
Beijing, China...
Jam 5 waktu China para pemain timnas selesai latihan dan mereka berniat kembali ke hotel. Saat Alex sedang duduk dekat balkon, hpnya berbunyi dan dia melihat ada wa dari Vanessa.
'Kak bisa ke hotelku sebentar ga? kayaknya maagku kambuh....'
'Aduh maaf sa aku masih sibuk, kamu panggil pelayan hotel aja untuk mengantar obat atau minta layanan dokter biar dateng kesitu....'
'Kamu kan udah selesei latihan, cuma kamu yang aku kenal, sama adik sendiri kok tega....'
Alex mengerutkan keningnya, kok dia bisa tau aku udah selesei latihan sih.....
Lalu ia menchat Nico...
'Heh bro dimana? Kok Vanessa tau gue selesei latihan, tadi dia nanya lo ga?'
"Gue kan ga kenal dia, gimana dia bisa nanya gue? Yang ada barusan ibu lo wa gue nanya lo lagi ngapain...'
'Mamah gue?'
'Iya....'
Alex makin berkerut.... mungkinkah... orang tua Alex dan Vanessa memang akrab karena rumah mereka berdekatan.
Lalu Alex kembali chat Vanessa,
'Kok kamu tau aku udah selesei latihan?'
'Tau dong....'
'Darimana?'
__ADS_1
'Udah ah kak cepet kesini....'
'Sori ga bisa! Kamu tau kita digosipin macem-macem? jadi aku ga bisa ketemu kamu dulu!'
'Tapi aku beneran sakit.... kamu pake masker atau apa biar ga ketawan kak.....'
Ckk Alex kesal sekali tapi akhirnya ia beranjak pergi, tengok sebentar trus balik, batinnya.
Tak lama Alex sampai di hotel tempat Vanessa menginap, ia memakai jaket hitam, topi dan masker agar tak ada orang yang mengenali.
Ia langsung menuju kamar hotel yang diberitahu Vanessa, dan tak lama dia sudah di depan pintu.
Alex menelpon gadis itu,
"Aku udah sampe."
Dan pintu terbuka, wajah pucat Vanessa menyambut Alex.
"Makasih kak.... kamu emang baik banget deh.... "
"Aku ga bisa lama-lama, aku harus istirahat besok udah mau tanding."
"Ah ya tunggu dulu, jangan pergi dulu kak..."
"Sa lebih baik abis kamu minum obat kamu juga harus istirahat."
"Yah baik kak..."
Lalu Vanessa mengantar pria itu sampai depan pintu saat gadis itu berbalik masuk ia merasa pusing dan mau jatuh, reflek Alex menangkapnya dan tak sengaja Vanessa menyenggol topi dan menarik maskernya sampai terlihat jelas wajahnya karena topinya pun terjatuh.
"Ah maaf kak, kepalaku pusing..."
__ADS_1
"Kan udah aku bilang ga usah nganterin..."
Ucap Alex sambil memapah Vanessa masuk ke kamarnya, dan tak lama dia pun keluar meninggalkan hotel tersebut.
Sepeninggal Alex seseorang mengetuk kamar tersebut dan ia pun masuk.
"Nih fotonya..."
"Wah thanks ya, kirim dong ke gue..."
"Jangan lupa traktir gue shopping."
"Gampang itu mah...."
Kelapa Gading, Jakarta...
Jam menunjukan pukul 20.30, Vada bersiap-siap pulang dan ia pun men chat Thomas si supir dadakan kiriman pacarnya.
Suasana di ruko sudah sepi, teman-teman terapisnya sudah di mess karena ruko sudah tutup. Dan saat Vada keluar pintu, Thomas sudah menunggu di parkiran.
Vada pun masuk ke mobil dan tak lama mobil pun melaju perlahan.
"Thom mau kue ga nih?"
"Makasih nona, tapi saya udah kenyang."
"Beneran ga mau?"
"Iya makasih nona..."
Dan Vada terdiam menikmati jalanan yang agak ramai malam itu, mungkin karena lelah Vada pun tertidur.
__ADS_1