Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..

Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..
52


__ADS_3

member lain terdiam, karna semua member bangtan tau, bagaimana perubahan Dian mulai pertama mereka kenal..


"aku membaik demi kamu, tapi ternyata kamu membuang waktuku" tambah Dian


"Dian.. kamu kan tau ini juga diatas kontrak kerja kami, tidak ada yang bisa kami lakukan lagi" kata Rm


"iya Dian, mengertilah kitapun bukan tidak memperjuangkan pacar pacar kami tapi kami bisa apa" jawab Jhope


member lain juga menjawab dan menenangkan Dian tapi sayang, Dian sudah terlanjut sakit hati atas ucapan Jimin



"harusnya jika kamu menghargai aku, biarkan member lain yang menjawab bukan kamu kamu dengar?" ucap Dian


"chagi aku hanya membantu mereka seperti kesusahan menjawab" kata Jimin


tapi tangan jimin lagi lagi dihempaskannya


"dua hari lagi, aku akan perpanjangan kontrak, dan aku akan menyelesaikannya dihari itu" jawab Dian


"Dian?" jawab member bangtan bersamaan karna kaget keputusan cepat diambil olehnya


"chagi, kenapa harus begini?" tanya jimin


Dian terus membuang tangan Jimin dari tangannya dan melanjutkan jalan nya untuk pergi dari dorm


bahkan ia tak peduli bagaimana jimin mengejarnya dan meminta maaf berulang ulang


"emm Gea, aku berhenti dari agenci" kata Dian


"loh ada apa?" tanya Gea


"kamu ada msalah atau kontrak atau apa?" tanya Arya, papanya


"ya kan dua hari lagi, aku akan perpanjangan kontrak, aku selesaikan saja untuk mengurus THiSC cafe"


yaa malam nya, Dian mengatakan pada Gea dan ayah ibunya jika akan berhenti bekerja dari agenci, dan akan memilih mengurus usaha kakaknya THiSC cafe


karna memang THiSC sejak diurus Naya, Naya jarang datang langsung untuk mengurus dan fokus..


esok paginya.. ia menghindari tatap muka dengan bangtan, ia mengerjakan pekerjaan yang sudah sedikit


tanpa butuh waktu lama ketika ia hanya akan datang ke kantor untuk memutuskan tidak melanjutkan kontraknya


"Dian, bangtan hari ini kosong jadwal, kamu ada apa?" sapa kwan


"aku? ada perlu sama pa ceo" kata Dian


"dia perpanjang kontrak" sambar sejin


"ahh iya sekarang ya" kata Kwan


Dian masuk dan menyapa pak Ceo


"duduk Dian, silahkan" sapa pak ceo


"terimakasih pak"


tanpa berlama lama, Dian mengatakan jika ia akan menyelesaikan kontrak tidak memperpanjangnya dengan alasan jika ia akan membantu usaha ibu dan kakaknya..



beberapa menit mengobrol dan Dian resmi keluar dari perusahaan


Dian keluar


menyapa Kwan dan sejin disana juga menyapa yoora dan tatia..


karna hanya keempat orang disana yang dekat dengan Dian


"hai, aku pamit ya, pulang duluan" kata Dian


"hai, eh iya, hati hati jawab kwan


"sampai ketemu lagi Dian" ucap yoora

__ADS_1


"iya" jawab Dian


mereka tidak tau jika pamitnya Dian untuk selamanya dari pergi dari perusahaan


ketika Dian pergi..


beberapa hari Dian tak terlihat datang, yang sering mengurus bangtan kembalu tatia, akhirnya tatia kembali merangkap pekerjaan


dan ketika beberapa staff bertanya pada pak ceo, pak ceo menjelaskan jika Dian sudah tidak lagi ada kontrak kerja karna Dian menghentikannya sendiri


omongan begitu ramai pada kalangan staff agenci itu karna memang semua staff tidak pernah dekat, mengobrol atau hanya menyapa dengan Dian kecuali yoora, tatia, kwan dan sejin


yang lain hanya kenal nama saja


"berhenti dia?" bisik staff satu


"iya. berhenti, hati dingin begitu mana mungkin diperpanjang" jawab staff lainnya


