Aku Hancur Karenamu

Aku Hancur Karenamu
7. Secerah mentari pagi


__ADS_3

Hari hari dilalui Dani dan Raga dengan penuh sukacita, penuh warna dan romansa. Siapa sangka Dani ya dingin dan jutek bisa juga membuka hatinya untuk seorang Raga Dirgantara. Hari hari Dani yang biasanya datar berubah penuh warna. Selalu berdebar dengan kejutan kejutan dari Raga. Demikian juga dengan Raga dia benar benar jatuh cinta pada sosok Dani, banyak hal yang membuat cintanya makin hari makin tambah besar. Hal ini tidak pernah dia rasakan sebelumnya dari pacarnya yang dulu.( Tante maksudnya ya )


Raga senantiasa setia memanjakan Dani dengan berbagai hal, meskipun terkadang Dani jengah juga. Biar bagaimanapun ini pengalaman pertama Dani, mempunyai kekasih, merasa memiliki, merasa dicintai adalah hal baru bagi Dani. Sampai sejauh ini gaya pacaran mereka masih tergolong sehat dan normal normal saja. Nonton bareng, mantai, ibadah bareng, nongkrong di kafe, ngemall, sleep call, adalah hal rutin yang mereka lakukan akhir akhir ini.


Raga yang selama ini jarang banget beribadah semenjak menjalin hubungan dengan berubah menjadi rajin beribadah, setiap Minggu selalu menyempatkan diri untuk beribadah di gereja berdua dengan pujaan hatinya.


Seperti hari Minggu ini, mereka berdua beribadah bersama. Pulang beribadah Raga mengajak Dani singgah di apartemennya. Kebetulan juga hari ini orang tua Dani mengunjungi calon mertua adiknya di kota sebelah. Jadi Dani merasa sedikit bebas untuk pulang malam sekalipun.


" waaaaah besar juga apartemen kamu yang.." mata Dani berkeliling menatap tiap ruangan yang ada.


" yaaaah beginilah yang, nanti juga kalau sudah punya istri aku mau pindah yang lebih besar lagi.." balas raga santai.


" haaah istri,,? Kamu mau nikah yang..? Sama siapa..? "


" Haiiiis emang kamu ga mau jadi istriku haaah?" tanya raga sambil menjitak jidat Dani


" ha ha ha haaa...kirain Sama Tante Sonya." ledek Dani


Raga melotot mendengar gurauan Dani dia mendekat ke arah Dani dengan tatapan yang aneh. Dani pun jengah dan takut dibuatnya..


" yang...takut ah...Raga...!!!" Dani spontan berteriak melihat raga yang terus maju kearahnya..Sampai punggung Dani mentok nabrak dinding.


Raga masih maju..


Deg deg deg...Dani takut, dua takut Raga marah besar.


" jangan ngomong begitu lagi..." bisik raga di telinga Dani. Tangan Raga bergerak mengelus wajah Dani, mata....hidung....dan bibir, dia menggerakkan jarinya di bibir Dani. Sementara matanya menatap lurus ke arah mata Dani..


Dani diam mematung tidak tau harus berbuat apa. Yang jelas jantungnya berdetak lebih kencang saat ini.


" kamu cantik sayang.." raga semakin mendekatkan bibirnya


Raga mencium Dani sekilas dilihatnya Dani hanya diam mematung dengan mata melotot, membuat Raga semakin gemas dan kembali mencium bibir Dani. Kali ini bukan sekedar ciuman tapi berubah menjadi ******n kecil dan lembut.


" apa ini...oooh rasanya tubuhku lemas, jantungku seakan mau lepas, nafasku ooh nafasku hampir habis." Dani seperti hilang kesadaran


Detik berikutnya dia mendorong tubuh Raga.


" iiih ngapain kamu..!!!" sergahnya


" wkwkwkwkw cekakakak." ngakak raga melihat respon Dani barusan. Dia tau ini adalah ciuman pertama buat Dani.


" enak ga..hmmm? " kerling raga menggoda Dani yang ditanggapi dengan muka merah dan malu malunya Dani.


" lagi ya yang..." Goda raga sambil mendekatkan bibirnya lagi.

__ADS_1


" ogaaaah..!!" Dani berteriak sambil lari, dia malu sumpah malu plus deg degan banget.


Dia lari, sialnya Raga malah mengejar dia jadilah mereka kucing kucingan di ruang tamu apartemen Raga. Suara tawa bahagia mereka seolah kanak kanak yang sedang bermain bersama.


" sudah ah capek aku lari larian terus." Kata Dani sambil menjatuhkan dirinya di lantai.


