
Lagi-lagi, Ashlee didatangi oleh seorang wanita yang beberapa minggu lalu menyerangnya secara tiba-tiba.
”Kembalikan Niko padaku!” Bentak si wanita, sembari mendorong kasar tubuh Ashlee.
”Maaf, nona. Tindakan anda sudah sangat keterlaluan!” Ashlee memutar kedua tangan si wanita ke arah belakang dan memojokkannya di body mobil. Karena mereka yang sedang berada di area parkiran.
”Apapun tindakan kalian, tidak akan mampu membunuh Niko! Ingat itu!” Peringat si wanita.
”Apa hubunganmu dengan Nikolaus?” tanya Ashlee yang berusaha menahan rasa kesalnya.
”Gara-gara kau, Niko meninggal aku. Aku yang sudah menyerahkan segala-galanya bagi Niko. Kini, kau justru berusaha untuk membunuhnya! Dasar ****** tidak tahu malu!” Bentak si wanita yang masih saja tersulut emosi.
”Aku tidak pernah tahu hubunganmu bersama Nikolaus, bisa saja kau hanya membual.” Ketus Ashlee yang tentu saja kita membuat si wanita murka.
”Saat Niko sudah pulih, kalian akan dihancurkan! Kau hanyalah kambing hitam bagi Niko, jadi jangan berlagak kau paling dicintai! Sungguh kasihan, ****** rendahan yang hanya menjadi alat balas dendam pada keluarga Grayson!” Ketua si wanita, kemudian berlalu dari hadapan Ashlee.
Mendengar semua itu, betapa kecewanya Ashlee. Meski belum terbukti kebenarannya, namun kata-kata wanita itu sangat menohok dan menusuk hingga ke ulu hatinya. Karena walau bagaimanapun juga, Nikolaus adalah pria yang sempat mengisi kehidupannya, dan juga hampir menjadi suaminya.
***
Suatu hati, Ashlee menghadiri rapat pertemuan penting bersama para pimpinan perusahaan. Suatu yang tak terduga kembali terjadi, dan sungguh membingungkan bagi Ashlee.
”Elph..” ucap Ashlee, ketika melihat sosok pria disebuah pertemuan tersebut. Dari postur tubuh dan paras memang pria yang ia temui di sekitaran pulau kastil kediaman Matth.
Pria itu tersenyum ke arah Ashlee, lalu melangkah pergi. Dikarenakan rasa penasaran besar, Ashlee diam-diam mengikuti si pria yang ia duga ialah Elph itu.
...
”Sedang mencari sesuatu, Nyonya CEO?” ucap pria itu dari arah belakang Ashlee.
Ashlee sangat terkejut dan juga kikuk tatkala bertemu dengan si tampan.
”Anda, tuan Elph, bukan?” tanya Ashlee memastikan.
Pria itu pun tersenyum, dan melangkah mendekati Ashlee. ”Kukira, Nyonya CEO sudah melupakan aku.” Balasnya, dan ternyata benar Elph.
”Tuan Douglas, klien mencari anda saat ini.” Ucap salah seorang asistennya.
”Oh ia, namaku Douglas Elph. Nyonya bisa memanggil dengan nama belakang, agar lebih akrab.” Ucapnya, kemudian berlalu dari hadapan Ashlee.
__ADS_1
”Mengapa pria ini juga terlihat sangat misterius.. siapa sebenarnya mereka semua ini?” Ashlee mulai bertanya-tanya lagi di pikirannya atas semua kebingungan yang ada.
***
Saat Ashlee akan pulang, tiba-tiba seseorang membekap mulutnya dan membuat Ashlee pinsan di tempat. Dengan segera, Ashlee dibawa pergi oleh dua orang pria bertubuh tinggi besar tersebut.
Di sebuah rumah yang terletak cukup jauh dari pusat kota, dan terkesan sepi itu. Di sanalah Ashlee dibawa kepada seseorang yang tentu saja hal itu akan semakin membuat Ashlee kebingungan ketika sudah tersadar nanti.
”Sudah kalian pastikan itu benar-benar Ashlee?” tanya si pria yang sepertinya pemimpin dua pria penculik itu.
”Yah, tuan. Kami sudah pastikan itu Nona Ashlee.” Ucap mereka, kemudian membiarkan si pria bersama Ashlee.
”Tak kusangka, pria bajingan itu mendahuluiku dan apa yang bisa aku dapatkan darimu. Hanya saja, kehadiranmu juga memudahkan aku untuk membalas si bajingan Matth itu.” Ucap si pria yang ialah Nikolaus.
Setelah beberapa saat kemudian...
Ashlee pun kembali tersadar, dan Nikolaus sudah duduk di samping tempat Ashlee sedang terbaring.
”Nikolaus!” Ucap Ashlee terkejut, dan segara terbangun dari tempat.
”Kau sudah sadar, sayangku?” ucap Nikolaus lembut.
