
baik Gea dan Dian sempat mencoba melarikan diri dari mobil itu tapi belakang mobil terpentok dengan pohon besar dan membuat kepala keduanya terbentur dengan keras ke arah mobil
saat itu juga , keduanya tidak sadarkan diri..
seketika, Naya terbangun, ia kaget tiba tiba ada yang seperti melempar jantungnya
"ma, ada apa?" tanya Arya kebingungan
"maaa sadar ma" ucap Arya melihat istrinya ternyata masih tidur..
"astagaaaa pa, ada apa?" tanya Naya
"kenapa mama yang tanya, papa yang kaget ma, apa mama mimpi buruk?" tanya Arya
"tidak pa, mama tidak mimpi buruk, mama kaget seperti ada yang mengageti mama"
"ma, tenangkan dulu, minum ini"
hal juga dirasakan Jimin
dimana ia seketika terkaget ditengah tidurnya..
sementara suga memang tidak bisa tidur dua hari berjalan
jimin terbangun dan turun mencari air di dapur, lalu melihat sekeliling dorm, tapi ia melihat lampu ruangan pribadi suga menyala
"hyung belum tidur?" tanya Jimin
"aku dua dan tiga hari ini tidak tidur"
"ada apa?"
"tidak tau juga"
"ahh aku juga baru saja tidur dan kaget, tiba tiba terbangun, seperti ada ledakan bom"
"ah mimpi buruk"
"iya tapi gak jelas apa"
paginya, seorang pejalan kaki melihat mobil yang diam dengan posisi tak wajar, ia bingung dan memanggil beberapa orang disana,
beberapa orang itu merekam keadaan mobil itu.. sampai polisi datang dan membuka paksa pintu mobil..
sudah terdapat dua gadis dengan kepala sama sama berlumuran darah..
semua membawa kedua gadis itu kerumah sakit..
sedangkan Naya
"pa, semalaman Dian gak pulang? apa dia menginap lagi dirumah Gea?" tanya Naya
"biasanya begitu kan ma"
"iya pa"
tak lama telfon Arya berbunyi dan ia angkat
dari pihak rumah sakit dan memberitahukan jika Gea dan Dian berada dirumah sakit karna kecelakaan
seketika, Arya melirik arah Naya dan menjatuhkan ponselnya..
"pa?" sapa Naya
Naya mengambil telfon dan melihat panggilan terakhir
__ADS_1
"siapa pa?" tanya Naya
"rumah sakit, suster bilang jika Gea dan Dian semalam kecelakaan dan paginya baru di bawa kerumah sakit" kata Arya
"apa? kenapa diam, ayo kesana pa"
dengan gelisah, keduanya pergi tapi mengajak supir, karna Arya tidak bisa tenang takut terjadi apa apa nanti dijalan..
sesampainya dirumah sakit, Naya dan Arya melihat keadaan kedua anaknya di UGD
sementara hati jimin semakin dibuat tidak enak, ia merasa dirinya begitu tak berdaya..
tak lama pemeriksaan
dokter keluar, suster yang tadi mengantarkan Arya dan Naya mengantarkan dokter bertemu kedua orang tua pasien
"bapak, ibu, bisa kita bicara?" tanya dokter
"langsung saja dokter" jawab Arya
"begini, sebelumnya kan saya sudah mengatasi untuk pesien Gea kecelakaan, dan saya sebelumnya minta maaf karna pernah dipaksa oleh Gea untuk berpura pura mengatakan jika Gea kehilangan ingatan dan buta tapi itu semua bohong" jelas dokter
"iya itu saya tau dokter"
"sekarang saya mau bicara dan berdasarkan fakta, benturan terjadi sangat keras, dan hasil laporan saya sudah teliti berulang ulang adalah Gea 100persen mengalami buta dan hilang ingatan" kata dokter
"apa dokter?" tanya Naya kaget
dan dokter mengatakan jika Dian harus pergi selama nya meninggalkan dunia...
