
Kira-kira hampir 4.30 sore Alex dan Nico sampai di Prima Sehat, lalu mereka langsung memasuki tempat refleksi tersebut. Saat didalam Alex mencari sosok Vada yang tidak ditemukan di meja kasir, yang ada di situ malah temannya.
"Selamat siang, ada yang bisa saya bantu" sapa Rena dengan ramah.
"Lho kasir satunya mana mba?" tanya Alex seketika.
"Oh maksudnya Vada teman saya ya? Dia lagi ke belakang, oh ya maaf sebelumnya anda sudah booking untuk refleksi?"
"Iya saya dan teman saya sudah booking atas nama Alex, eh Nesta..."
Lalu Rena segera periksa dibuku bookingan dan dia menemukan na Mr Nesta untuk urut keseleo dan refleksi 1 untuk temannya....
"Oh ya silahkan mister langsung ke tempat refleksi... "
"Oh ya temen kamu jaga sampai jam berapa?"
"Vada shift pagi mister, sampai jam 5 sore...."
"Oh saya mau ketemu dia dulu aja...." Alex duduk di ruang tunggu, Nico mengikutinya.
__ADS_1
Tak lama Vada kedepan lalu melihat mister yang kemarin urut keseleo, segera ia menyapanya.
"Selamat sore mister, gimana kakinya udah mendingan belum?"
"Oh hai, iya kaki saya udah sembuh, udah bisa jalan lagi, makasih ya.... emm...sebenernya aku mau ngomong sama kamu, Nic kamu kalo mau refleksi sana sendiri aja, aku mau...." ucap Alex sembari memberi kode yang langsung dipahami sepupunya itu....
"Maksudnya mau ngomong apa ya mister?" tanya Vada tak mengerti.
"Sebentar ya, mba yang refleksi jadinya satu aja, dia aja yang dipijat, dan saya mau pinjam sebentar temannya dulu ya...." ucap Alex ke Rena dan belum sempat Rena menjawab tangan teman kasirnya itu ditarik si cowok bule keluar.
Vada tentu saja terkejut karena tiba-tiba tangannya ditarik dan tau-tau dia udah ada di dalam mobil mewah si cowok bule. Kontan saja ia ketakutan disangka ia mau diculik, saat tangannya mau membuka pintu mobil seketika mobil sudah terkunci otomatis.
"Hei anda ini mau bawa saya kemana? Emangnya kamu siapa? Jangan kurang ajar ya!!!!!" teriak Vada ketakutan.
Sesampai di taman Alex turun dan membukakan pintu untuk Vada, lalu menuntun gadis itu duduk di taman.
"Dengarkan aku baik-baik Vada, kamu ingat sahabat kamu waktu masih kecil? dulu kamu sama dia tetanggaan di komplek perumahan dekat sini, dan waktu kelas 6 sd kamu berpisah, dan dia kasih kamu kalung berbentuk hati yang didalamnya ada foto kamu dan dia. Kamu masih inget?" seketika Vada tertegun dan tanpa sadar mengangguk, dia tertunduk lalu perlahan menatap cowok bule dihadapannya, jantungnya berdegup kencang..... Mungkinkah.....
"Kenapa kamu tau kisah itu.... kamu... ga mungkin.... " ucap Vada terbata-bata, dia meremas tangannya.
__ADS_1
"Kamu mau tau dia sekarang dimana?"
"Dimana dia sekarang, apa kamu mengenalnya?"
"Kamu benar-benar ga tau? Kamu ga inget aku? Aku Alex, aku sabahat kecilmu....."
"Kamu? kamu Alex? ya ampun aku.... aku ga percaya, dia kan di Italia, kata kamu....kamu namanya Nesta bukan Alex...."
"Hei kamu lupa ya, nama lengkap aku Alessandro Nesta, aku Alex mu..."
'pantas aja matanya yang coklat itu mengingatkan ku dengan dia' batin vada, dia menutup mulutnya dan berdiri.
Alex ikutan berdiri, mereka saling bertatapan. tanpa berkata-kata Vada langsung menghambur ke pelukan pria yang sangat ia rindukan itu. Alex tersenyum senang dan membalas pelukannya....
Kalau ada hal yang paling romantis di hidupnya, sekaranglah saat itu. Mungkin memang takdir mempertemukan mereka kembali. Langit sore hari itu seperti indah sekali mewakili perasaan kedua sahabat yang sebenarnya sudah terikat cinta.
Dan tanpa mereka sadari tak jauh dari bangku taman ada sesosok gadis yang melihat mereka dengan tatapan tak suka, sambil mengepalkan tangannya ia beranjak pergi dari taman itu.
########
__ADS_1
Hai hai semuanya..... makasih yah yang udah baca, jangan lupa beri like dan komen rate n vote ya..... 😘😘😘😘😘😘😘😘😘
Sampai ketemu di episode selanjutnya..... Makasih......... 😊😊😊😊😊😊