AKU MENGINGATMU

AKU MENGINGATMU
Episode 35


__ADS_3

Alex setengah berlari menuju apartemennya dia menaiki lift dan melirik jam di pergelangan tangannya, sudah menunjukkan pukul 17.30, dia agak telat karena latihan kali ini ditambah instruksi-instruksi yang lama tadi dari sang pelatih...


Setelah keluar lift dia langsung menuju pintu dan langsung menggesek kartunya, seketika pintu terbuka dan ia langsung mencari Vada dan ternyata gadis itu sedang duduk di meja makan membelakanginya......


Dirinya melihat gaun warna peach yang melekat ditubuh kekasihnya itu dan diam-diam ia memeluknya dari belakang, Vada terkesiap dan langsung menoleh ke belakang, ia langsung berdiri....


"Maaf sayang aku agak telat....." ucap Alex sambil memutar tubuh gadis itu dan ia terpaku dengan penampilan Vada.


"Wow.....kamu cantik sekali sayang....." yang dipuji masih merengut.


"Kamu cepet gih mandi, siap-siap nanti kita telat...."


"Oke tuan putri.....aku mandi dulu yaaa," dan sebelum beranjak ke kamar ia mencium bibir Vada dengan cepat.


"Ah kamu...." protes Vada dan diiringi kekehan Alex.


Setengah jam kemudian mereka pun sudah siap dan mereka langsung meluncur ke kediaman Sasa di Kelapa Gading tak jauh dari rumah Alex.


Sesampainya disana Alex langsung kwluar dari mobil bersama dengan Vada, mereka berdua menjadi pusat perhatian karena Alex yang memang sudah tenar sebagai striker andalan timnas dan juga gosip yang ikut menyertainya. Alex dengan cuek menggandeng tangan Vada memasuki pintu rumah Sasa dan di ruang yang memang cukup luas sudah tersedia berbagai macam makanan dan minuman di meja dan ruangan dipenuhi orang orang, ada yang duduk dan ada yang berdiri sambil mengobrol dengan temannya, saat Alex dan Vada masuk ke ruangan itu langsung disambut Tante Naomi yang merupakan ibu dari Nico dan Tante Naomi juga menyapa Vada dengan ramah....


"Wah ini calonnya kamu ya Lex, cantik....maaf ya kemarin tante masih di Singapure jadi ga sempet hadir....kenalin ya saya mamahnya Nico."

__ADS_1


"Oh halo tante, iya ga papa kok tan..."


"Tan...Nico belum keluar nih?"


"Masih di atas sama Sasa, belum selesei didandanin...."


"Ow... "


Lalu ada yang memanggil Alex dan ternyata mamahnya, Lisa.


"Oh kamu udah dateng Lex sini mamah kenalin sama seseorang!"


"Ah nanti aja mah, aku mau ketemu temenku dulu disana," elak Alex.


Alex akhirnya mengikuti mamahnya dan tetap menggandeng Vada, Vada hanya diam sambil mengikuti kekasih dan calon mertuanya.


Sesampai disana Vada melihat seorang gadis berambut coklat panjang dan sangat cantik dibalut gaun berwarna biru dengan belahan dada yang cukup rendah.


"Nah Jane kenalin nih anak tante yang jago main bola..."


"Oh ini Alex....aku kemarin nonton uji coba kamu di tivi, keren banget lho mainnya.... kenalin saya Jane, temannya Sasa, saya model juga kayak dia."

__ADS_1


"Oh hai..." jawab Alex datar.


"Trus ini siapa tante?" tanya Jane menunjuk Vada.


Tiba-tiba Alex merangkul pinggang Vada


"Ini Vada tunangan saya!"


"Oh....Em. Alex aku jarang ke jakarta, besok bisa ga nemenin aku ke butiknya tante, aku ingin memilih-milih baju."


"Kenapa ga bareng aja sama mamahku kesana?"


"Mamah kan pagi-pagi udah berangkat nak, ga papa lah temenin Jane sebentar, kamu ga keberatan kan Vad?" tanya mamahnya dengan wajah seketika berubah sinis saat menatap tunangan anaknya.


Vada bingung mau menjawab apa dan sebelum ia membuka mulut, kekasihnya sudah menjawab terlebih dahulu.


"Aku ga bisa! Papah mana?" jawab Alex tegas.


"Papahmu tadi sama Om Lee...Ayolah Lex sempatkan waktumu untuk Jane sebentar, jarang jarang lho dia ke Jakarta!"


"Itu bukan urusanku, ayo sayang kita menyapa teman-temanku, mereka udah pada dateng tuh...." ajak Alex dan menarik Vada menjauhi mamahnya, dia bersyukur saat melihat Mr Sanders dan teman-teman timnas pada dateng diacara tunangan Nico. Dia jadi punya alasan untuk menghindar dari mamahnya.

__ADS_1


#############


Hai ketemu lagi kita...... makasih ya teman-teman yang udah baca dannnnn don't forget yah untuk tinggalkan komen dan like..... makasihhhhhhh 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2