
Hari-hari selanjutnya dilewati Vada dengan semangat, sejak pertemuan dengan sahabat kecilnya membuat gadis itu lebih ceria. Hubungan mereka semakin dekat, mereka sering chatting di wa. Karena Alex semakin sibuk berlatih bersama timnya mereka hanya bisa berkomunikasi lewat wa.
Hari Kamis Alex menjemput Vada di tempat kerjanya, itu adalah hari terakhir sebelum pria itu bertolak ke Malaysia untuk pertandingan persahabatan pada hari minggu.
"Kamu besok terbang ke Malaysia?"
"Ya, dan bulan ini kami banyak melakukan pertandingan persahabatan sebelum putaran final piala asia dimulai."
"Wah kamu makin keren deh kalo jadi pemain bola..."
"Kamu suka kalo punya pacar pemain bola?" goda Alex sambil memakan kentang goreng dihadapannya.
Mereka mampir di food court mall Artha Gading, Vada langsung memerah saat pria itu memancingnya dengan kata pacar dan membuatnya jadi gugup.
"Hei.... mukamu memerah!!!" Alex semakin menikmati menggoda gadis dihadapannya itu.
"Vada habis hari minggu aku bertanding lawan Malaysia lalu aku akan bertanding lawan china, Filipin, India dll. Dalam sebulan ini mungkin aku akan berada di luar negri...." ucap Alex bangga campur sedih karena harus berpisah kembali dengan gadis yang ia cintai.
"Dan.....sebelum besok aku terbang ke Malaysia aku ingin memastikan kalo kamu akan selalu ada dihati aku dan kamu selalu menunggu aku disini....."
"Maksud.....maksud kamu?"
"Emmmm.....jadi maukah kamu jadi pacarku?"
__ADS_1
Vada menatapnya antara senang dan tak percaya, sejak tadi jantungnya berdegup dengan cepat, ia tersenyum...
"Aku mau jadi pacar kamu...."
Senyum Alex merekah dan juga lega, akhirnya ia bisa memiliki gadis pujaan hatinya.
"Selama aku tinggal kamu harus makan yang banyak, nihhhh kentang gorengnya dimakan.... " Alex menyuapi Vada kentang dan gadis itu menurut. Mereka kemudian tertawa, mereka bermesraan seperti dunia milik berdua dan yang lain dianggap patung.
"Hai Lex lu ternyata disini, pantesan wa gue ga dibales lagi sama pujaan hati ternyata, cieeee lu pada udah pacaran dong, gue ditraktir nih....." cerocos Nico tiba-tiba mendatangi kursi tempat Alex dan Vada makan dan tak peka mereka lagi bermesraan.
"Kenapa lu ganggu aja!!!!" sahut Alex galak. Vada yang melihat tingkah pacar dan sepupunya itu jadi ketawa.
"Ish galak amat sih.....Gue ini kan manager lu jadi kudu tau kegiatan lu termasuk pacar lu. Dan ini jadwal lu udah gue susun buat 6 pertandingan persahabatan besok sampek selesei." jawab Nico panjang kali lebar.
Vada hanya tertawa mendengar ucapan Nico yang konyol.
"Jadi kamu juga ikut nih kemana Alex pergi?"
"Ya jelas dong....."
"Ahai.... gue gagal fokus nih bro pas lo bilang ke Vada 'calon'..... calon suami?" sahut Alex senyum-senyum.
"Ehm......" Vada kembali salah tingkah dibuatnya dan tidak bisa bicara.
__ADS_1
"Kamu mau kan sayang kalo nunggu aku selesai pertandingan piala asia?"
"Nung.... nunggu apa?"
"Ada deh.... surprise pokoknya, yang pasti kamu harus setia nunggu aku, yah....????"
"Apa sih Lex? Jadi penasaran kan.... Iya aku pasti nunggu kamu..."
"Kalo dikasih tau ntar ga surprise dong, pokoknya nunggu aja, oke?" ucap Alex lembut. Vada akhirnya mengangguk, walaupun dalam benaknya ia sudah menerka-nerka tapi tetap membuat dadanya bergemuruh.
"Hmmmm gue dikacangin mulu dah, ya udah gue balik dulu dan besok subuh-subuh gue jemput lo ya Lex, udah bangun ya jam 5!"
"Oke bro thanks ya...."
Tak lama Alex dan Vada pun beranjak pergi, dia mengantar kekasihnya pulang. Sesampainya di rumah Vada sebelum turun dari mobil mereka ngobrol dulu....
"Ingat hari ini Kamis 14 Maret 2019 tanggal kita jadian" ucap Alex sambil menatap gadisnya.
Mereka saling bertatapan dan menikmati keheningan yang tercipta diantara mereka. Alex mengusap lembut pipi Vada dan lama-lama kepalanya mendekat dan me****** bibir gadis itu dengan lembut. Vada yang baru pertama kali merasakan ciuman merasa kaku menerimanya tapi tidak menolaknya.
################
Hai hai apa kabar semuanya???? makasih ya yang udah baca novel aku dan jangan lupa like dan komennya juga rate n vote makasih..... 😘😘😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1