AKU MENGINGATMU

AKU MENGINGATMU
Episode 29


__ADS_3

Sesampai di apartemen, Vada dan Alex langsung menuju lift, Alex menekan tombol angka 8 dan segera lift langsung menuju ke atas.


"Sa...sayang kenapa kita kesini?" tanya Vada was was.


"Aku lelah, dari turun pesawat aku belum istirahat, kita disini dulu ya sayang, ntar malem aku anterin kamu pulang..."


"Oh ya kamu mau tidur yah....." kata Vada polos, dan Alex hanya mengangguk. Lift pun terbuka di lantai 8, dan Alex merangkul pinggang Vada sampai depan pintu apartemennya.


Entah kenapa Vada tak tenang dan deg degan dengan sikap Alex. Setelah masuk, Alex langsung mengunci pintunya dan menyalakan lampu. Tampaklah apartemen dua lantai yang sangat mewah, lalu Vada duduk di sofa depan tivi sementara Alex mengambil minuman untuk dirinya dan Vada.


"Nih sayang aku capek banget....." ucap Alex manja sambil menyenderkan kepalanya dibahu Vada, tangannya kembali merangkul pinggangnya. Vada biasa aja dengan sikap kekasihnya, ia menyetel tivi dan mulai memindah-mindah chanel.


Vada merasakan perutnya diusap perlahan oleh tangan Alex.


"Sa...sayang....."


"Hm...." sahut Alex dengan mata tetap mengarah ke tivi, lalu tanpa peringatan Alex mulai ******* bibir Vada.


"Aku sangat merindukanmu sayang" ucap Alex lirih disela ciuman panasnya.


Dan sebelum kebablasan Vada mencoba menghentikan aktifitas panas mereka...


"Sa... sayang udah stop..."

__ADS_1


"Euhhhh aku ga bisa nahan, ga papa sayang, kamu udah jadi milikku, aku ga bisa berhenti..."


"Tapi kita belom nikah....."


"Ga papa sayang, sehabis piala asia usai aku akan menikahimu" janji Alex dengan muka serius.


Vada belum sempat menjawab, tiba-tiba Alex mengangkat tubuhnya dan membawanya ke kamar.


Ia merebahkan Vada di kasur sambil menatapnya dengan tatapan lapar...


"Berikan padaku sekarang" tuntut Alex pelan.


"Tapi...."


Alex tak memberi kesempatan Vada bicara, ia kembali mencium bibir mungil gadis itu, perasaan Vada menjadi kalut tapi ia tak bisa mampu mencegah kekasihnya.


"Kamu siap?"


"Pelan-pelan..." kata Vada pelan.


Alex benar-benar mengambil kegadisannya, ia merasa puas melihat darah segar keluar dan membuat Vada benar-benar menjadi miliknya.


Sampai hari mulai gelap Alex akhirnya mengakhiri aktifitasnya dan mereka berdua membersihkan diri. Setelahnya Alex memesan makanan untuk mereka berdua.

__ADS_1


"Sayang telpon bundamu, bilang aja kamu besok pulangnya skarang lagi dirumahku. "


"Tapi....."


"Sayang liat kamu buat jalan aja susah, nanti bunda kamu bisa curiga"


"Ini kan karena kamu..." kata Vada merengut.


"Maaf sayang aku ga bisa nahan.....tapi bentar lagi kita kan mau nikah."


Kata Alex sambil mengecup bibir Vada sekilas dan mengusap bibirnya.....


Tak lama pesanan makanan datang, dan mereka mulai menikmati makan malamnya.


Vada sibuk menelpon bundanya, dan tak lama telponnya diangkat....


'Halo bunda, maaf Vada masih dirumah Alex, Vada ga pulang malam ini, besok pagi Vada baru pulang, boleh ya bun? Oh ya besok sore papahnya Alex mau ke rumah bun, mau bicara tentang tunangan Alex samaVada.'


'Oh ya? Kamu serius? Ya udah ga papa kamu disana, kalo gitu besok ibu siap-siap buat menyambut Alex dan keluarganya...." jawab bunda Liana antusias, ia senang sekali putrinya akhirnya bisa bersatu dengan Alex.


Selesai menelpon Vada terkejut Alex memeluknya dari belakang.


"Sayang aku ingin malam ini kamu temenin aku tidur.....aku masih kangen kamu."

__ADS_1


###########


Hai teman-teman.... apa kabar..... makasih yah yang udah baca karyaku..... dan jangan lupa tinggalkan like dan komen juga beri rate n vote, oke...... makasih...... 😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2