"eh jangan salah, justru yang begitu yang pas jagain bangtan tau sendiri fans bahkan mendadak jadi sasaeng" kata staff yang lain


banyak obrolan tentang Dian berhenti dan itu sampai ketelinga Jimin dan member lainnya pastinya



"hyung, Dian berhenti kerja?" tanya Jimin


"iya, kalian belum tau? kukira kalian tau, terutama kamu jimin, kamu kan pacarnya" jata manager sejin


"mereka sudah putus hyung" bisik V


"ahh putus? ahh apa karna ini di berhenti kerja?" tanya Sejin lagi


"kita ada jadwal jam berapa?" tanya jimin


"besok pagi, sekarang selesai kalian boleh pulang"


seketika Jimin bersiap siap


"kemana?" tanya Rm


Jimin berlari kecil dan pergi dari sana..


sesampainya dirumah yang didiami Gea bersama Dian sesekali Soozii juga menginap


tidak ada orang, langsung menuju ke rumah


"bi?" sapa jimin


"jimin? cari Dian? bukannya dia kerja?" tanya Naya


"kerja? dimana bi?"


"kerja dimana bi?"


"di agenci kamu, masak gak ngerti?"


"emm staff lain bilang Gea berhenti bi"


"ahh iya astaga saya lupa, ia dia bilang berhenti karna capek kerja disana katanya, gak kenal waktu, itu bilangnya sama saya sama papanya juga, dia bilang sama kami akan membantu Gea di FGA" jawab Naya


"oh di FGA, saya kesana saja, terimakasih bi, maaf mengganggu waktumu"


"baiklah"



Jimin berjalan dan menuju FGA..


sesampainya disana..


"yungpe?" sapa Jimin


"jimin?"


"ada Dian?"

__ADS_1


"loh, baru aja keluar"


"keluar? sama Gea?"


"bukan, tadi Dian berangkat duluan sebelum Gea"


"terus Gea ada?" tanya Jimin


"gak ada juga, tadi dijemput sama suga"


"oh terus tau Dian kemana?"


"aku? gak tau tapi tadi aku lihat ada yang jemput pakai mobil biru muda" kata yungpe


"biru muda? temannya?"


"gak kenal, aku baru lihat"


"laki?"


"iya, laki"


"orangnya?"


"ganteng tapi mirip mirip suga, badannya seukuran badanmu, kamu agak kurusan sih"


"lainnya?"


"lupa ih, tapi aku dengar Dian panggil nama nya dengan sebutan sejin" kata yungpe


"sejin?" tanya jimin kaget


"emm, aku pernah lihat dia bersama kalian juga, teman kerja Dian kan di agenci kalian"


"iya, sejin hyung manager bangtan"


"ya sering memang pak sejin itu datang sejak beberapa hari ini Dian tidak bekerja di agenci kalian" jawab yungpe


seketika, kaget bukan kepalang..


bagaimana mungkin, Dian jalan dengan manager nya sendiri


demi menunggu Dian, Jimin rela duduk berlama lama di FGA..


sejam berlalu, tak lama dari itu Dian datang


dan karna sejin hanya mengantarkan Dian, sejin langsung pergi tancap gas


"jimin" sapa Dian


"Dian, dari mana kamu?" tanya Jimin


"aku dari, emm eh yungpe, kenapa tidak kamu beri tau aku ada jimin?" tanya Dian


"aku sudah kirim pesan chat kok Dian, mungkin kamu tidak membaca nya" jawab yungpe


dan melirik arah ponselnya benar, yungpe mengirimkan pesan jika ada jimin tapi ia tak membuka


"tadi kata yungpe, kamu jalan sama sejin?" tanya Dian


"dari mana yungpe tau sejin?"


"kan yungpe pernah pacaran juga sama Jk"


"oh.. iya.."


"jawab, dari tadi ngalih pembicaraan terus"


"apa?"


"kemana dan kenapa sama sejin?"


"ya aku kan memang dekat sengan sejin"


"baru baru ini sejak kita putus, kamu sering kan jalan sama dia"

__ADS_1


"apa urusanmu? urusi saja pekerjaanmu"


__ADS_2