Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..

Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..
54


__ADS_3

"yakin lah hyung"


"jangan karna ada aku disini, jadi takut jawab jujur"


"ini jujur, terus jujur gimana lagi hyung, kamu tanya sama Dian, dia juga tau aku dan Gea teman dekat saja" kata suga


"emm iya, aku tau itu" jawab Dian


dan itu sering mereka lakukan untuk jalan berempat baik suga, Gea, Dian dan sejin


ketika seringnya mereka jalan menyempatkan untuk bersama hanya berempat, Jimin kembali dibuat kesal ketika ia baru tau jika beberapa hari ini Dian jalan dengan Sejin


kemarahannya tidak terbendung lagi..


ia memutuskan untuk menemui Gea dan Suga


juga menemui sejin



"kalian sering jalan diluar bareng?" tanya jimin kepada keempatnya


"ya memang kita sering, tapi berempat" jawab sejin


"iya berempat, tapi kalau suga hyung sama Gea pasti, lalu kamu dengan Dian?" tanya sejin


"jimin, lebih sedikit sopan pada yang lebih tua" jawab Gea dengan lembut


"ya gini Ge, kamu tau kan aku dan Dian gimana? ya kita putus memang, tapi kan kamu tau aku cinta banget sama Dian, Gea, kenapa kamu diam tidak menegur mereka" tanya jimin


"ya karna aku pikir mereka tidak berdua kan jimin" jawab Gea


"ya lagian aku sama Dian, sejin sama suga kok" jawab Dian


"kamu cemburu?" tanya sejin


"cemburu? iya lah, kamu siapa Dian siapa, masih tanya aku cemburu, hyung, kamu itu manager kami, manager bangtan, dan jalan sama Dian, pacar aku" jawab Jimin kesal


"Jimin, jangan berlebihan, kamu kan yang bilang tidak pernah pacaran sama aku?" kata Dian


"kapan ku bilang?"


suga mengajak Gea untuk keluar karna memberikan waktu untuk Dian dan sejin


"ayo, kita pergi saja, biarkan mereka butuh waktu" bisik suga


"emm aku sama suga pergi dulu ya, kalian selesai kan saja dulu" ucap Gea


Gea pergi juga Suga, tapi sejin tidak, karna ia berpikir ia masuk masalah ini, ia tidak mau disebut perebut pacar orang


"kamu memang tidak bilang begitu, tapi kamu bilang kamu gak pernah pacaran sama staff" kata Dian


"ayolah jangan dibahas, itu sudah sering aku jelaskan alasannya padamu" ucap Jimin

__ADS_1


keduanya terus berdebat beberapa jam


hingga Gea datang lagi dan meredahkan keduanya



malamnya..


Dian bercerita pada Gea


begitu rumitnya perasaan, cinta dan hubungannya dengan jimin


disana pertama kalinya selama kenal dengan Dian, Gea melihat Dian menangis


"aku bingung Ge, aku gak ngerti harus jelasin gimana, aku kecewa banget soal Jimin bicara didepan media" kata Dian


"iya aku paham" ucap Gea merangkul Dian tapi Dian langsung memeluknya


"kali ini aku merasakan cinta pertama kali nya tapi begitu rumit, aku capek sama jimin, ia tidak mengerti perasaan susah ku" kata Dian


yaa, cinta memang mampu membuat orang kuat menjadi lemah..


begitu yang dialami Dian saat ini, tapi justru yang dialami Gea berbanding terbalik


"kamu adalah gadis yang kuat Dian, aku tau kamu sudah lama, aku kenal kamu bagaimana kamu mampu hidup tanpa seorang teman" kata Gea


Dian terus saja sesegukan


"tapi sekarang aku lemah" jawab Dian


"iya" jawab Dian mengangguk


"aku adalah orang yang lemah, aku begitu rapuh ketika ibuku meninggalkan ku ketika melahirkanku, aku tidak mengenal sosok orang yang melahirkanku kedunia dan ditambah aku harus kehilangan ayahku" kata Gea


