Aku Hancur Karenamu

Aku Hancur Karenamu
2. Lelaki aneh


__ADS_3

Tak seperti biasanya hari ini Dani pulang kerja agak malam, dia harus lembur dua jam. Pulang kerja dia mampir di sebuah kafe berniat mengisi perutnya yang sudah keroncongan. Sambil menikmati makanannya dia mengedarkan pandangannya ke sekeliling. Dan pandangan matanya berhenti pada sepasang kekasih yang duduk tepat di ujung ruangan. Matanya mengamati dan ia menyimpulkan kalau lelaki itu sedang berkencan dengan Tante Tante.


" hhh ganteng , masih muda gitu kok mainnya Tante sih." pikiran buruk Dani


Dani mengalihkan pandangannya ketika pelayan datang mengantar pesanannya.


" makasih ." kata Dani kepada pelayan itu


Dia pun menikmati makanannya. Tak berapa lama dia lihat pasangan itu meninggalkan kafe tersebut. Entah mengapa Dani merasa jijik dengan laki laki itu. Pikiran buruknya langsung menilai kalau lelaki itu doyan Tante Tante.


Keluar dari kafe Dani mampir lagi disebuah mini market. Biasa belanja keperluan wanita. Ketika sedang asyik memilih barang yang ia butuhkan tiba tiba


," bruuuuuk." keranjang yang dia pegang ditabrak oleh seseorang.


" eeeh maaf sengaja." kata orang tersebut


Sambil memunguti barangnya Dani menjawab


" haaah sengaja, gila kamu ya udah sengaja nabrak ga bantuin lagi !!!" kesal Dani sambil memasukan barangnya ke dalam keranjang, mana ada pembalut pula.


" Kamu yang di kafe tadi kan.Kenalkan Aku Raga. R A G A..." seloroh orang tersebut.


Dani mendongak dan ia sedikit terkejut karena ternyata yang menabraknya adalah lelaki yang bersama Tante Tante tadi.


" oooo kamu yang sama Tante tadi yaa...mana tantemu tadi?" kepo Dani sambil tersenyum sinis


" Haa haaa haa....waah ternyata kamu memperhatikan aku juga ya tadi."


Sok dekat banget sih ini orang, batin Dani.


" ga usah GR yaah aku juga ga sengaja liatin kamu tadi." cibir Dani


" Nona kamu makin sinis makin manis tau." gombal Raga


" haiiish jijik." Dani berkata sambil bergegas menuju kasir.


" tuh kan makin cantik kalau jutek." goda raga lagi


Dani merasa jengah.

__ADS_1


" Ngapain sih kamu, sana berdiri jauh jauh jangan di belakangku !!!"


" sssst makin jutek aku makin gemas pingin cium kamu." bisik lelaki itu di belakangnya dengan senyum smirknya.


Dasar lelaki gila batin Dani. Dia pun diam karena takut juga dia dengan kata kata pria tersebut.Setelah membayar belanjaannya Dani segera meninggalkan minimarket tersebut.


" hai nona jutek , kamu cantik!!" sempat sempatnya Raga berteriak sebelum naik mobilnya.


" apaan sih, gila kamu." balas Dani.


Sepanjang perjalanan pulang Dani merasa risih karena mobil Lelaki yang mengaku bernama raga tadi ternyata mengikutinya dari belakang.


" apa sih maunya orang ini." pikir Dani


Ya sudahlah biarin aja, tapi Dani takut juga jangan jangan orang itu mau menculiknya atau punya niat jahat. Aaah bodo amatlah Dani ngebut dannn


" nggggik ." hampir saja motornya menabrak pagar rumah kecilnya.


Dani melihat kebelakang berharap mobil itu tidak mengikutinya lagi. Ternyata harapan Dani belum terkabul. Mobil itu berhenti dengan manis di belakang motornya.


" hai nona jutek. aku berhasil mengikutimu." katanya


" Permisi Pak buk...!!!! Calon mantu datang..!!! teriak raga dengan muka tengilnya


" gila kamu ya! Sungut Dani.


" loh dan, itu siapa, kenapa ga disuruh masuk toh nduk.?? Ayo nak mari masuk.! tiba tiba saja ayahnya Dani muncul di depan mereka.