”Apakah aku sedang bermimpi?” tanya Ashlee dengan mata berkaca-kaca.
“Ah, shitt!” Pekik Nikolaus.
”Ada apa?” tanya Ashlee.
Namun tiba-tiba saja Nikolaus mencekik leher Ashlee, dan hampir membuat Ashlee kehilangan banyak oksigen.
”Ternyata bajingan itu sudah menodaimu, sangat disayangkan kau tidak lagi berguna!” Ucap Nikolaus, kemudian membanting tubuh Ashlee ke lantai.
Ashlee benar-benar sangat tidak menyangka, jika apa yang telah Matth katakan adalah sebuah kebenaran. Nyatanya Nikolaus hanya ingin memanfaatkan Ashlee sebagai alat balas dendam saja.
”Nikolaus, apakah ini sungguh dirimu? Jelaskan padaku, apa yang membuatmu berubah seperti ini?” terlihat jelas raut wjah kecewa bercampur sedih tergambar di wajah Ashlee.
”Aku tidak berubah, aku hanya memperlihatkan sifat asliku padamu. Sungguh malang, kau hanyalah wanita rendahan sekarang, tak ada lagi yang bisa kudapatkan darimu. Untuk itu, lebih baik kau mati menyusul kedua orang tua bajingan Matth!” Nikolaus yang hendak menghunus belati miliknya ke arah Ashlee.
Nikolaus
__ADS_1
Namun niatnya tiba-tiba terhenti, tatkala melihat Ashlee sudah cukup menderita akibat cekikan darinya dan juga segala kenangan yang telah terjadi diantara mereka.
Alhasil, Nikolaus masih membiarkan Ashlee untuk tetap hidup, dan hanya membiarkan tubuh Ashlee tak berdaya tepat di depan Mansion kediaman Matth. Hal itu pun ia perintahkan pada para bawahannya. Nikolaus ternyata tak jauh kejamnya dengan Matth.
•••
Keesokan harinya...
Suasana gaduh pun tidak terhindar lagi, semua pelayan mansion kediaman Matth di kota A begitu terkejut. Tatkala mendapati tubuh seorang wanita dengan kondisi yang cukup memperihatinkan.
”Bukankah ini Nyonya Ashlee!” Ucap salah seorang pelayan, kemudian suasana gaduh pun mulai terjadi. Sekua dibuat panik, terutama jika Matth mengetahui hal tersebut.
Mereka bergegas membawa tubuh lemah Ashlee dan memanggil dokter khusus yang selama ini bekerja untuk keluarga Grayson.
”Mansion Kediaman Matthyas Grayson”
”Apa yang terjadi di sini, mengapa begiti riuh?” tanya Matth yang baru saja datang dari kamar pribadinya.
”Tuan, bukankah ini Nyonya Ashlee?” ucap salah seorang pelayan dengan hati-hati, juga sudah ada dokter yang sedang menangangi Ashlee di sana.
”Ashlee!” Matth begitu terkejut, saat melihat kondisi Ashlee, dengan alat penyangga di bagian lehernya. Dikarenakan bekas cekikan dari Nikolaus dan juga bagian tubuh lainnya terlihat memar dan juga ada luka berdarah di kepalanya Ashlee akibat benturan hebat ketika Nikolaus membanting tubuhnya.
Matth tersungkur di hadapan tubuh lemah Ashlee dengan berbagai peralatan medis di sana.
”Ashlee, siapa yang melakukan hal ini padamu tidak akan pernah kubiarkan lolos.” Ucap Matth menahan segala rasa amarah di hatinya. Matth mengepal kedua tangannya, dan sungguh tak kuasa saat melihat kondisi wanita pujaannya begitu menyedihkan seperti saat ini.
”Kami mendapati tubuh Nyonya sudah terkulai tak berdaya tepat di samping gerbang, tuan.” Ucap salah satu dari para pelayan.
Sungguh hal yang sangat tidak pernah Matth bayangkan. Betapa beraninya seseorang berbuat keji terhadap Ashlee yang merupakan wanita kecintaan dari Matth.
”Mungkin Nyonya masih ingat siapa yang menganiayanya ketika sadar nanti tuan.” Ucap si dokter menimpali.
Matth berusaha agar tetap tenang, walau darahnya sudah terasa begitu mendidih.
Sementara di sisi lainnya...
***
Suara gelak tawa terdengar begitu menggelegar di penjuru Kastil kediaman Nikolaus.
”Aku yakin si bajing4n itu sedang murka padaku dan ingin segera membalasku. Aku sangat menantikan hal itu.” Ucap Nikolaus yang sudah tak ada lagi kemanusiaan di hati pikirannya. Adanya hanyalah dendam kebencian semata.
__ADS_1
Apa yang sebenarnya terjadi dimasa lalu, sehingga Nikolaus begitu keji terhadap Matth, bahkan Ashlee tak bersalah pun turut menjadi alat balas dendamnya...
***