AKU MENGINGATMU

AKU MENGINGATMU
Episode 10


__ADS_3

Malam itu Vada hanya bergelung dikamarnya kadang senyum-senyum sendiri mengingat ciuman pertamanya dicuri Alex. Ia langsung menutup wajahnya dengan selimut dan mencoba memejamkan matanya agar tertidur. Tapi ia kembali mengingat ciuman itu dan membuatnya jadi gelisah dan tiba-tiba hp nya berbunyi. Vada langsung mengambil hpnya dan bibirnya tersenyum melihat siapa yang wa


'Good night my sweety dear.... have a nice dream 😘😘'


Vada langsung berbunga-bunga membacanya, mungkin ia bisa jadi korban bucin gara-gara Alex yang sangat manis dan romantis.


'Good night.......🤗🤗🤗🤗🤗 have a nice dream too' send...


Balas Vada sambil berguling-guling, ia baru pertama kali pacaran dan ternyata jatuh cinta itu indah....


Esok paginya dimulai dengan aktivitas seperti biasa, karena Vada masih shift pagi jam 08.30 dia sudah sampai di tempat kerja. Dia menyiapkan semua seperti biasanya. Sesekali memeriksa hpnya, terakhir dia mendapat pesan dari pacarnya kalau pesawatnya sudah mau lepas landas tujuan Malaysia.


'Aaahhhhhh aku pasti akan merindukannya sebulan ini,' pikirnya murung.


"Heh cewek kampung kamu peringatin ya jauhin Alex, dia itu cowok saya!!!!!" gertak cewek tak jelas yang tiba-tiba saja masuk ke ruko.


"Oh kamu yang dulu antar Alex pas dia keseleo kakinya ya?"


"Bagus kalo kamu inget, kamu itu ga pantes sama dia! Jadi ga usah kepedean deket-deketin cowok saya!"


"Saya ga percaya kamu pacarnya! Dan kamu ga ada hak buat bilang saya pantas atau ga buat dia!" balas Vada berani, untung belum ada tamu yang datang jadi tak terganggu dengan keributan yang terjadi saat itu.


"Berani kamu ya!! Lihat aja nanti, aku akan buat perhitungan sama kamu!!"


Lalu cewek judes tak jelas itu keluar dengan emosi dan membanting pintu. Vada mendengus kesal dan sedikit gemetar karena shock karena pagi-pagi sudah disemprot orang.


Waktu pun berjalan dengan cepat dan tak terasa sudah jam 5 sore dan dia bergantian shift dengan temannya, Rena.

__ADS_1


Baru beberapa langkah dia mau menuju pintu keluar untuk menunggu ojek online yang dipesannya dia dicegat cewek yang tadi pagi memakinya.


"Ikut gue lo sekarang!"


"Apaan sih.....gue ga mau!!!!"


Dan tak lama ada dua pria berbadan besar memaksa Vada masuk ke dalam mobil yang diparkir dekat situ. Di dalam mobil Vada dibius sampai tak sadarkan diri.


Perlahan-lahan mata Vada terbuka, matanya mengerjap-ngerjap dan ia merasakan tangannya diikat juga kakinya. Saat bergerak kepalanya terasa pusing dan ia mengingat saat mau pulang dirinya diculik dan dibius. Seketika dia panik dan melihat sekeliling dengan takut, sepertinya dia ada di gudang yang sudah tak terpakai, ada lampu yang tak terlalu terang diatasnya. Beberapa saat kemudian ada seseorang yang masuk, cewek itu diikuti pria yang tadi memaksanya masuk ke dalam mobil.


"Rupanya udah bangun...." ucap cewek itu sambil memegang dagu Vada.


"Apa mau lo? Kenapa lo nyulik gue??"


"Kan udah jelas, gue mau lo jauhin Alex atau lo akan menyesal. Sekarang lo pilih jauhin Alex atau lo mau jadi santapan mereka!!"


"Bug!!!! bug!!!!"


Seketika ada suara pukulan dan orang baku hantam, kejadiannya cepat sekali dan seketika preman yang membiusnya tadi sudah terkapar. Tersisa cewek yang tadi mengancamnya sekarang kaget dengan pria berbadan kekar yang tiba-tiba masuk ke gudang dan memukul pengawalnya sampai terkapar.


"Bos saya udah beresin, tinggal satu cewek nih, mau diapain bos?"


"Bagus.... Buat dia seolah-olah tidur dengan pria, buka paksa bajunya dan difoto, lalu sebarkan fotonya biar hidupnya hancur...."


"Baik bos..." pria misterius itu bersiul memanggil temannya dan membisikkan sesuatu lalu temannya mengangguk tanda mengerti.


Pria itu lantas membebaskan Vada dan membuka tali yang mengikat tangan dan kakinya.

__ADS_1


"Anda siapa?"


"Tanyakan aja sama pacar nona..." jawabnya sambil membawa Vada keluar dari gedung itu. Lalu teman si pria melaksanakan tugas yang diperintahkan tadi kepada cewek itu.


"Hei hei tunggu lo mau apa hah? Lepasin..... Tidaaakkkkkk!!!!!"


"Kamu apain itu cewek?"


"Sudah tak usah dipikirkan, dia kan udah nyelakain nona. Dia itu Cindy, dia cewek jahat yang halalin segala cara untuk dapat apa yang diinginkan."


"Oh namanya Cindy, lalu kenapa kamu bisa nolong saya?" tanya Vada tak mengerti karena tiba-tiba dia bisa lolos dari bahaya dengan ajaib.


"Itu nona disuruh langsung telpon pacar nona aja, ah ya saya belum ngenalin diri, saya Thomas, dan mulai sekarang saya diminta antar dan jemput nona ke tempat kerja."


jawab pria itu sambil menyetir mobilnya.


"Apa....ga perlu repot-repot!"


"Ini perintah dari pacar nona, nanti sampai rumah nona diminta langsung telpon tuan...."


Banyak pertanyaan dikepala Vada tapi ia memilih diam dan nanti dia tanyakan langsung aja dengan Alex.


############


Hai teman-teman terima kasih sudah membaca novelku dan jangan lupa like dan komennya juga beri rate n vote biar authornya semangat... 😍😍😍😍😍😍😍


See you............

__ADS_1


__ADS_2