" hadduuh, panjang niih urusan." pikir Dani dalam hati.


Raga pun masuk kedalam rumah dan menjulurkan lidahnya ke arah Dani.


" Malam pak saya Raga." katanya


" mari nak silahkan duduk, kamu temannya Dani ya, kok baru sekarang sih dan diajak kesini.?" tanya ayahnya Dani.


" iya pak dia ga ngebolehin saya datang, katanya bapaknya jahat, gitu pak... " enteng seloroh raga.


" sebentar ya nak saya panggilkan ibunya Dani " ayahnya berlalu kebelakang.

__ADS_1


" ha ha ha ha jadi namamu Dani ya...no telpn berapa, kalau ga ngasih aku bakal makin ngacau nih disini !!" ancam raga


Mau tidak mau Dani pun memberikan no teleponnya karena takut orang aneh itu jadi makin aneh. Mimpi apa semalam sampai aku bertemu lelaki aneh ini, pikir Dani dalam hati.


Tak berapa lama ibunya Dani pun muncul, setelah berbasa basi sedikit akhirnya Raga pamit untuk pulang.


" baiklah pak, Bu saya pulang dulu, tolong kekasih saya tercinta ini dibilangin jangan jutek lagi sama saya..he he he," Pamitnya.


" sayang aku pulang dulu yaah." beralih tangannya hendak menyalami Dani, tapi segera ditepis oleh Dani.


" tuuh kan pak dia jutek lagi!"


" Dani, ga baik seperti itu!" kata ibunya


Hhhh demi apa coba, ibunya Dani sampai menegurnya di depan orang aneh itu. Tuhaaaan tolong , teriak Dani dalam hati.


Entah apa yang dipikirkan orang tua Dani tentang lelaki itu, yang jelas mereka kelihatan bahagia sekali. Mereka berpikir bahwa lelaki bernama raga itu adalah teman dekat anaknya.


" walaah Bu ternyata anak kita sudah punya pacar."


" iya pak, seneng aku, ternyata anak kita normal pak "


Terdengar percakapan mereka dari kamar Dani. Ya ampun pak buk anakmu ini memang normal cuman masih males aja buat pacaran, anakmu ini masih mau kerja buat nafkahi kalian, begitu batin Dani. Masak iya mereka pikir Dani ga normal, yang bener saja. Dani ini juga mau punya pacar Dani juga mau punya tempat bersandar, Dani juga mau disayang pak buk lanjut Dani dalam hati.


Sementara itu Raga pulang dengan senyum bahagianya. Entah mengapa sejak melihat Dani di kafe tadi dia merasa ada getaran aneh yang dia rasakan. Ada sesuatu yang tidak biasa dia rasakan, karena itulah tadi dia nekat mengikuti Dani. Apalagi sikap Dani yang jutek makin membuat dua penasaran. Tidak sia sia usahanya mengikuti Dani tadi. Dia jadi tau rumah Dani, jadi tau namanya, dan satu lagi dapat no teleponnya. Diam diam dia bersyukur atas hari ini, sudah dipertemukan dengan cewek jutek yang unik.


Dani sendiri merasa hari ini adalah hari tersialnya, bertemu lelaki aneh yang sok kenal dan super nekat.Dalam diam Dani berdoa semoga dia dijauhkan dari lelaki aneh tadi.


" jauhkan aku dari lelaki gila tadi ya Tuhan, aku tidak mau dekat dengannya, Tolong Tuhan jauhkanlah dia dariku sejauh jauhnya, aku mau lelaki yang lebih baik dari dia ya Tuhan " doa Dani.


Harapan Dani sih Tuhan mendengar doanya. Tak berapa lama Danipun berbaring dan bersiap untuk tidur. Tiba tiba handphone berbunyi..tertera no asing yang menghubunginya..


" ya halo selamat malam.."


" hai nona jutek, selamat malam, selamat bobo ya, jangan lupa mimpiin aku ya...."


tiiiiin, tanpa menjawab Dani mematikan teleponnya karena tau siapa orang yang menelpon tadi.


Hhhhhhh.......

__ADS_1


__ADS_2