Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..

Aku, Tuhanku, Tuhanmu, Dan Kamu..
38


__ADS_3

"bilang ke siapa?" tanya dokter


"semua" kata Gea


"ayah ibu adik mu?"


"semua dokter, aku juga mau dokter bilang kalau aku buta" kata Gea


"ah kamu serius?"


"serius, bilang begitu ya"


"jadi, saya bilang buta atau hilang ingatan?"


"keduanya deh"


"serius kamu? kalau minta bukti?"


"itu urusan ku dokter, biar aku yang melakukan"


"baiklah kalau gitu semua resiko yang ada kemungkinan tanggung sendiri, diluar saya bertugas memeriksa" kata dokter


"siap dok"


"memang mengapa kamu melakukannya?"


Gea menjelaskan keinginan nya mencari tau mana orang orang yang tulus bersama nya dari sebuah peristiwa yang dialaminya


alasan Gea membuat dokter tersentuh dan akhirnya membantu Gea


tak lama dokter keluar dan menyapa beberapa orang diluar dan member bangtan yang ada hanya Jimin, suga dan Jhope



"dokter? bagaimana anak saya?" tanya Naya


"anak ibu sudah sadar, kami akan mengantarkan ke ruang rawat inap biasa" kata dokter


"bagus kalau sudah sadar dokter" jawab Naya


"tapi..." kata dokter melirik kearah Suga, jimin, Dian dan juga Arya


"tapi? tapi apa dok?" tanya Naya bingung


"tapi maaf bu, kami sudah periksa lagi dan hasil nya sama" kata dokter


"iya kenapa dok, bilang saja kenapa anak saya" kata Arya bingung


"pasien (melirik arah lainnya lagi) ,, mengalami.. buta" ucap dokter


"buta dokter?" tanya suga kaget


"dan ada lagi, pasien juga telah kehilangan ingatan nya" jawab dokter


semakin jantung suga seperti dilempari batu batuan besar


setelah Gea keluar dan suga melihat keadaan Gea, mereka menuju ruang rawat biasa...


setelah sampai diruang kamarnya


"kami tinggal, ibu bapak, kami tinggal dulu" kata perawat


"iyaaa..." jawab Naya


dan perawat pergi, baik Naya, Arya, Dian, Jimin dan Suga menangis, mereka menahan sakit hatinya melihat Gea sekarang


Gea berpura pura batuk


"ehhhehm uhuk"


Dian memberikan Segelas air putih karna melihat Gea batuk


"ini minum" kata Dian


"terimakasih suster" ucap Gea


seketika Dian menahan tangisnya dan tidak kuat lagi


"suster..." panggil Gea

__ADS_1


Dian menyuruh yang lain yang mengurus karna tidak lagi sanggup


"iya?" sapa suga


"aahh dokter, apa saya boleh makan?" tanya Gea


melihat kearah yang lain sudah tidak bisa melanjutkan, suga harus menahan sakit hatinya


"dokter?" panggil Gea lagi


"ya?"


"dokter aku memang pakai apa, kenapa kepalaku ditutup?"


"harus ditutup ya, karna kamu sejak dulu berhijap" sambar Dian


"oh iya suster"


"emm Gea.. ini bukan suster dan dokter ya. aku suga" kata suga


"suga? ah siapa kamu?" tanya Gea kaget


"aku suga, aku yang akan merawatmu selama dokter sibuk"


"ahh baik lah tapi jangan berbuat macam macam ya"


"iya" jawab Suga..


setelah menginap beberapa hari lagi, Gea diperbolehkan pulang


dan memulai kembali dikehidupan barunya


"Gea, ini kamu tinggal dirumah aku dan istri juga anakku karna kamu anak kami jadi kamu harus tinggal disini" kata Arya


"aku anak kalian?" tanya Gea


"iya anak kami jadi tinggal disini" kata Naya


"apa aku boleh panggil ayah dan ibu?"


"mama papa biar sama dengan Dian, Dian juga adik kamu tapi lebih tua dian satu tahun"


Naya dan Arya masih belum waktu tepat menjelaskan tentang Gea lebih jauh apalagi menyangkut Narya bukan kurang tepat sih tapi lebih pas nya kurang kuat menceritakan nya



sedangkan suga...


yang sudah berada di dorm


bersama member lain, dan hanya bisa diam..