" siapa suruh lari lari coba .." Raga ikutan menjatuhkan dirinya di lantai. Mereka berpandangan sambil mengatur nafas masing masing. Hening suasana sampai mereka bisa mendengar suara jantung masing masing yang berdegup kencang. Raga mendekat membelai wajah ayu Dani. Tangannya mengangkat dagu Dani dan bibirnya semakin mendekat..


" mmmmppphhhh " dia mencium Dani lagi


" mmphh..mpphh " kali ini mel**at..Dani memejamkan matanya menikmati rasa yang sungguh baru buatnya.


" buku mulutmu sayang..." bisik Raga


Danipun menurutinya, dengan sadar dia membuka mulutnya Raga pun memainkan lidahnya di dalam mulut Dani. Dani terengah, hatinya bergelora..


" balas sayang...ikuti yang aku lakukan.!" pinta Raga


Danipun mengikuti instruksi Raga, nafas mereka berdua memburu, ciuman berubah menjadi ciuman yang sangat panas. Tangan raga bergerak memegang kedua pipi Dani seolah meminta Dani agar tidak menjauh..


Dani benar benar hanyut oleh rasa yang sungguh memabukkan. Jiwanya seolah melayang.


Detik berikutnya kesadarannya seolah kembali ketika mendengar notifikasi pesan masuk dari hapenya.


" terima kasih sayang, aku cinta kamu." kata raga sambil mengusap bibir dani, membersihkan sisa sisa salivan mereka.


" siapa?" tanya Raga


" Telkoms** paket daraku habis hari ini.." jawabnya polos


" anjiiir, tuh Telkom*** ganggu aja yaah ga tau orang lagi seneng apa..!! Kesal Raga


" sudahlah aku lapar yang, aku masak ya, kamu punya apa di kulkas..?


" paling cuma telur dan mie instan yang.m, bikinin aku juga ya.!" pinta Raga


" siap juragan..!" Dani lari ke dapur


Dia membuka kulkas dan melihat di sana ada mie instan, telur buah buahan dan cemilan. Jadilah dia masak mie kuah dan telur 2 porsi.


" yang dah jadi nih..! " teriaknya begitu sudah selesai memasak


Raga menuju Meja makan yang selama ingin sangat jarang sekali dia gunakan. Mereka menikmati mie instan sambil sibuk bercerita tentang pengalaman masing masing.


Setelah makan mereka nonton film bersama, tak terasa hari sudah sore, Dani harus segera pulang.

__ADS_1


Dani merasa Orang tuanya sebentar lagi juga akan pulang, dia harus memasak untuk makan malam orang tuanya.


" yang sudah sore niih, aku mau pulang dulu ah." pinta Dani


" yaaah padahal masih betah ada kamu disini loh yang, jangan pulang lah, tidur sini aja..!" Pinta Raga.


" eeee ngawur kamu..! Ga aaah..!" balas Dani


" iya iya neng jutek gitu aja marah, tak cium nih kalau marah marah."


" yeee cium cium Mulu, pa an sih ..."


" Dani Dani tapi kamu suka kan tadi aja sampai merem merem gitu hayooooo..." goda raga


" Ragaaa diem ga kamu!!!'' timpal Dani yang sebenarnya malu banget diingetin seperti itu.


"wkwkwkwkw cekakakakaakkk...." ngakak Raga makin kenceng.


" ya udah yuk aku anterin pulang, tapi ga gratis ya..ada bayarannya!"


" apa tuh, berapa hhhhh..? Tanya Dani


" ada deh, nanti aja aku kasih tau..."


Akhirnya sore itu Raga mengantar Dani pulang kerumahnya. Sepanjang perjalanan mereka bernyanyi mengikuti alunan musik dari mobil Raga.


" sampai nih yang aku turun ya, kamu ga usah mampir, langsung pulang aja kan ga ada orang di rumahku.." kata Dani


" iya turun tapi bayaranku mana yang...?"


Dani membuka dompetnya dengan polosnya.


Raga mendekatkan wajahnya dan


" hmmmmpph..... hmmmmpph..." dia mencium bibir Dani..


" ini loh yang bayarannya...balas dong yang "


Dan terjadilah ciuman panas sebelum Dani turun dari mobil Raga...


" udah ah,, " tepis Dani


" yang....yang...!!" teriak raga ketika Dani lari menuju rumahnya. Diam diam Raga tertawa mengingat kejadian hari ini. Sungguh dia bahagia sekali, sangat bahagia malah.


Lain dengan Dani hari ini dia merasakan sesuatu yang membuat jantungnya berdebar lebih kencang dari biasanya, Dia juga merasa malu dengan apa yang sudah dilakukan tadi.

__ADS_1


Apa yang akan terjadi selanjutnya...haduuuh akupun tak sabar😂


Saranghae ❤️


__ADS_2