Aku Menyukai Hantu

Aku Menyukai Hantu
Aku?


__ADS_3

 


Namaku Alviano Tiristian Aldibaran. Kini aku kelas 12, aku adalah anak pecinta seni. Di SMA iniilah kisahku di mulai.


Pagi ini adalah hari pertama masuk sekolah setelah liburan musim panas. Aku mulai masuk ke dalam kelas, banyak teman temanku yang sudah mulai saling berbincang. Aku menghampiri salah satu temanku yaitu Aldian Laviren.


"Di, gimana kabarmu bro?" Sapaku.


"Weh Vian, baik bro. Gimana kabarmu?" Sapanya.


"Selalu baiklah." Jawabku.


Mereka mulai berbincang sampai bel pelajaran berbunyi.


"Huh, pengen ke toilet." gumanku.


Aku izin kepada guru. Setelah aku selesai dari kamar mandi, aku melihat sosok perempuan di taman. Aku menghampirinya dan bertanya.


"Kenapa kamu di sini?" Tanyaku.


"Dihukum" Jawab perempuan itu.


"Gpp nih? Aku tinggal dulu ya?" Tanyaku, dan perempuan itu hanya mengangguk.


Aku lupa untuk menanyakan namanya. Aku menuju kelas, beberapa jam kemudian.


Kringgggg..... Kringgggg.....


Aku lari menuju taman, berharap perempuan itu ada. Dan ternyata benar, dia masih ada di taman itu.


"Hai" Sapaku.


"kenapa?" Jawabnya.


"Siapa e namamu, blm juga kenalan." Tanyaku


"Aku Zeline" Jawabnya.


"Aku Vian, salam kenal ya" Aku mengulurkan tanganku.

__ADS_1


Dia pun mengulurkan tangannya berkenalan. Aku merasakan bahwa tangan itu rasanya sangat dingin. Kemudian aku duduk di sampingnya dan mulai berbincang. Aku mendengar dari belakang ada seseorang yang membicarakan ku.


"Ih gila, dia ngomong sama sapa? Dasar orang gila" Kata laki laki di belakang.


"GAK SOPAN TAU, BICARAIIN ORANG LAIN DI BELAKANG!!!" Teriakku.


Beberapa jam kemudian...


Aku pamit pulang kepada Zeline.


"Lin aku pulang ya. Kamu gak pulang nih?"


"Ok, Ini tempatku."


Aku bingung apa yang dia maksud. Dan berjalan pergi.


"Eh iya Lin, jangan lupa senyum. Kamu keliatan suram kaya hantu ih. Bsk ketemu lagi ya." Aku melambaikan tangan kepada dia.


Zeline pun membalas dengan senyuman, yang membuat jantungku mau meledak. Ternyata dia cantik kalau senyum.


Paginya...


"Pagi Lin" Sapaku.


"Pagi banget e kamu berangkatnya? Kamu tinggal di mana?" Tanyaku lagi.


"Kalo kamu tau nanti juga akan menjauh"


"Oke deh. Nanti jalan yuk?"


"Ya"


Aku pergi dan berjalan bersama dengan Zeline. Bel pulang pun berbunyi. Aku tidak sabar buat berjalan bersama dia. Aku menunggunya ditaman. Tanpa di tunggu ternyata dia udah di sana.


"Hai Lin. Jadi ngga jalan jalan?"


"Iya, tapi di tempat yang sepi aja ya?"


"Oke"

__ADS_1


Zeline : Aku bisa dilihat oleh orang lain sesuai dengan keinginanku, namun kesanku di mereka akan tetap sama, yaitu hantu. Aku bingung harus gimana? Aku mungkin menyukai dia. Namun kita berbeda, apakah dia akan menjauhiku apabila dia tau aku yang sebenarnya? Aku akan memulai seperti sosoknya manusia.


 


Aku merasakan ada yang berbeda dari Zeline, rasanya seperti makin ceria dan hangat. Aku mulai merasakan adanya rasa padanya. Namun aku tidak tau dengan perasaannya. Aku mengajak dia duduk dibangku taman.


"Gimana tadi?" Tanyaku


"Asik, udah lama nggak ngerasain kaya gini."


"Kamu nggak pernah jalan?" Tanyaku


"Selama ini sih engga"


"Kenapa?" Tanyaku.


"Mungkin nggak ada yang bisa melihat" Gumannya lirih sehingga aku tidak mendengarnya.


"Apa?" Tanyaku kembali.


"Ngga papa, kamu liat hal hal aneh?" Tanyanya


"Hal apa?" Tanyaku


"Hantu?" Jawabnya dengan pelan.


"Belakangan ini aku seperti melihat hal hal itu sih, kenapa e? Kamu juga bisa lihat?" Tanyaku.


"Nggak kok, aku cuman tanya."


"Oke siap" Jawabku


Zeline : "Aku akan memberitahunya di saat yang tepat"


 


Thanks all


Makasih yang udah baca ya.

__ADS_1


__ADS_2