
Alex memarkirkan mobilnya dan dengan langkah gontai memasuki apartemennya. Sungguh malam yang melelahkan dan tanpa membersihkan dirinya ia langsung terlelap di tempat tidurnya.
Kriiingggggggggg......
Jam weker mengawali pagi Alex dan memaksa matanya untuk terbuka, pagi itu sudah pukul 6 pagi dan ia bersiap untuk datang ke tempat latihan mengingat tiga bulan lagi adalah pertandingan piala asia di Korea.
'Selamat pagi sayang..... aku sedang bersiap datang ke tempat latihan, nanti sore aku jemput kamu, ok..... miss u honeyππ' send....
Alex mengirim wa ke Vada sambil mengunyah sepotong roti dan meminum susunya sedikit. Dia melihat wa nya belum dibaca dan ia langsung membawa tas ranselnya lalu meninggalkan apartemennya.
Saat akan menaiki motornya ada yang memanggil dirinya ternyata mamahnya dan Jane, Alex mendengus kesal dengan kegigihan mamahnya yang tetap ingin mengganggu hubungannya dengan Vada.
"Ada apa lagi ma?"
__ADS_1
"Jane ingin ikut kamu menonton latihan, ajaklah dia mumpung Jane masih di Jakarta..."
"Sampai kapan mamah seperti ini? Mau alasan apapun aku ga akan mengijinkan perempuan ini mendekati saya!"
"Kamu demi cewek kampung berani menentang mama?"
"Disini mamah yang terlalu keras kepala, ingat ma aku udah resmi tunangan sama Vada dan mau usaha apapun mamah ga akan bisa misahin aku sama Vada!"
"Udah tante jangan bertengkar sama Alex, dia masih dibutakan cintanya...." sambil mencoba memegang lengan Alex dan cowok itu langsung menghindar.
Disisi lain....
Vada perlahan membuka matanya dia melihat jam di hpnya dan sudah pukul tujuh pagi, saat periksa wa nya ia mendapati pesan dari tunangannya dan seketika Vada tersenyum manis. Ia bergegas mandi lalu mulai mencari bundanya tapi tak ada, 'mungkin pergi ke pasar' pikirnya.
__ADS_1
Lalu ia mulai sarapan nasi goreng yang sudah dimasak bundanya. Lalu ia mulai memikirkan mau kemana pagi ini sambil menunggu Alex menjemputnya sore ini. Dan ia pun mencoba menghubungi Stella dan Lisa sahabatnya, dan ternyata mereka sedang bekerja dan tak bisa ketemu, alhasil Vada hanya duduk di kursi dan menonton tivi. Lalu ia mempunyai ide gimana kalau ia datang ke apartemen Alex saja sekarang toh ia juga punya kartu akses untuk memasuki apartemen tunangannya. Vada pun menunggu bundanya pulang lalu ia bisa pamit untuk pergi.
Tak lama bundanya pulang membawa belanjaan warungnya....
"Bun aku pergi dulu yah mau nyusul Alex nonton latihan."
"Oh emang tak apa kalo kamu dateng kesana nak?"
"Ga papa kok bun....." sahut Vada sambil mencium tangan bundanya. Vada sedikit berbohong dan ia pun memesan taksi online menuju apartemen Alex.
Saat ia ingin keluar dari taksi yang mengantarnya ia melihat Jane masuk ke mobilnya dan langsung pergi. Vada setelah itu baru keluar dan banyak pertanyaan di kepalanya tapi ia tetap melangkah ke apartemen tersebut dan memasukinya. Saat sudah menutup pintu ia lalu menyalakan lampu agar menerangi ruangan yang luas itu.
Ia lalu melangkah ke kamar dan mulai tiduran disana sambil berpikir kenapa Jane ada di gedung apartemen ini? Lalu Vada merasakan kantuk menyerang karena semalam ia memang tak bisa tidur karena kejadian semalam, dan tak lama ia tertidur.....
__ADS_1
###########
Hai hai maaf baru update kembali karena suatu hal, terimakasih yang sudah membaca dan jangan lupa untuk tinggalkan like, komen, rate dan vote...... makasih....... ππππππππππππ