
Venesia, Italia
Dirumah mewahnya tampak pria setengah baya tetapi tetap tak mengurangi ketampanannya termenung setelah menerima telpon dari mantan istrinya, Lisa.
Dia tampak berpikir lalu menghubungi seseorang....
"Hei Sam aku ada tugas buat kamu di jakarta, awasi mantan istriku agar ia tak mencoba memisahkan anakku dengan kekasihnya, Vada. Nanti aku kirimkan fotonya...."
"Baik, dimengerti..."
"Dan saya minta lindungi gadis itu diam-diam, juga laporkan ke aku jika terjadi sesuatu"
"Baik bos" sahut anak buahnya lalu menutup telponnya.
Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur...
Suasana di stadion begitu ramai semua antusias menyambut pertandingan uji coba Malaysia melawan Indonesia.
Para pemain, pelatih dan staf masih di ruang tunggu. Terlihat Mr Sanders menginteruksi para pemainnnya. Alex dkk terlihat fokus mendengarkan pelatihnya.
Lima menit kemudian mereka terlihat berjalan menuju lapangan siap untuk bertanding.
Dilain sisi, Jakarta...
Karena Vada sudah kuat untuk bekerja, pagi itu karena dia masih jadwal shif pagi, jam 8.30 sudah sampai di Prima Sehat.
Vada terlihat sibuk menyiapkan buku tamu dan lainnya. Seketika hpnya berbunyi dan dia melihat wa dari Nico
'Hai kakak ipar kemarin gue denger lo kena musibah? Udah baekan blm? Pacar lo lagi bertanding tuh.....'
__ADS_1
'Oh ya.... semoga menang.....!!!! Jangan kuatir gue udah baekan, nih ud kerja lagi'
'Oke, tadi pacar lo nanya dianter sama Thomas ga?'
'Ahhhhh iya, gue udah kayak orkay aja pake antar jemput sgala....'
'Hahahaha..... yah daripada lo knapa-knapa, gue juga yang pusing kalo cowok lo uring-uringan.'
'😂😂😂😂😂😂😂😂 ntar sore jam 5 dia suruh telpon yah, gue kangen....'
'Siap.....'
Lalu Vada menyudahi chattingan dengan Nico saat telpon kantor berdering.....
Jam 12 siang Rena baru sampai tempat kerja, lalu dia menyuruh temannya itu menggantikan dia untuk makan siang.
"Vad, kemaren lo knapa sih? Itu pergelangan tangan lo knapa bisa ampe biru gitu?"
"Ah dasar lo, ya udah sana makan dulu...."
Vada kemudian memilih makan siang di kantin terdekat dari tempat ia bekerja, sambil menunggu pesanan dia memeriksa artikel di hpnya. Vada kemudian terkejut membaca berita utama di artikel tersebut 'Seorang anak pengusaha terpegok sedang tidur dengan seorang lelaki tak dikenal' yang membuat dia terkejut foto gadis itu adalah Cindy, orang yang menculiknya kemarin.
Di kediaman Tante Lisa suasana tampak sepi hanya terlihat wanita yang sudah kepala 4 tetapi masih awet muda, ia sedang serius membaca artikel di hp nya sambil menahan marah.
"Dasar perempuan murahan!! Belum mulai aja udah ketawan duluan belangnya!"
"Ah...aku akan menghubunginya! Ya, dia pasti mampu membuat anakku jatuh cinta...."
Lisa tak mengindahkan pesan dari mantan suaminya, dia tetap ingin menjodohkan anaknya dengan seseorang yang lebih setara kedudukannya dengan dirinya.
__ADS_1
Tante Lisa terlihat menelpon seseorang dan tak lama diangkat oleh seorang perempuan.
"Halo tan....."
"Apa kamu lagi sibuk?"
"Gak terlalu kok tan....ada apa?"
"Kamu masih inget Alex, anak tante?"
"Iya dong tan, waktu dia di Itali aku sempet deket sama dia..."
"Kamu masih di Itali sekarang?"
"Masih tan, emang kenapa?"
"Susul anakku sekarang gih dia lagi tanding bola di malaysia, kamu sekarang pesen tiket pesawat, masih keburu sekarang sebelum dia ke China..."
"Kapan dia ke China?"
"Oh nanti aku tanya Nico, dia managernya."
"Oke tan, daripada saya buru-buru ke Malaysia mending ke pertandingan berikutnya aja di China pasti ketemu."
"Pinter kamu, nanti aku kabari dan aku ingin kamu memancing wartawan agar buat berita seakan-akan kalian pacaran, kalo kenyataannya kalian beneran pacaran lebih bagus, pokoknya kamu harus terlihat sangat dekat sama Alex agar jadi berita panas."
"Sip tan....beres, aku tunggu kabarnya..."
"Oke...."
__ADS_1
Lalu Tante Lisa wa ke Nico dan saat mendapat balasan ia tersenyum puas.