
Gea melihat ayahnya begitu sangat senang bisa keliling korea
sampai di apartemen mereka ganti baju persiapan untuk ke pernikahan ingka
mereka berangkat dengan memesan taksi di pinggiran jalan dekat apartemennya
setelah sampai gedung acara
"waah besar sekali" kata ayah San
"ayo yah"
"iya"
saat akan masuk, mereka di data lebih dulu di komputer
"harus secanggih itu ya nama dan wajah kita di foto?" bisik ayah San
"iya ayah, haha" ucap Gea
"atas nama Gea dengan bapak San?" tanya penjaga itu
"iya"
"silahkan masuk"
"terimakasih"
saat berjalan masuk
"eh, kok dia tau?" tanya ayah San
"tau, kan kita sudah ada dikomputernya yah, jadi kalau kita tampakin wajah, nanti sensorid bekerja dan menunjukkan kita ada di bagian tamu undangan" jelas Gea
"ahh ayah sudah begitu ketinggalan" kata ayah San
"gakpapa yah, ayo yah"
kedua nya menyapa ingka dan suami nya di depan
"Geaaa.. terimakasih yaa, ayah.. makasih" ucap ingka dengan bahasa indonesia
"iya, semoga dipermudah saja" kata ayah San
"kamu cantik Gea" kata ingka
"ehh cantik kamu lah"
mereka berfoto bersama sama beberapa kali lalu turun untuk makan
tak lama, Gea melihat beberapa orang berkerumunan
"mereka siapa?" bisik ayah San
"gak ngerti yah"
"mungkin artis"
dan ketika melihat itu bangtan
"ahh iya yah, mereka idol, penyanyi grup" kata Gea
"ahh"
ternyata ingka mengundang bangtan untuk mengisi hiburan di pernikahannya..
biasa, nama nya juga ingka kaya raya. mengundang mereka juga hal mudah baginya
sedangkan bangtan yang menyadari ada juga Gea disana, rm menanyakan pada pengantin laki laki didepan kedua pengantin apakah salah satu mereka mengenal Gea
"kalian mengenal tamu berbaju hijau tosca muda itu?" tanya Rm berbisik karna ruangan cukup ramai dengan musik underground
"ahh.. Gea itu teman ku sekolah, dulu saat SMA, tapi aku kuliah ke korea, tapi kita masih berhubungan baik" kata ingka
"ahh, berarti teman kamu?" tanya rm
"emm, dia juga sempat kekorea, ini kan bukan pertama kalinya, tapi tunggu kalian kenal?" tanya ingka
"kami kenal karna dia mengisi award waktu kita datang juga jadi nominasinya" kata Rm
__ADS_1
"lagipula dia cukup banyak yang mengenal, bukannya dia vlogger coveran?" tanya Jin
"iya sih, dia teman ku masih waktu sekolah dulu, aku kira kalian kenal dari tatia, karna dia juga sempat berkenalan dengan tatia di THiSC cafe waktu aku ajak dia"
"yaa karna itu juga" jawab Rm
dan saat Jk turun menghampiri Gea, suga pun ikuti Jk dan diikuti juga oleh member lain menyapa Gea
karna melihat Gea sendirian, ayah San memgobrol dengan ayah ibu ingka
"Gea" sapa Jk
"eh, iya" sapa Gea
Jk mengulurkan tangannya bersalaman tapi Gea menolak hanya menyambut uluran tangan itu dengan menundukkan kepalanya
saat Gea akan makan, ia melihat ingka dibantu suaminya turun, Gea menawarkan bantuan
"ehh mau aku bantu?" tanya Gea
"Gea, aku mau ketoilet, ayo temani aku" kata ingka
"ayo"
"yaudah kamu temani yang lain aja" kata ingka pada suaminya
dan Gea menemani ingka kekamar mandi
di depan wastafel mereka mengobrol
"Sherlyn kok gak dateng ya ingka?" tanya Gea
"iya, padahal aku sudah undang juga"
"iya itu"
"tapi terakhir dua jam lalu, aku sih lihat"
"lihat dimana?"
