AKU MENGINGATMU

AKU MENGINGATMU
Episode 4


__ADS_3

Alessandro Nesta atau akrab disapa Alex, pria tampan berusia 25 tahun blasteran Italia dan Indonesia dengan hidung yang mancung dan sepasang mata coklat serasi dengan rambut ikalnya yang coklat.


Di Italia dia di minta ayahnya untuk meneruskan perusahaan yang sudah dibangun ayahnya bertahun-tahun tetapi ditolaknya, ia tak tertarik dengan bisnis.


Alex lebih tertarik menjadi pemain sepak bola profesional, karena bertentangan dengan keinginan ayahnya, Alex memutuskan pulang ke Indonesia dan berniat bergabung dengan timnas Indonesia, kebetulan sepupunya Nico kenal dengan pelatih timnas. Dan besok berencana akan memperkenalkan Alex dengan Mr Sanders, pelatih asal Belanda yang ditunjuk menjadi pelatih timnas Indonesia saat ini.


Malam itu Alex menyusul sepupunya di bar terkenal di pusat kota Jakarta milik paman Nico yang merupakan kerabat jauh Alex.


"Bro gimana besok jadi ngenalin gue sama Mr Sanders?"


"Iya besok kebetulan ada latihan timnas besok lo dateng aja di stadion madya, gue juga udah janjian sama Mr Sanders mau liat skill lu dulu"


" Siap...."


"Btw menurut lu Cindy gimana?" tiba-tiba Nico menanyakan temen ceweknya itu.

__ADS_1


"Gue ga suka sama dia, sok akrab, jangan comblangin gue sama dia deh...."


"Behhh....dia seksi gitu, gile lu ndro...!!!"


"Ya lo aja sana yang pacaran sama dia, gue mah sori ya ga tertarik, lagian...." hampir saja Alex keceplosan kalau dia sudah punya seseorang yang dia suka, dia berniat ingin merahasiakan dulu.


"Hayo lagian apa nih.....Jangan-jangan lo udah punya cewek ya?"


"Bukan.... cewek dari mana baru 2 hari gue balik lagi ke Indonesia..."


Mereka berdua minum-minum sebentar lalu mereka beranjak pergi dari sana.


Mamanya Alex masih nonton tv ketika anak dan ponakannya itu pulang.


"Kalian ini dari mana aja sih? Jam segini baru pulang ckckckckkck....."

__ADS_1


"Maaf ma" " maaf tante" jawab Alex dan Nico bebarengan.


"Mama kok belom tidur?" tanya Alex.


"Udah jangan ngalihin pembicaraan, kamu kemana aja?", tanya Mama Lisa galak.


"Itu tante tadi kita maen futsal ampe malem trus istirahat bentar, oh ya besok aku mau ngenalin Alex tante ama pelatih timnas..." jawab Nico cepat yang mendapat jempol Alex sembunyi-sembunyi.


"Ow kamu serius Lex mau jadi pemain sepak bola profesional?"


"Iya ma aku serius.....Dulu di Italia aku sembunyi-sembunyi ikut latihan sepak bola disela kuliahku."


"Ya kalo kamu udah yakin mama ga akan maksa, mama ga kayak papa kamu yang keras, meski mama juga berharap kamu jadi CEO di perusahaan papamu. Tapi kamu udah besar dan mama ga mau maksa kamu buat maksain hal yang ga kamu suka...."


"Makasih ma..... Love you ma...." tiba-tiba Alex memeluk mamanya, mamanya yang terkejut akhirnya hanya tersenyum lembut, Alex adalah putra satu-satunya, ia ga ingin melihat kesedihan di wajah putranya.

__ADS_1


Cukup hanya saat perpisahan 13 tahun silam ia melihat putranya kecewa, dia ga ingin merenggut kembali kebahagiaan putranya.


Apapun ia akan lakukan meski kelak ia harus bertentangan dengan mantan suaminya yang sangat berpengaruh dan terlibat dunia bawah di negara suaminya. Nico yang melihat tante dan sepupunya begitu mesra hanya senyum-senyum saja sambil beranjak ke dapur dan mencari makanan di kulkas.


__ADS_2