
Tiba-tiba saja, kepala Ashlee terasa sangat sakit yang luar biasa hebatnya. Tak pernah Ashlee merasakan hal ini sebelumnya, dan ini sangat menyiksa tentunya.
”Nyonya.. nyonya..” ucap para pelayan panik, kala itu Ashlee sedang memantau pekerjaan para pegawai perusahaan yang sedang ia pimpin itu.
Cangkir yang berada di atas meja pun terjatuh hingga pecah, akibat Ashlee yang tiba-tiba kehilangan keseimbangannya. Alhasil, Ashlee pun jatuh pingsan.
”Tolong! Tolong bantu nyonya!” Seru salah seorang pelayan, lalu mereka pun membopong tubuh Ashlee menuju ruang tengah.
Di sana tidak tubuh Ashlee mengalami kejang-kejang tak karuan. Semua sontak panik dibuatnya, dan tak tahu harus mengambil tindakan seperti apa.
”Apa yang terjadi di sini?” ucap Matth yang datang dari luar.
”Nyonya mengalami kejang-kejang, tuan..” ucap mereka gugup. Melihat hal itu Matth segera menggendong Ashlee menuju rumah sakit terdekat.
***
Rumah Sakit Pusat Kota A.
Ashlee terlihat begitu menderita atas apa yang sedang dialaminya.
Ternyata, usut punya usut, Ashlee sudah kerap kali mengalami jal tersebut tatlala sedang dilanda rasa stres bahkan depresi ringan.
”Kondisi dari Nona Ashlee berangsur membaik, tuan.” Ucap salah seorang dokter yang bertugas menangani Ashlee.
Sementara itu, Matth begitu terpukul dan kembali teringat akan dosa orang tuanya di masa lalu. Dendam yang telah Nikolaus simpan begitu dalam terhadap keturunan dari keluarga Grayson, dan apa sebenarnya kebenaran yang masih belum terungkap...
”Tuan Matth, apa yang kami temukan, ternyata benar adanya..” bisik salah seorang asisten dari Matth, ketika Matth sedang berjaga akan kondisi Ashlee yang masih terbaring lemah.
”Pastikan, Ashlee tidak mengetahui hal ini.” Titah Matth pada si asisten. Dati alur pembicaraan mereka, sepertinya Matth juga sedang menyimpan sebuah rahasia besar dan tak ingin Ashlee mengetahuinya.
***
Sementara di sisi lainnya...
__ADS_1
”Mansion Kediaman Nikolaus”
Terlihat seseorang yang sedang terbaring di atas tempat tidur tepatnya di dalam sebuah basement mansion.
”Nicolas, apa yang telah kau lakukan? Tidakkah sudah kukatakan, untuk tidak berbuat semaumu?” ucap seseorang yang ternyata ialah Nikolaus yang asli.
Sementara yang selama ini ssbagai Nikolaus ialah Nicolas, saudara dari Nikolaus atau sebut saja adik dari Nikolaus asli.
“Sudahlah kak, bukankah aku pernah katakan, kematian ibu harus dibayar tunai.” Tegas Nikolas yang selama ini menyamar ssbagai Nikolas.
”Kau sangat keras kepala! Sudah aku katakan, jangan libatkan Ashlee!” Tegas Nikolaus.
”Apa yang bisa kau perbuat, Nikolaus? Lihat dirimu, kau hanya mampu terbaring lemah, sedangkan wanitamu sudah bersenang-senang bersama pria lain yang telah menyebabkan ibu kita mati!”
”Dendam orang tua kita sudah seleai, kenapa kau masih bertindak sesukamu, Nico..” ucap Nikolaus dengam napas tersengal-sengal, karena dirinya hanya bisa berada di dalam basement saja.
”Bukankah kau mencintai wanita jal4ng itu? Lihatlah, dia sudah menjadi pemuas hasrat si bajing4n Matthyas!” Ucap Nico mengejek saudaranya sendiri.
”Nico, cukup! Kau sangat keterlaluan. Jika kau masih berani menyakiti Ashlee, maka aku akan memberi perhitungan keras padamu.” Peringat Nikolaus, yang masih lengkap dengan peralatan medis melekat pada tubuhnya.
”Kau kini hanyalah pria lemah dan pecundang! Jadi, jangan pernah coba untuk menceramahiku, lebih baik kau ratapi saja kondisimu!” Tukas Nico sembari mencengkeram leher Nikolau.
