa hari berlalu..


ketika suga dan Gea jalan berdua..


Suga mengantri untuk membeli eskrim ditengah terik panas siang hari..



Gea menunggu dan tak lama Suga datang memberikan eskrimnya


mereka duduk dulu untuk menikmati eskrim lalu melanjutkan jalan..


ditengah jalan saat akan melintasi jalan raya


tiba tiba mobil yang tadinya diam terparkir dipinggiran jalan tak jauh dari mereka jalan, melajukan mobilnya dengan gas penuh dan menyerempet ke arah Gea


"Geaaaa" teriak Suga kaget


seketika Gea terjatuh

__ADS_1


kepalanya terbentur dan berdarah, tak fokus dengan yang lain, Suga hanya fokus pada Gea dan dibantu orang sekitar membawa kerumah sakit..


sesampainya dirumah sakit dan masuk UGD, suga menghubungi Dian, karna tidak tau mau menghubungi siapa lagi


sedangkan yang terjadi dirumah


Naya menjatuhkan piring saat mencuci piring


"ma, ada apa?" tanya Arya kaget


"piring nya licin pa, kaget juga mama kenapa tiba tiba jantung hampir copot"


duduk menangkan diri dan mulai bisa bernapas, Dian menghubungi ayah nya jika Gea kecelakaan, dan seketika Naya kembali sesak


"maa, tahan ma, kita lihat dulu disana" kata arya


"ayo pa cepat pa, cepaaat pa gausah ganti baju ayoo" ajak Naya gelisah


sesampainya dirumah sakit..


sudah hadir semua disana menunggu pemeriksaan Gea..


"bu, saya sudah mencari tau di daerah kejadian tadi, ini saya dapatkan alamatnya" ucap salah satu orang yang membantu tadi


mendapatkan nomor polisi mobil membuat keluarga Gea dan bangtan mengantongi satu bukti..


ketika dokter mengatakan Gea sedang kritis


setidaknya tiga hari lagi baru bisa membuat pemeriksaan untuk perkembangan berikutnya


dan dihari ketiga pemeriksaan masih belum sadar, Gea baru sadar di hari keempat tepat tengah malam baru saja selesai dokter mengisi beberapa laporan


"dokter" sapa Gea


"Gea, sudah bangun?" tanya dokter


"dokter saya dirumah sakit?"


"iya, emm tunggu, ini warna apa (menunjuk hijau muda)"


"hijau muda"


"ini (menunjuk angka 8)"


"delapan"


"ini (menunjuk huruf B)"


"B"


"apa yang sakit?" tanya dokter


"sakit? kepala"


"oh iya, pasti, karna benturan dikepala, tapi ingat sama nama?"


"dokteeer, saya Gea, dokter bicara apa?"


"syukur lah kamu ingat, berarti gak hilang ingatan, karna di laporan hasil pemeriksaan, kepala kamu terbentur cukup keras dan 99 persen akan hilang ingatan tapi bagus deh"


dan saat dokter akan mengabari yang menunggu diluar jika Gea sadar


"diluar ada siapa saja dokter?" tanya Gea


"ada ayah ibu kamu, sama adik kamu"


"ada yang lain?"


"tidak ada, sering datang juga lelaki tapi tidak penuh waktu, mungkin sibuk pekerjaannya"


"bisa bantu saya?"


"bantu?" tanya dokter

__ADS_1


"bilang kalau saya hilang ingatan dok"


__ADS_2