Dian melepaskan pelukannya dan menghentikan tangisnya lalu menatap ke arah kedua mata Gea


"bertahun tahun hidup sendirian dan sampai aku bertemu Narya, bertemu mama papa, disini tuhan memberikan aku doa terkabulkan"


Dian menggenggam tangan Gea menguatkannya


"aku juga bersyukur, mengenal kamu yang anarkis tapi sopan dan menurut padaku" kata Gea


"aku begitu sangat menghargai pilihan kakakku, kak Narya bukan orang yang sembarangan memilih orang untuk mempercayakan temani dia, terbukti, dia membuatmu menemani nya sampai akhir napasnya" jawab Dian


"aku rapuh lagi ketika Narya pergi meninggalkanku bertemu ayah ibuku, beruntung ada suga, dia selalu memberiku kekuatan, dan hasilnya aku harus membiasakan diriku dengan hubungan tanpa kejelasan dengan suga, karna aku tidak mau suga meninggalkan agama dan hidupnya demi bersama ku, tapi aou juga tidak mungkin menikah dan hidup dengan lelaki berbeda agama"


"iya, aku paham soal itu, aku baru sadar, kisah mu lebih berat dariku" kata Dian


dari sana, Dian mulai membaik, ia mulai memandang arah depan untuk masa depannya


ia tidak lagi memikirkan betapa rumitnya kisahnya karna Gea adalah orang yang memiliki kisah terumit walau terlihat ia dan suga begitu bahagia dalam kebersamaan


tak lama Soozii datang..

__ADS_1


untuk menginap dirumah Gea..


oh yaa.. rumah yang ditempati Gea dan Dian adalah rumah hasil kerja Narya, tapi sudah menjadi milik Gea karna Narya membalikkan nama pemilik rumah dari nama Narya ke Gea


dan rumah itu kini ditempati Gea dan Dian, juga sering kedatangan Soozii untuk menginap


paginya, Soozii menceritakan tentang ia mengambil job untuk pemotretan, ia ditawari untuk menjadi model dan menerimanya..


Soozii bercerita kepada Gea dan Dian paginya saat makan pagi bersama


"waah bagus dong dapat kerjaan, yah bakalan, ninggalin FGA" kata Gea


"gak lah, gak ninggalin Gea, aku masih akan bantu bantu kamu dengan Dian kok"


"berapa bayaran?" tanya Dian


bayaran untuk model pemula terbilang mahal didapatkan Soozii tapi memang penampilan dan gestur Soozii begitu mendukung


ditambah sejak dulu memang Soozii memiliki selera berkelas..


walaupun hidupnya masih susah karna ia diusir dari rumah dan harus memulai kehidupan, ia tidak pernah merubah gaya hidup nya yang mewah


"kamu istirahat, aku pergi ke FGA dulu ya" kata Gea


"iya, Soozii dateng?" tanya Dian


"dia bilang dateng tapi kita gak bareng"


tak lama dari Gea pergi, Soozii berpamitan pada Dian


"Dian, aku pergi ya, kamu baik baik saja kutinggal?" tanya Soozii


"emm udah sana, aku gak apa"


"bye"


baru akan menyentuh pintu utama rumah


Soozii kaget didepan pintu sudah berdiri Jhope


"kamu, sejak tadi?" tanya Soozii



"aku baru, baru juga akan ketuk, sudah kamu buka"


"ahh, cari Gea? dia sudah di FGA" kata Soozii


"oh sudah berangkat? yasudah aku pergi kesana" kata Jhope


sebenarnya Soozii juga akan pergi ke FGA, tapi Jhope tidak menawarinya bareng jadi ia diam saja


Jhope juga sebenarnya sudah jalan, tapi ia kembali dan menyapa Soozii

__ADS_1


"Jhope? ada yang ketinggalan?" tanya Soozii


"apa kamu akan pergi ke FGA?"


__ADS_2