AKU MENGINGATMU

AKU MENGINGATMU
Episode 37


__ADS_3

Alex dan Thomas berusaha mengejar Vada dan saat mereka berdua akhirnya sampai di rumah bundanya Vada, Alex segera turun dari mobil dan mengetuk pintu.


"Lho nak Alex....masuk dulu sini, tadi Vada baru aja sampe," sapa bundanya dan Alex pun langsung masuk dan duduk di ruang tamu.


"Bunda panggilin Vada dulu ya.."


"Makasih bun..."


Tak lama Vada pun keluar, dia langsung duduk agak jauh dari Alex dengan muka masih cemberut.


"Mau apa kesini?"


"Sayang maafin aku....maafin mamahku juga yang udah bentak kamu...."


"Tapi kamu sempet berniat nganterin Jane kan tadi ke rumah sakit? Aku tau dia cuma pura-pura!"


"Ia maaf aku ga akan kayak gitu lagi."


"Aku ga tau kenapa mamah kamu benci banget sama aku."


"Kamu sabar ya sayang, lama-lama dia juga bisa nerima kamu kok..."


"Tapi aku ga suka kamu kasih kesempatan buat Jane, mau dia dalam kondisi apapun aku ga mau kamu deket-deket dia!" tuntut Vada dengan gusar.


"Kamu cemburu ya? Ya udah aku janji oke.... jangan marah lagi dong...." kata Alex sambil tersenyum.

__ADS_1


"Emangnya ga boleh cemburu?" kata Vada pelan dan mulai tenang lagi.


"Ga papa kok....kamu mau ikut aku ke apartemen atau disini aja?"


"Kamu besok pagi latihan ya? Aku disini dulu deh sama bunda."


"Ya udah nanti pulang latihan aku jemput kamu ya...."


Vada pun mengangguk dan mengantar Alex sampai depan rumah. Ia baru masuk setelah mobil kekasihnya menghilang.


Disisi lain,


"Jane apa tante suruh supir buat anter kamu ke dokter buat periksa kakimu?"


"Ga usah tante, kakiku udah ga papa kayaknya, kalo gitu aku pulang dulu aja tan...."


"Ga papa tan aku tidur rumah tante?"


"Iya ga papa, yuk kita ke rumah....nak Nico, Sasa tante balik dulu ya...."


"Ya tante...." sahut Nico dan Sasa bebarengan.


"Aku rasa itu cuma rencana licik Jane aja....." kata Sasa setengah berbisik ke tunangannya.


"Aku rasa juga gitu beb....semoga Alex dan Vada tetap sabar dan tak terpengaruh....."

__ADS_1


"Iya semoga....aku mau ganti baju dulu beb, nanti kita ke apartemen kamu."


"Oke...apa perlu aku bantu kamu?"


"Ih ga usah.... tunggu disini aja!" sahut Vanessa dan dibales kekehan Nico.


Setengah jam kemudian Sasa pun turun dengan memakai celana jins dan kaos putih ketat dibalut sweater warna hitam, ia memang suka tampil agak tomboi kesehariannya, tapi tetap tak mengurangi kecantikannya. Sasa turun sambil membawa koper dan langsung dibantu kekasihnya.


"Yuk beb kita pamit sama papa mama."


"Yuk.."


Mereka pun setelah pamit ke orang tua masing-masing langsung pergi, Nico dan Sasa berencana besok subuh langsung ke bandara dari apartemen Nico.


Sesampai di apartemen, Nico membantu membawa koper Sasa dan diikuti kekasihnya memasuki apartemennya.


"Aku taro kopernya dulu beb...."


"Oke.....aku mau buat minum dulu, kamu mau kopi beb?" tanya Sasa yang memang sudah biasa di apartemen tunangannya.


"Boleh dong beb...."


Sasa pun langsung menuju dapur dan memanaskan air, ia mengambil 2 cangkir dan mengambil dua saset kopi instan. Tak lama air mendidih dan ia menyeduh kopinya.


Sasa langsung membawa kopinya ke meja dekat tivi, Nico sudah duduk di sofa. Saat tunangannya itu sudah menaruh cangkir kopinya, ia langsung menarik Sasa ke pangkuannya dan tiba-tiba Nico langsung ******* bibir kekasihnya. Sasa agak kaget tapi langsung membalas ciumannya.

__ADS_1


############


Hai teman-teman...... makasih yang sudah meluangkan waktu untuk baca novelku dan don't forget ya...... harus tinggalkan like, komen, rate juga vote..... 😄😄😄😄😄 makasih..... 😍😍😍😍😍😍😍😍😍


__ADS_2