”Nico, kau jangan pernah menyakiti Ashlee..” lirih Nikolaus, namun Nico kembali mengunci Nikolaus di dalam basement.
• • •
••Kilas balik sekilas••
Pada saat hari pernikahan Nikolaus bersama Ashlee, sebenernya tepat dihari itulah Nico kembali dari semedinya dan menggantikan posisi Nikolaus. Nikolaus di culik oleh adiknya sendiri, hanya demi melancarkan aksi balas dendamnya.
Karena dipercaya, darah perawan dari Ashlee akan mampu membuatnya abadi. Itulah yang Nico percaya, akibat aliran sesat yang ia tekuni, sebut saja ilmu hitam jahat demi balas dendamnya.
Namun, sungguh apes nasib Nico. Matth terlebih dahulu mengetahui hal tersebut, dan akhirnya menculik Ashlee terlebih dahulu, lalu memberikan pelajaran pada Nico. Walaupun, akhirnya Nico selalu dapat memulihkan setiap lukanya.
Hal ini juga masih belum Ashlee ketahui. Matth hanya tidak ingin membuat Ashlee jauh lebih tertekan. Apalagi, jika mengetahui bahwa Nikolaus masih hidup dan sangat mencintainya. Tentu saja, hal itu sangat merugikan Matth. Dalam hal ini, Matth juga masih mengambil keuntungan, untuk tetap membuat Ashlee berada di sisinya.
__ADS_1
”Ashlee, tunggu aku.. aku pasti akan kembali lagi untuk menjemputmu..” lirih Nikolaus.
Sungguh naas nasib Nikolaus, bahkan adik laki-lakinya sendiri dengan tegas mencelakainya, hanya demi sebuah balas dendam yang belum tentu membawa keabadian.
Nico si pria yang memiliki watak kejam dan terlihat seperti saat ia membuat Ashlee hampir kehilangan nyawa. Karena energi yang terus ia serap dari Nikolaus, hal itulah yang membuat jiwa mereka seakan kian menyatu. Besarnya rasa cinta Nikolaus pada Ashlee, hal itu yang mampu mengendalikan tindakan keji Nico pada malam itu. Alhasil, nyawa Ashlee pun dapat terselamatkan sejenak.
• • •
Nico terlihat duduk santai di atas sofa tepat di mansion megah keluarganya.
”Dasar kakak bodoh! Sudah lemah, masih saja ingin menghalangiku. Masih beruntung aku membiarkannya untuk tetap hidup.” Ucap Nico, yang terlihat sudah tak lagi ada hati nuraninya. Bahkan Nikolaus yang satu-satunya keluarga tersisa, harus menanggung akibat dari tindakan Nico.
Ketika Nico sedang terluka parah, Nikolaus lah yang akan menanggung rasa sakit itu dan juga energinya lagi-lagi diserap habis.
”Permisi, tuan Nico. Diluar sudah ada Nona Diona,” ucap salah seorang pelayan mansion.
Para pelayan setia keluarga mereka sudah mengetahui perihal keberadaan Nico, hanya saja mereka tutup mulut, sebagai tanda bakti mereka pada keluarga ini.
”Jal4ng itu lagi, biarkan dia masuk!” Titah Nico, dengan tatapan yang penuh dengan kejahatan.
Setelah beberapa saat kemudian...
Wanita yang bernama Diona pun muncul. Wanita yang pernah menyerang Ashlee pada waktu itu dan mengaku sebagai tunangan Nikolaus.
Yah, hal itu memang benar adanya, namun semua ialah rencana jahat dari Nico. Tanpa diduga, Nikolaus jauh lebih memilih Ashlee, si wanita yang tulus baginya. Sementara Diona, hanyalah wanita materialistis, dan fokus pada kekayaan keluarga Nikolaus.
”Sayang... Aku sangat merindukanmu..” ucap Diona, lalu mendekap Nico dengan tanpa rasa malu. Namun, ekspresi dingin dari Nico membuat Diona sedikit canggung.
”Aku bersyukur, akhirnya kau sadar, jika wanita jal4ng itu tidak pantas untukmu, dan hanya aku milikmu.” Ucap Diona, sembari terus menggelayut manja pada Nico.
”Layani aku hingga puas.” Ucap Nico tanpa basa-basi lagi. Mendengar hal itu, Diona pun terlihat sangat bahagia, akan tetapi Nikolaus yang mengetahui hal itu, terlihat sangat marah dan geram.
__ADS_1
Untuk tetap membuat Nico prima, ia harus selalu melakukan hubungan badan bersama para wanita.
***