"harusnya aku yang di mengalaminya, bukan Gea" teriak suga


"suga hyung, keluarlah untuk makan" ajak Rm


tapi Suga tidak memperdulikan, begitu pula satu persatu member lainnya yang mengatakan hal yang sama dengan Rm tapi tidak direspon


ketika berada di salah satu ruangan di dorm yang biasa suga dan member lain pakai untuk melakukan beberapa challenge


terdapatpiano disana yang biasa digunakan oleh suga..


Suga mendekatinya..


lalu memainkan perlahan dengan nada sedih lalu memulai kembali permainan dengan nada mulai meninggi..


lama kelamaan justru permainan piano mmebuat hati suga semakin kesal dan tak menentu


"kenapa kamu ambil jalan kiri, harusnya kanan, biar kamu yang tertabrak, bukan Gea" teriak suga


"suga hyung" panggil Rm


"Suga berhenti" ucap seokjin


dengan emosi dimana pikirannya masih menyalahkan dirinya tidak bisa menjaga Gea


sampai membuat Gea melupakan semuanya


Suga memainkan piano dengan keras lalu memukul piano dan melempar beberapa barang yang ada di atas piano jadi hiasan..

__ADS_1


juga beberapa barang milik suga lainnya yang ada diruangan itu, yang mendominasi ruangan itu dengan barangnya tak luput dari kemarahannya yang membanting semua


tapi semua member tak bisa membantu Suga berhenti akan kemarahannya


sampai akhirnya..



"suga.. tidak butuh kamu menyalahkan diri sendiri, marah dan emosi pada diri sendiri, kak Gea hanya butuh kamu bersama nya, jika benar benar cinta sama dia, atau..." ucap Dian


"atau?" tanya suga dengan menatap tajam


"atau tinggalkan sekalian tanpa lagi kamu mengganggunya" kata Dian


karna tidak mau berpisah dengan Gea lagi, suga meredah kan emosinya dan mengatur untuk ia bisa menjadi orang yang selalu bersama Gea kapanpun


beberapa hari berlalu, suga yang paling sering datang menemani Gea dirumah mama Naya dan papa Arya..


"Gea" sapa arya


"iya"


kedua orang tua Gea itu juga ternyata begitu tulus mencintai Gea sebagai anaknya dengan bukti mengurus semua kebutuhan Gea


bahkan Dian memutuskan tinggal lagi dirumah ayah ibunya meninggalkan rumah Narya


"kaaak, coba tebak aku bawain apa" kata Gea


"bawain? apa Dian?"


"tebak dulu ih"


"barang?"


"bukan"


"makanan?"


"iya. . ini makanan kesukaan kak Narya, tapi kak Gea juga suka kan awalnya gak suka jadi suka karna kak Narya" jawab Dian


"oh" jawab Gea


Dian kaget kenapa bicara Gea tidak bingung siapa Narya


mengetahui wajah Dian bingung dengan cepat Gea menjawab


"Narya? siapa itu?" tanya Gea


"Narya.. itu dia, emm dia kakak aku, tapi dia meninggal"


"astaga maaf Dian" kata Gea


"iya"


Dian terus menjelaskan tentang Narya sedikit


kini tak ragu untuk keluarga yang tulus, ia masih harus banyak mencari tau tentang suga sendiri dan mungkin bahkan member bangtan lainnya yang mana yang tulus..



dimulai dari pacar pacar bangtan dan akhirnya di bangtan sedikit membuat bangtan lelah atas sikap Gea


tapi bangtan menunjukkan betapa rispek nya mereka pada Gea


seperti contohnya ketika di dorm berkumpul


"Gea kemana?" tanya Jhope


"Ge, kemana kamu?" tanya suga


"aku ambil minum"


"biar aku ambilin" kata Jhope


"iya kamu duduk tinggal minta kita" kata Rm


"mana ada aku yang mau aku yang nyuruh"


"iya gakpapa sini duduk" jawab jin

__ADS_1


__ADS_2