"dan pasien yang bersama Gea, atas nama Dian, harus meninggalkan dunia" jawab dokter
seketika, Naya terjatuh, ia tidak bisa menahan kaki nya berpijak
"dokter jangan bercanda, ini soal nyawa" kata Arya
dan harus menerima kenyataan jika Dian meninggal karna kecelakaan itu..
seketika Arya menghubungi Soozii, karna ia bingung menghubungi siapa dan ia bingung dengan kondisi Naya yang terus menangis dan melemah
tak lama Soozii datang dan mendapatkan fakta itu seketika Soozii kaget..
ia menghubungi Jhope
dan mengatakan yang terjadi..
"halo, hope? apa kamu sibuk?" sapa Soozii
"tidak, kami akan pergi ke tempat latihan"
"aku mau beritahu saja jika Gea dan Dian masuk rumah sakit karna semalam kecelakaan dan Dian meninggal" kata Soozii
"apa? serius" bentak Jhope karna tidak percaya
semua member bangtan melirik arah Jhope yang berubah tiba tiba
seketika Jhope menspeaker telfon dari Soozii, ketika Soozii sedang menjelaskan
mendengar itu, seketika Jimin tidak peduli mau kemana ia akan pergi ia akan menundanya sepihak, ia memutuskan menuju rumah sakit begitu juga dengan suga dan member lainnya
sesampainya disana, Jimin dijelaskan oleh Soozii dan juga suster yang mengurus kepulangan Dian
betapa hancurnya jimin hari itu..
banyak penyesalan membuatnya terjatuh karna menyalahkam diri sendiri
__ADS_1
Jimin ditemani member bangtan lainnya dan juga kedua orang tua Dian membawa pulang dan akan menguburkan Dian
sedangkan suga sendirian menunggu Gea..
dua jam berlalu, tak lama member bangtan berdatangan tapi tidak dengan Jimin yang masih di makam Dian
semua kalut menunggu kepastian, berjam jam lamanya..
hingga dokter keluar dan menyapa semua diluar
"boleh masuk" sapa dokter
seketika Suga langsung masuk tanpa peduli lagi ucapan dokter
"apa dia sudah sadar dokter?" sapa Rm
"sudah sadar, tapi saya harap tenang dan jangan memaksakan jika pasien tidak bisa mengingat suara kalian" kata dokter
"maksud dokter apa? dia bisa melihat kita kenapa harus mengingat dari suara?" tanya Jk
"oh, pasien mengalami buta dan kehilangan ingatan" kata dokter
"ah dokter bercanda, ini pernah dilakukan Gea dan dibantu dokter" sambar Jhope
"kali ini tidak, saya bersungguh sungguh"
mereka pun masuk dan melihat keadaan Gea
mereka melihat pertama kalinya Gea tidak berhijap..
seketika dengan cepat, Soozii memakaikan hijap Gea..
"siapa?" tanya Gea
"aku Soozii"
Gea kembali diam karna tidak tau siapa itu dan apa yang dilakukan dia kepadanya
suga yang melambaikan tangan di kedua mata Gea tidak juga mengedipkan matanya karna lambaian tangan suga
"Ge?" sapa suga
tapi Gea hanya diam..
"Gea?" sapa suga
"aku tidak tau kalian siapa, tapi tolong jangan membuat kepala ku pusing karna aroma parfum kalian" kata Gea
seketika Suga kaget..
itu adalah fakta, itu adalah kejadian benar benar dialami oleh Gea dimana Gea buta dan hilang ingatan.
semua member bangtan tak percaya dan melakukan beberapa tes untuk melihat kepastian apakah kali ini Gea benar benar mengalaminya
dan semua yakin jika Gea benar benar mengalaminya..
beberapa hari dirumah sakit, dan dokter memberikan obat untuk bisa pulang..
Gea dibawa pulang oleh Arya dan Naya..
selain Gea mereka tidak memiliki siapa siapa lagi, dan memutuskan merawat Gea..
__ADS_1
kini Gea benar benar berada disituasi sulit tentang mimpi paling buruk dihidupnya