"dari post update nya sudah di korea lah"
"ahh"
Sherlyn datang sendirian, antonie, suaminya sibuk
kedatangan Sherlyn tidak diketahui kedua temannya
tapi Sherlyn melihat ayah San dan menyapa juga ibu bapak ingka
"paman, bibi, ayah" sapa Sherlyn
"hai, kamu dateng" sapa ibu ingka
"iya bi, oh ya, mana pengantinnya?"
"oh ditoilet tadi kata pengantin lakinya, kamu mana suamimu?"
"haha suami saya sibuk, minta maaf tadi"
"oh iya gakpapa"
tak lama Sherlyn melihat ingka dibantu Gea duduk disamping suami ingka
"Gea, ingka" sapa Sherlyn
"hai" sapa heboh ingka
"ahh akhirnya datang" sapa Gea
mereka kembali berfotoria sepuasnya dan sebanyaknya hari itu..
setelah lama mengobrol dan berfoto, Gea dan Sherlyn turun karna akan ada pertunjukkan dari bangtan
Sherlyn dan Gea sibuk bicara tidak memperhatikan bangtan yang sedang perform

saat bangtan mulai mengisi, satu membernya sama sekali tidak melepaskan pandangan nya dari Gea..
ayah San menyadari itu, San juga ikut memperhatikan suga yang sibuk menatap lekat anaknya
"kamu sedang dilihati oleh lelaki berbaju hitam topi levis di panggung, apa kamu kenal?" bisik San
__ADS_1
"oh, suga, ia dia salah satu membernya, kenal kok yah, dia baik kok"
"yasudah"
sejak ayahnya membisikkan itu, Gea mulai memperhatikan suga dan bangtan, seketika suga kelagapan dan salah tingkah..
saat selesai bangtan turun dari panggung dan dipersilahkan makan oleh ingka dan suaminya
bangtan turun dan berpencar mencari makan masing masing
saat San kembali mengobrol dengan ayah dan ibu ingka, sedangkan Sherlyn sibuk dengan salah satu teman nya ternyata juga tamu undangan ingka, ternyata itu adalah rekan bisnis ingka dan suaminya
Gea sendirian..
melihat itu, suga berjalan dengan membawa dua gelas minuman lalu menyodorkan pada Gea

"terimakasih" ucap Gea
"kamu tidak melihat ku, apa kamu tau dari mana?"
"aku tau dari sepatumu, aku tidak bisa menatap lelaki"
"iya, iyaaa aku paham itu"
beberapa menit terdiam..
tanpa diminta, suga menceritakan mengapa ia bisa datang ke acara yang sama dengan Gea
"oh iya, aku melihat mu tadi dengan lelaki" kata suga
"lelaki?" tanya Gea bingung
"emm, kupikir dia pacarmu"
"hahaha itu ayahku" kata Gea
"wooh? ayah?"
"emm"
"waaah, maaf"
"iya"
dan mereka melanjutkan obrolan, sampai akhirnya ayah San menghampiri anak gadisnya karna melihat sedang bersama lelaki
"Gea" sapa ayah San
"iya ayah"
"dengan siapa?" tanya San
"ahh, ini suga dari bangtan yah"
"suga" sapa suga
"San, saya ayahnya" kata San
"yah, tadi dibilang sama suga kalau ayah pacar aku" aduhan Gea
"wooh, waaah berarti masih mudah dong ayah mu Gea" kata San
dan suga pun tertawa malu bersama San dan juga Gea
mereka mengobrol bertiga di pernikahan ingka
selesai acara, dengan sopan dan perhatian, suga mengantarkan ayah San dan Gea pulang ke apartemen dan esoknya mereka akan pulang juga suga yang mengantarkan ke bandara...
"selamat pagi paman" sapa suga di lobi tunggu apartemen
"hai, suga"
"saya datang mau antar pulang"
"ahh boleh"
dan ketika selama perjalanan, mengobrol dengan ayah San, suga meminta masukkan dan beberapa pengalaman darinya, San pun berbagi pengalaman untuk pembelajaran suga..
ayah San juga menjelaskan tentang beberapa hal dalam bersedekah dan memberi orang..
__ADS_1