
Semua tamu akhirnya berangsur-angsur pulang setelah pesta pertunangan yang digelar di kediaman Vanessa usai. Tinggalah orang tua Nico, Om Lee dan istrinya, orang tua Alex, juga Jane yang masih mengobrol dengan Tante Lisa, sedang si empunya acara masih mengobrol santai dengan Alex dan Vada.
"Hei kalian jadi terbang ke Bali?"
"Yaaa, kami mendapat jadwal penerbangan besok subuh...."
"Bulan madu lebih awal ini...."goda Vada.
"Haha.....kalian ikutlah ke Bali!" ajak Nico.
"Aku ada jadwal latihan besok...."
"Ow sori bro gue cuti dulu tak bisa temenin lo."
"Ga masalah.....lo bersenang-senang aja di Bali."
"Hai Sa.....selamat ya lo akhirnya bisa tunangan....." tiba-tiba Jane menyapa Vanessa dan ikut gabung dengan mereka.
"Oh ya, makasih ya Jane udah dateng jauh-jauh dari Milan."
"Ah ga masalah....." kata Jane sambil bercipika cipiki dengan Sasa.
"Oh ya denger-denger besok kamu latihan ya Lex? aku boleh dateng ga liat latihan kamu? Aku bosan kalo diam di hotel terus....." kata Jane manja dan sok akrab dengan Alex.
__ADS_1
"Maaf orang luar ga boleh datang!" jawab Alex dingin.
"Ahh sayang banget, aku pedahal ingin nonton secara langsung kamu main bola lho....kalo gitu aku pamit pulang dulu ya Sa, Alex, Nico...." kata Jane yang tak peduli dengan kehadiran Vada, saat ia berbalik tiba-tiba ia tersandung dan tubuhnya limbung, reflek Alex menangkapnya. Hal itu tentu saja tak disia-siakan oleh Jane, ia semakin erat memeluk tubuh Alex. Vada yang melihat itu cemberut....
"Ahhh kakiku sepertinya keseleo......" keluh Jane.
"Lho kenapa sayang....." tanya Tante Lisa dengan kuatir.
"Ini tante aku ga sengaja kesandung lalu rasanya kakiku keseleo," kata Jane yang masih memegang tangan Alex, Alex yang ingin menepis tangan perempuan itu jadi bimbang.
"Ya udah Lex antarkan Jane ke rumah sakit takutnya cederanya parah....."
"Tapi ma...."
"Kamu ga papa sayang pulang sendiri?"
'Huh harusnya kan bisa nolak, suruh supirnya Alex juga bisa kok nganterin Jane' gerutu Vada dalam hati.
"Heh kamu tuh ditanya malah diem aja....." Tante Lisa tiba-tiba bentak Vada, gadis itu terkesiap, tanpa menjawab ia meninggalkan mereka, tak dihiraukan Alex juga Nico dan Sasa memanggilnya.
"Mama kok malah bentak Vada sih, ini kan udah malem bahaya dia kalo pulang sendiri!"
"Udah Jane mama aja yang ngurus! Suruh supir yang anter kalo cederanya serius," kata Alex dan langsung setengah mendorong Jane ke mamahnya.
__ADS_1
"Alex.....kamu ga bisa kayak gini, gadis itu ga ada sopan santunnya malah main pergi aja, coba bandingin ama Jane dia super model terkenal....harusnya kamu bangga kalo punya kekasih seperti Jane!" ucap Mamahnya agak keras.
"Ma...aku kan udah perjelas kemarin kalo aku hanya menikah hanya dengan Vada, titik!" kata Alex.
"Sori bro jadi ribut gini di pesta lo, gue pamit dulu, yok Sa," ujar Alex.
"Yoi bro it's ok. Sana cepet kejar calon istri lu....."
Alex pun bergegas pergi meninggalkan rumah Vanessa, saat di luar ia mendapati Thomas berdiri dekat mobilnya.
"Kok lo masih disini? Lo ngebiarin Vada pergi??"
"Tenang tuan, nona Vada tadi sempat saya tahan, tapi tetap ingin pergi dan menolak saya anter, lalu Sam orang dari tuan besar yang berinisiatif untuk mengantar nona, mungkin nona kira Sam itu supir taksi online....karena ia sempat memesan taksi dan saya bersyukur Sam dateng!"
"Oh good, ayo kita kejar Sam, kamu hubungi dia ada dimana!"
"Siap tuan!"
Mereka pun bergegas menaiki mobil dan Thomas sambil menyetir juga mencoba menghubungi Sam.
##########
Hai semua apa kabar?????????
__ADS_1
Makasih ya yang udah baca novelku...... dan author berharap dan setengah mengingatkan 😂😂😂😂😂😂😂: jangan lupa tinggalkan like, komen, rate juga vote..... biar author semangat...... sampai ketemu semuanya.........