
Stadion Beijing, China...
Suasana ruang tunggu pemain timnas Indonesia tampak tegang. Walaupun hanya pertandingan uji coba, tetapi mereka tampak gugup karena timnas China termasuk yang terkuat di Asia.
Disinilah peran Mr Sanders untuk menyemangati anak buahnya agar tetap percaya diri menghadapi tim sekelas China.
"Ayo anak-anak tetap semangat, jangan kecil hati, bermain lepas saja dan laksanakan peran masing-masing, lebih dari itu tak usah pikirkan menang atau kalah, kalian hanya perlu bermain seperti biasa saja."
"Ayo semangat!!!! " lanjut Mr Sanders menyemangati Alex dan teman-teman.
Mereka lalu berdiri membentuk lingkaran dan berdoa masing-masing, setelah usai berdoa mereka berteriak penuh semangat secara serempak. Dan tak lama mereka pun keluar lapangan, timnas China dari ruang tunggu yang lain juga keluar menuju lapangan.
Sampai lapangan para pemain inti berbaris dan bernyanyi lagu kebangsaan secara bergantian. Beberapa menit kemudian setelah mereka bersalaman dengan wasit dan pemain dari China mereka pun memulai pertandingan.
Indonesia bermain dengan formasi bertahan dengan penyerang tunggal di depan yang tak lain adalah Alex. Pertahanan Indonesia memang solid, terbukti pemain China agak sulit menembus pertahanan pemain belakang Indonesia.
__ADS_1
Dan inilah saatnya Alex menunjukkan kelasnya sebagai penyerang yang produktif. Ia mendapat bola dari Leo si gelandang andalan Indonesia dan tak membuang kesempatan ia langaung dengan lincahnya melewati 3 pemain China yang mencoba menghadangnya, dan kini ia berhadapan dengan kiper dengan penuh perhitungan ia melesakkan bola dan.....
"golllllll........" seru komentator penuh semangat.
Kontan saja Alex berlari kegirangan disusul teman-temannya sambil tertawa. Ia membuka kaosnya dan tampak kaos dalam bertuliskan 'I LOVE U VADA' dan ia pamerkan ke kamera yang sedang dipegang salah satu wartawan.
Tak hanya para pemain di lapangan, pelatih, staf dan para pemain cadangan pun ikut bersorak.
Setelahnya pertandingan berjalan alot dan beberapa kali China gagal membuat gol balasan, ini membuat mereka frustasi karena sebagai tuan rumah mereka tetap menjaga gengsi.
Diruang tunggu Mr Sanders tetap memberi intruksi disela para pemain yang tengah minum air mineral.
"Ingat anak-anak jangan langsung berpuas diri dulu, masih ada 45 menit kedepan. Tetap fokus oke....."
"Oke mister......" sahut para pemain serempak.
__ADS_1
Masih di bangku penonton Vanessa terlihat cemberut, ia bertanya-tanya siapa itu Vada yang tadi Alex pamerkan....
Dan disisi lain Nico yang sedang menikmati minuman dinginnya di bangku penonton tampak terkejut dan hampir menumpahi minumannya.
"Oh sial.....si bodoh ini!!!! Dibilang jangan ketemu tuh cewek dulu...."
Nico sibuk menelpon Vada dan berharap dia belum baca artikel itu. Tapi yang ditelpon tak mengangkat hpnya.
"Ahhhh kemana nih anak, marah lagi apa ya...." gumam Nico.
"Wah runyam nih, gue harus negasin tuh anak kayaknya, huft......."
Dan tak lama pertandingan babak kedua dimulai. China langsung memulai dengan menyerang dan tim Indonesia semakin bertahan.
Tiga puluh menit kemudian kedua tim belum berhasil menciptakan gol, kedudukan masih 1-0 untuk Indonesia. Dan baru berjalan dua menit setelahnya penyerang dari China berhasil menciptakan gol, kedudukan menjadi satu sama dan itu bertahan sampai pertandingan usai.
__ADS_1
Kedua pemain pun saling bersalaman dan mereka turun ke ruang tunggu pemain. Saat masih ganti baju, Nico menyusul Alex ke ruang tunggu. Ia terlihat membisiki sesuatu lalu Alex pamit dengan pelatih dan teman-temannya, dan mereka berdua mulai meninggalkan stadion kebanggaan Beijing.